Showing posts sorted by date for query pengertian-struktur-fungsi-dan-jenis-tulang-manusia. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query pengertian-struktur-fungsi-dan-jenis-tulang-manusia. Sort by relevance Show all posts

Tuesday, January 14, 2020

Pengertian, Struktur, Fungsi, Lagi Jenis Tulang Manusia

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini angsal kami bagikan artikel tentang Tulang, yg membahas tentang Pengertian Tulang, Struktur Tulang Manusia, Fungsi Tulang, Jenis / Macam-macam Tulang dengan Proses Pembentukan Tulang Manusia

A. PENGERTIAN TULANG

Tulang adalah jaringan yg tersusun oleh sel dengan didominasi oleh matrix kolagen ekstraselular (type I collagen) yg disebut sebagai osteoid. Osteoid ini termineralisasi oleh deposit kalsium hydroxyapatite, sehingga tulang menjadi kaku dengan kuat.

B. STRUKTUR TULANG MANUSIA

Tulang merupakan salah satu bagian yg paling kuat dengan keras di dalam tubuh kita. Mengingat, bagian ini terbuat dari kolagen dengan berbagai macam mineral, seperti kalsium, yg membuatnya kuat dengan keras. Meskipun tulang berbeda dalam bentuk dengan ukuran, kepada dasarnya mereka memiliki struktur dengan fungsi yg sama.

Tulang panjang terdiri dari 2 bagian utama yaitu:
  • Diafisis (diaphysis) – “Badan” ataupun poros  dari tulang yg membuat bagian tersebut memiliki ukuran yg panjang.
  • Epifisis (epiphysis) – Epifisis adalah ujung bagian dari tulang panjang yg mana terdapat di setiap sisi pinggir dari tulang. Epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak (compact bone) dengan spongiosa (spongy bone).

LAPISAN DAN FITUR

Tulang tersusun atas sejumlah lapisan dengan materi yg berbeda. Terdapat beberapa istilah yg digunakan untuk menggambarkan lapisan dengan fitur tulang di seluruh tubuh. Berikut selengkapnya:

Periosteum

Periosteum adalah lapisan jaringan fibrosa yg menutupi seluruh bagian tulang, kecuali kepada sisi ujung.

Tulang Kompak

Tulang kompak merupakan bagian yg padat dengan keras, dengan angsal ditemukan kepada lapisan luar tulang yg halus. Tulang kompak mengelilingi sumsum tulang kepada bagian poros (diafisis) dari tulang dengan memberikan kekuatan kepada bagian yg berongga. Tulang kompak memiliki banyak kanal (saluran) yg terdapat pembuluh darah dengan saraf.

1. Pembuluh darah mengantarkan darah ke sel-sel tulang. Darah yg dibawa mengandung oksigen dengan nutrisi bagi tulang. Pembuluh darah juga berfungsi untuk membawa kembali  karbon dioksida dengan sisa hasil dari produksi (ampas).

2. Saraf yg berada di tulang dengan di sekitar bagian tersebut.

Rongga Medula

Rongga medula (meduller cavity) adalah ruang yg terdapat di dalam poros (diafisis) yg mengandung sumsum tulang kuning. Sumsum tulang kuning memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan jaringan lemak.

Tulang Spongiosa

Spongiosa ataupun yg juga disebut sebagai kanselus ataupun trabekuler merupakan tulang terbentuk dari potongan kecil, serta memiliki banyak ruang dengan rongga seperti sarang lebah. Spongiosa menyimpan sumsum tulang merah di mana sel-sel darah dibuat. Pada manusia dewasa, sumsum merah angsal ditemukan terutama di bagian tengkorak, dada (sternum), tulang rusuk, tulang pinggul (pelvis), tulang selangka (klavikula) dengan tulang belakang (vertebrae).

Tulang Rawan


Tulang rawan ataupun kartilago terletak kepada bagian ujung tulang. Kartilago merupakan bagian jaringan ikat fibrosa yg mengandung sejenis zat seperti gel. Kartilago memiliki struktur yg lebih lembut dibandingkan dengan tulang kepada umumnya, namun lebih kuat dari kebanyakan jaringan.

Sel Tulang

Tulang adalah jaringan yg sangat aktif, yg terus-menerus melakukan regenerasi (proses penggantian jaringan tua digantikan oleh jaringan yg baru). Hal ini karena tulang  menanggapi perubahan kadar kalsium dalam darah, gaya gravitasi dengan otot kepada tulang.

Sebuah interaksi yg kompleks antara hormon tertentu, mineral dengan sel-sel mengontrol proses regenerasi (remodeling) tulang. Tulang manusia terdiri dari 3 kelas sel hidup yaitu:
  • Osteoblas - membangun tulang baru
  • Osteoklas – mengganti tulang lama
  • Osteosit - membawa nutrisi yg dibawa oleh darah ke bagian tulang dengan membawa keluar limbah dari proses yg sudah pernah terjadi kepada bagian ini.

C. FUNGSI TULANG  

Tulang memiliki banyak fungsi utama yg tidak angsal digantikan oleh bagian lain, seperti:
a) Membentuk postur tubuh: Tulang membentuk kerangka yg memberikan bentuk tubuh dengan memberikan dukungan kepada jaringan tubuh.
b) Perlindungan: Tulang melindungi organ penting, seperti jantung, paru-paru dengan otak.
c) Gerakan: Bekerja bersama otot, tendon, sendi dengan ligamen, tulang memungkinkan tubuh untuk bergerak.
d) Tempat penyimpanan lemak dengan mineral: Lemak disimpan di dalam rongga tulang. Selain itu tulang juga menyimpan mineral penting, seperti kalsium, fosfor dengan magnesium.
e) Produksi sel darah: Sel darah dibuat di bagian sumsum tulang merah.
f) Mengatur regulasi endokrin

D. MACAM-MACAM TULANG

1. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, ada tiga macam kelompok tulang, yaitu tulang pendek, tulang pipih, dengan tulang pipa. 

a. Tulang Pendek 

Tulang pendek berbentuk bulat pendek dengan berisi sumsum merah Contohnya ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, dengan ruas-ruas tulang jari. 

b. Tulang Pipih

Tulang pipih berbentuk pipih. Bagian dalamnya berongga-rongga seperti spons dengan berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi membentuk sel-sel darah dengan sel-sel darah putih. Contohnya tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat, dengan tulang pelipis. 

c. Tulang Pipa

Tulang pipa berbentuk panjang dengan bulat seperti pipa. Contohnya tulang lengan atas, tulang paha, dengan tulang hasta. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Beberapa Contoh dalam Tulang Pendek, Tulang Pipih, dengan Tulang Pipa)
2. Berdasarkan Jaringan Penyusun

Berdasarkan jaringan penyusunnya, tulang angsal dibedakan menjadi tulang rawan dengan tulang keras. 

a. Tulang Rawan

Tulang rawan bersifat liat dengan lentur karena zat-zat antarsel tulang banyak mengandung zat perekat dengan mengandung zat kapur. Zat perekat tulang adalah sejenis protein yg disebut kolagen. Zat ini sangat berperan dalam proses penyambungan tulang apabila terjadi tulang retak ataupun patah. Contohnya telinga, hidung, dengan di ujung-ujung tulang  keras, tempat sambungan antaratulang
 b. Tulang Keras

Tulang keras bersifat kaku dengan keras karena sebagian besar tersusun dari zat kapur dengan fosfor. Makin tua umur seseorang makin tinggi kadar zat kapur dalam tulangnnya. Itulah penyebab tulang menjadi makin keras, tidak lentur, dengan limpah patah. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Beberapa Contoh dalam Tulang Rawan dengan Tulang Keras)
3. Berdasarkan Letaknya

Rangka tubuh manusia terdiri tas tulang-tulang yg saling berhubungan. Berdasarkan letaknya, tulang penyusun kerangka tubuh manusia angsal dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang badan, dengan tulang gerak. 

a. Tulang Tengkorak

Tulang penyusun tengkorak terdiri atas tulang pipih yg saling bersambungan. Pada sambungan antara tulang tengkorak bayi yg baru timbul terdapat celah yg lebar disebut fontanela. Tulang tengkorak berfungsi sebagai pelindung organ tubuh yg lunak dengan penting, misalnya untuk melindungi mata dengan otak. Selain itu, tulang tengkorak juga menentukan bentuk wajah. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tengkorak)
b. Tulang Badan

Tulang-tulang penyusun rangka dalam menentukan bentuk badan dengan berfungsi melindungi alat-alat tubuh yg penting, misalnya jantung dengan paru-paru. Rangka badan terdiri atas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahum dengan gelang panggul. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tulang Badan)
c. Tulang Anggota Gerak

Anggota gerak kita terdiri atas dua lengan dua tungkai. Lengan disebut anggota gerak atas dengan tungkai (kaki) disebut anggota gerak bawah, Tulang lengan atas (humerus) berhubungan dengan gelang bahu kepada ujung atasnya dengan berhubungan dengan lengan bawah kepada ujung lainnya. Tulang rawan bawah terdiri atas tulang pengumpil (radius) dengan tulang hasta (ulna). Kedua macam tulang tersebut (radius dengan ulna) berhubungan dengan tulang-tulang pergelangan tangan.  Tungkai (kaki) bagian atas berupa tulang paha (femur) yg berhubungan dengan gelang panggul. Ujung bawah tulang paha berhubungan dengan tungkai bawah yg tersusun atas tulang kering (tibia) dengan tulang betis (fibula). Di antara kedua tulang tersebut dengan tulang paha terdapat tulang tempurung lutut (patela)
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tulang Anggota Gerak)



E. PROSES PEMBENTUKAN TULANG (OSIFIKASI)

Osifikasi adalah sebuah proses pembentukan tulang. Pembentukan tulang dimulai dari perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan (kartilago) yg berkembang menjadi tulang keras.

Pertumbuhan tulang bermula sejak umur embrio 6-7 minggu dengan berlangsung sampai dewasa. Pertumbuhan tulang ini mau lengkap kepada bulan ketiga kehamilan. Pertumbuhan tulang bayi di dalam rahim dipengaruhi oleh hormon plasenta dengan kalsium. Setelah anak lahir, proses pertumbuhan tulangnya diatur oleh hormon pertumbuhan, kalsium, dengan aktivitas sehari-hari. Osteoblas dengan osteoklas berperan dalam proses pembentukan tulang, dimana keduanya bekerja secara bertolak belakang (osteoblas memicu pertumbuhan tulang, sedangkan osteoklas menghambat pertumbuhan tulang) agar tercapai proses pembentukan tulang yg seimbang.

Osifikasi dimulai dari sel-sel mesenkim memasuki daerah osifikasi, bila daerah tersebut banyak mengandung pembuluh darah mau membentuk osteoblas, bila tidak mengandung pembuluh darah mau membentuk kondroblas.

Pada awalnya pembuluh darah menembus perichondrium di bagian tengah batang tulang rawan, merangsang sel-sel perichondrium berubah menjadi osteoblas. Osteoblas ini mau membentuk suatu lapisan tulang kompakta, perichondrium berubah menjadi periosteum. Bersamaan dengan proses ini kepada bagian dalam tulang rawan di daerah diafisis yg disebut juga pusat osifikasi primer, sel-sel tulang rawan membesar kemudian pecah sehingga terjadi kenaikan pH (menjadi basa) akibatnya zat kapur didepositkan, dengan demikian terganggulah nutrisi semua sel-sel tulang rawan dengan menyebabkan kematian kepada sel-sel tulang rawan ini. Kemudian mau terjadi degenerasi (kemunduran bentuk dengan fungsi) dengan pelarutan dari zat-zat interseluler (termasuk zat kapur) bersamaan dengan masuknya pembuluh darah ke daerah ini, sehingga terbentuklah rongga untuk sumsum tulang.

Pada tahap selanjutnya pembuluh darah mau memasuki daerah epifise sehingga terjadi pusat osifikasi sekunder, terbentuklah tulang spongiosa. Dengan demikian masih tersisa tulang rawan dikedua ujung epifise yg berperan penting dalam pergerakan sendi dengan satu tulang rawan di antara epifise dengan diafise yg disebut dengan cakram epifise.

Selama pertumbuhan, sel-sel tulang rawan kepada cakram epifise terus-menerus membelah kemudian hancur dengan tulang rawan diganti dengan tulang di daerah diafise, dengan demikian tebal cakram epifise tetap sedangkan tulang mau tumbuh memanjang. Pada pertumbuhan diameter (lebar) tulang, tulang didaerah rongga sumsum dihancurkan oleh osteoklas sehingga rongga sumsum membesar, dengan kepada saat yg bersamaan osteoblas di periosteum membentuk lapisan-lapisan tulang baru di daerah permukaan.

Jadi pembentukan tulang keras berasal dari tulang rawan (kartilago yg berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yg mau terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang mau melingkari pembuluh darah dengan serabut saraf membentuk sistem havers. Matriks mau mengeluarkan kapur dengan fosfor yg menyebabkan tulang menjadi keras.

Jenis osifikasi:

a. Osifikasi endokondral          : pembentukan tulang dari tulang rawan, terjadi kepada tulang panjang
b. Osifikasi intramembranosus : pembentukan tulang dari mesenkim, seperti tulang pipih kepada tengkorak
c. Osifikasi heterotopik            : pembentukan tulang di luar jaringan lunak

Artikel terkait :
Bagian-bagian dengan Fungsi Rangka Manusia
Pengertian, Struktur, Fungsi, dengan Jenis Tulang Manusia
Persendian (Pengertian, Jenis Sendi, Jenis Gerak, Gambar)
Otot Manusia (Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Jenis dengan Cirinya) 
Gangguan / Kelainan / Penyakit Pada Sistem Gerak Manusia 


Demikian artikel tentang Pengertian Tulang, Struktur Tulang Manusia, Fungsi Tulang, Macam-macam Tulang, dengan Proses Pembentukan Tulang (Osifikasi). Semoga bermanfaat.

Friday, January 10, 2020

Lidah Manusia (Artikel Lengkap)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan artikel lengkap tentang Lidah Manusia, meliputi Pengertian Lidah, Fungsi Lidah Manusia, Bagian-bagian lidah bersama fungsinya, serta penyakit dengan lidah manusia.

A. PENGERTIAN LIDAH


Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang becus membantu pencernaan makanan dengan mengunyah bersama menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yg banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara.Struktur lainnya yg berhubungan dengan lidah sering disebut lingual, dari bahasa Latin lingua atau glossal dari bahasa Yunani.
Lidah merupakan bagian tubuh penting untuk indra pengecap yg terdapat kemoreseptor untuk merasakan respon rasa asin, asam, pahit bersama rasa manis. Tiap rasa dengan zat yg masuk ke dalam rongga mulut bakal direspon oleh lidah di tempat yg berbeda-beda.
Pada hakekatnya, lidah mempunyai hubungan yg sangat erat dengan indra khusus pengecap, lidah tersusun atas otot rangka yg terlekat dengan tulang hyoideus, tulang rahang bawah bersama processus styloideus di tulang pelipis.Lidah sebagian besar terdiri dari dua kelompok otot yaitu otot intrinsik bersama ektrinsik. Otot intrinsik lidah melakukan semua gerakan halus,sementara otot ektrinsik mengaitkan lidah dengan bagian-bagian  sekitarnya serta melaksanakan gerakan-gerakan kasar yg sangat penting dengan saat mengunyah bersama menelan. Lidah mengaduk-aduk makanan, menekannya dengan langit-langit bersama gigi bersama akhirnya mendorongnya masuk farinx.
Lidah terletak dengan dasar mulut, sementara pembuluh darah bersama urat saraf masuk bersama keluar dengan akarnya. Ujung serta pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah, sementara dorsum merupakan permukaan melengkung dengan bagian atas lidah. Bila lidah digulung kebelakang maka tampaklah permukaan bawahnya yg disebut frenulum linguae, sebuah struktur ligament halus yg mengaitkan bagian posterior lidah dengan bagian dasar mulut. Bagian anterior lidah bebas tidak terkait. Bila dijulurkan, maka ujung lidah meruncing, bersama bila terletak tenang didasar mulut,maka ujung lidah berbentuk bulat. 
Lidah ini, juga dibangun oleh suatu struktur yg disebut kuncup pengecap (taste buds). Pada lidah lebih kurang 10.000 kuncup pengecap yg tersebar dipermukaan atas bersama di sepanjang pinggir lidah. Kuncup pengecap tertanam dibagian epitel lidah bersama bergabung dengan tonjolan-tonjolan lidah yg disebut papilla.

B. FUNGSI LIDAH MANUSIA


1. Indera pengecap ataupun perasa


Lidah menjadi salah satu dari kelima indera manusia yg bertugas sebagai pengecap ataupun perasa, baik makanan maupun minuman. Alat ini sangat peka terhadap rangsangan rasa makanan, seperti manis, asam, pahit, pedas, bersama sebagainya. Selain itu juga mampu mengukur kualitas tekstur bersama struktur makanan, apakah lembut seperti kue bersama roti ataukah kasar bersama berserat seperti daging. Hal ini memberikan nilai tambah bersama sangat di gunakan oleh koki ataupun juru masak.

2.    Menunjukkan kondisi tubuh


Selaput lidah manusia becus digunakan sebagai indikator metabolism tubuh,terutama kesehatan tubuh manusia.
1.      Warna Lidah
Kuning menandakan adanya infeksi bakteri, lamun warna kuning menuju kehijauan adanya infeksi bakteri akut. Merah menandakan aktivitas kemarau tubuh, lamun hanya terdapat dengan ujung lidah berarti adanya kemarau pd jantung,jika terdapat dengan sisi kanan kiri menandakan adanya ganguan ginjal bersama kandung empedu. Ungu berarti adanya aktivitas statis darah, darah tidak lancar bersama ada gangguan. Biru menandakan adanya aktivitas dingin yg menyebabkan statis darah.
2.      Bentuk Lidah
Tipis, lamun bentuk lidah tipis bersama berwarna pucat menandakan defisiensi (kekurangan ) darah yg berhubungan dengan hati semakin pucat semakin parah gangguan hati tebal ,sirkulasi darah tidak normal menandakan gangguan ginjal bersama limpa kaku ,menandakan masuk angin panjang,adanya akivitas kemarau dengan jantung Retak,adanya ganguan dengan lambung limpa bersama jantung

3. Membantu mencerna makanan


Bukan hanya itu, baik lidah manusia ataupun hewan semua di lengkapi kelenjar yg berguna merawat bersama membantu lidah menjalankan fungsinya. Salah satunya adalah untuk mencerna makanan. Jadi di lidah terdapat kelenjar air liur yg membantu manusia untuk mengolah makanan yg ada di dalam tubuh. Bantuan tersebut membuat makanan menjadi lebih lembut, serta membantu lidah untuk membaui apakah rasa dari makanan tersebut. Kelenjar ini juga membantu lidah untuk meneruskan makanan dari mulut ke kerongkongan untuk pencernaan makanan lebih lanjut. Peristiwa ini di namakan dengan gerakan peristaltic.

4. Membantu manusia berbicara


Bisakah anda berbicara kata ‘dodi’ tanpa menggerakan lidah anda? tentu saja tidak bisa! Dalam beberapa kata bersama percakapan manusia memerlukan lidah untuk membantu menjelaskan makna bersama maksud pembicaraan. Misalnya saat anda mengatakan ‘dodi’, bagian ujung lidah bakal menempel dengan langit langit mulut. Mengapa? Karena hal ini bisa memperjelas ucapan anda. lamun anda hendak mengucapkan kata ‘dodi’ tanpa menggerakkan lidah, kata yg keluar nantinya adalah ‘oi’ saja.

5. Membantu melembabkan mulut


Apakah anda juga mengalami bibir kering saat siang hari yg di sebabkan karena panasnya matahari ataupun dehidrasi? Bagaimana dengan mengatasinya agar bibir anda tetap segar? Biasanya orang orang membasahi bibirnya dengan air liur yg di salurkan melalui lidah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelembaban bibir, agar tidak terlihat semakin pecah pecah. Sebab lamun anda membiarkan bibir tersebut sampai parah tingkat kepecah pecahannya, bakal menimbulkan luka sampai berdarah. Keadaan ini memungkinkan seseorang terkena infeksi yg di tandai dengan pembengkakan di daerah lidahnya. Tentu saja mengganggu penampilan anda, bukan?

6. Membantu gigi memproses makanan


Jika mulut anda hanya terdapat gigi bersama air liur saja, bisakah makanan di cerna mulut? Mungkin bisa untuk terus di gigit gigiti saja, tapi makanan tersebut tidak bisa di balik, tidak bisa di tata di dalam mulut. Masalah ini seperti ketika anda ‘seliliden’ ataupun terselipnya makanan di sela antara gigi anda. Sangat menggelikan, sehingga secara tidak sadar lidah langsung merangsang makanan tersebut agar segera keluar. Jika tidak ada bantuan lidah, maka selipan makanan tersebut tidak bakal bisa keluar dari gigi.

7. Pengirim pesan makanan ke otak


Baik gigi, air liur, langit langit mulut, bibir bersama semua organ oral tidak memiliki sistem syaraf yg mampu secara peka terhadap rangangan mengirimkan pesan ke otak. Lidah menjadi salah satu organ yg paling peka mengirimkan pesan terhadap otak, entah bagian gigi ada yg keropos, bibir terluka seperti sariawan sampai berdarah, hingga ada lemak yg masih menempel di langit langit mulut, hanyalah lidah yg mampu merasakan dengan syarafnya yg peka. Kemudian di kirimkan pesan tersebut ke otak bersama di olah di sistem informasi. Baru setelah itu, otak memberikan tindak lanjut apa yg harus dilakukan.

8. Pengaturan suhu antara dalam tubuh dengan lingkungan


Salah satu keistimewaan lidah ini adalah sebagai pengatur suhu antara dalam tubuh dengan udara yg ada di luar. Seperti ketika anda sakit, maka tubuh anda bakal terasa kemarau tinggi di dalam. Atau dengan kata lain, suhu yg ada di dalam tubuh naik. Pertama kali yg merasa kenaikan suhu tersebut adalah lidah. Di dalam mulut bakal terasa panas, lalu merasakan pahit. Dengan adanya pengontrol suhu yg ada di lingkungan dengan tubuh membantu anda dalam mempercepat penanganan agar segera sembuh.

9. Pencegah bahaya yg masuk ke dalam mulut


Anda pernah merasakan superpel, sunlight, ataupun detergen masuk ke dalam tubuh melalui mulut? Bagaimana rasanya, sangat pahit bukan? Saat pertama kali masuk ke dalam tubuh, apakah lidah anda langsung menerima? Secara normal lidah bisa memberikan insting kuat, makanan mana yg layak di makan ataupun tidak. Hal ini berkaitan bahwa lidah menjadi salah satu pelindung tubuh manusia dari racun. Ketika lidah merasa makanan yg masuk adalah racun, ataupun mengandung zat zat yg sangat kuat, yg mana bisa merusak tubuh, maka secara sadar bakal menolak. Namun kemampuan ini tidaklah kuat. Bukan berarti semua makanan yg masuk, dengan indikasi di beri racun, bisa langsung di tolak lidah. Jika makanan yg masuk ke dalam tubuh di manipulasi dengan sesuatu yg menurut lidah enak bersama lezat serta pantas untuk di makan, maka lidah juga bakal menerimanya.

C. BAGIAN-BAGIAN LIDAH DAN FUNGSINYA


Lidah tersusun dari otot lurik yg dilapisi oleh membran mukosa. Lidah beserta oto-totot yg berhubungan dengan lidah merupakan bagian yg menyusun dasar dari rongga mulut. Lidah dibagi menjadi dua bagian yg lateral simetris oleh septum median yg berada disepanjang lidah. Lidah menempel dengan tulang hyoid dengan bagian inferior, prosesus styloid dari tulang temporal bersama mandibula.

Setiap bagian lateral dari lidah memiliki komponen otot-otot ekstrinsik bersama intrinsik yg sama. Otot ekstrinsik lidah terdiri dari otot hyoglossus, otot genioglossus bersama otot styloglossus. Otot-otot tersebut berasal dari luar lidah (menempel dengan tulang yg ada di sekitar bagian tersebut) bersama masuk kedalam jaringan ikat yg ada di lidah. Otot-otot eksternal lidah berfungsi untuk menggerakkan lidah dari sisi yg satu ke sisi yg berlawanan bersama menggerakkan ke arah luar bersama ke arah dalam.

Pergerakan lidah karena otot tersebut memungkinkan lidah untuk memosisikan makanan untuk dikunyah, dibentuk menjadi massa bundar, bersama dipaksa untuk bergerak ke belakang mulut untuk proses penelanan. Selain itu, otot-otot tersebut juga membentuk dasar dari mulut bersama mempertahankan agar posisi lidah tetap dengan tempatnya.

Otot-otot intrisik lidah berasal dari dalam lidah bersama berada dalam jaringan ikat lidah. Otot ini mengubah bentuk bersama ukuran lidah dengan saat berbicara bersama menelan. Otot tersebut terdiri atas : otot longitudinalis superior, otot longitudinalis inferior, otot transversus linguae, bersama otot verticalis linguae. Untuk menjaga agar pergerakan lidah terbatas ke arah posterior bersama menjaga agar lidah tetap dengan tempatnya, lidah berhubungan langsung dengan frenulum lingual, yaitu lipatan membran mukosa yg berada dengan bagian tengah sumbu tubuh bersama terletak di permukaan bawah lidah, yg menghubungkan langsung antara lidah dengan dasar dari rongga mulut.

Pada bagian dorsum lidah (permukaan atas lidah) bersama permukaan lateral lidah, lidah ditutupi oleh papila. Papila adalah proyeksi dari lamina propria yg ditutupi oleh epitel pipih berlapis. Sebagian dari papila memiliki kuncup perasa, reseptor dalam proses pengecapan, sebagian yg lainnya tidak. Namun, papila yg tidak memiliki kuncup perasa memiliki reseptor untuk sentuhan bersama berfungsi untuk menambah gaya gesekan antara lidah bersama makanan, sehingga mempermudah lidah untuk menggerakkan makanan di dalam rongga mulut.

Lidah merupakan suatu massa otot lurik yg diliputi oleh membran mukosa. Serabut-serabut otot satu sama lain saling bersilangan dalam 3 bidang, berkelompok dalam berkas-berkas, biasanya dipisahkan oleh jaringan penyambung. Pada permukaan bawah lidah, membran mukosanya halus, sedangkan permukaan dorsalnya ireguler, diliputi oleh banyak tonjolan-tonjolan kecil yg dinamakan papilae.

Papilae lidah merupakan tonjolan-tonjolan epitel mulut bersama lamina propria yg diduga bentuk bersama fungsinya berbeda. Terdapat 4 jenis papilae, yaitu:

1. Papilae filiformis: mepunyai bentuk penonjolan langsing bersama konis, sangat banyak, bersama terdapat di seluruh permukaan lidah. Epitelnya tidak mengandung puting kecap (reseptor).

2. Papilae fungiformis menyerupai bentuk jamur karena mereka mempunyai tangkai sempit bersama permukaan atasnya melebar. Papilae ini, mengandung puting pengecap yg tersebar dengan permukaan atas, secara tidak teratur terdapat di sela-sela antara papilae filoformis yg banyak jumlahnya.

3. Papilae foliatae, tersusun sebagai tonjolan-tonjolan yg sangat padat sepanjang pinggir lateral belakang lidah, papila ini mengandung banyak puting kecap.

4. Papilae circumvallate merupakan papilae yg sangat besar yg permukaannya pipih meluas di atas papilae lain. Papilae circumvalate tersebar dengan daerah “V” dengan bagian posterior lidah. Banyak kelenjar mukosa bersama serosa (von Ebner) mengalirkan isinya ke dalam alur dalam yg mengelilingi
pinggir masing-masing papila.

Susunan yg menyerupai parit ini memungkinkan aliran cairan yg kontinyu di atas banyak puting kecap yg terdapat sepanjang sisi papila ini. Aliran sekresi ini penting untuk menyingkirkan partikel-partikel dari sekitar puting kecap sehingga mereka becus menerima bersama memproses rangsangan pengencapan yg baru. Selain kelenjar-kelenjar serosa yg berkaitan dengan jenis papila ini, terdapat kelenjar mukosa bersama serosa kecil yg tersebar di seluruh dinding rongga mulut lain-epiglotis, pharynx, palatum, bersama sebagainya-untuk memberi respon terhadap rangsangan kecap.

Berikut ini penampang lidah bersama bagian-bagiannya:


Didalam papillae terdapat banyak putting pengecap (taste buds). Setiap putting pengecap terdiri atas dua jenis sel seperti berikut ini :


1. Sel-sel pengecap memiliki tonjolan-tonjolan seperti rambut yg menonjol keluar dari pengecap.
2. Sel-sel penunjang yg berfungsi untuk menyokong sel-sel pengecap.

Indera pengecap yg terdapat di lidah memiliki 4 modalitet rasa, yaitu:
a. Manis : dengan puncak ataupun ujung lidah.
b. Asin : dengan tepi lidah (samping kiri bersama kanan).
c. Asam : dengan tepi lidah (samping kiri bersama kanan).
d. Pahit : dengan punca lidah.


D. PENYAKIT PADA LIDAH


Berikut ini adalah beberapa penyakit lidah:

1.SARIAWAN

Sariawan ataupun canker sores ataupun ulkus aftosa merupakan gejala erosi dengan kulit mulut, yakni di bagian dinding dalam pipi ataupun lidah. Penyebab dari sariawan ini adalah diantaranya: kekurangan vitamin C, alergi, mengkonsumsi makanan / minuman yg terlalu panas, kekurangan asupan zat besi, ataupun bisa juga disebabkan oleh penurunan daya tahan tubuh.

Pada dasarnya sariawan merupakan luka terbuka yg bisa menimbulkan rasa nyeri. Dalam ukuran kecil  dengan diameter kurang dari 1 cm, sariawan bisa berdiri dalam satu kelompok yg terdiri dari 2 - 3 luka yg biasanya bakal sembuh dalam waktu kurleb 10 hari tanpa meninggalkan bekas

Meskipun tergolong penyakit lidah yg sederhana, sariawan ini bakal cukup menggangu aktivitas yg bakal dijalankan oleh lidah anda.

2.KANKER LIDAH

 Kanker lidah merupakan suatu pertumbuhan jaringan yg tidak normal (neoplasma) yg mucul dari jaringan epitel mukosa lidah

Keganasan kanker lidah terjadi paling sering dengan bagian tengah lateral lidah bersama seringkali asimtomatik. Penyebaran kanker ini  bisa meluas melalui submukosa ke basal lidah bersama menyerang garis tengah ataupun ke lateral menuju dasar mulut.

Tembakau bersama alkohol merupakan dua hal yg disinyalir sebagai pemicu semakin cepatnya pertumbuhan sel kanker lidah. Namun ada juga hal lain  yang becus memicunya seperti jarang merawat kebersihan gigi, pemakaian gigi tiruan yg tidak sesuai .

3.GEOGRAPHIC TOUNGE

GEOGRAPHIC TOUNGE merupakan peradangan dengan lidah yg biasanya bersifat kronis bersama terjadi lamun ada gangguang dengan saluran pencernaan. Penyakit dengan lidah dinamakan GEOGRAPHIC TOUNGE karena bercak dengan lidah seperti pulau pulau. Bagian Pulau itu berwarna merah bersama lebih licin. Pada kondisi yg lebih parah, daerah berbentuk pulau bakal dikelilingi lapisan tebal berwarna putih. Penyakit dengan lidah ini bisa terjadi akibat alergi.

4.PERADANGAN PADA LIDAH (ATROPHIC GLOSSITIS)

Atrophic Glosstis adalah suatu penyakit dengan lidah yg ditandai dengan kondisi lidah yg kehilangan rasa karena degenerasi ujung papil (bagian menonjol dengan selaput yg berlendir di bagian atas lidah).

Penderita yg mengalami penyakit dengan lidah ini . lidahnya bakal tampak licin bersama mengkilat, baik seluruh bagian lidah maupun hanya sebagian. Penyakit ini sering kali timbul akibat kekurangan zat besi. Oleh karena itu penyakit dengan lidah ini banyak ditemukan dengan penderita anemia.

5.FISSURED TOUNGE

 FISSURED TOUNGE ataupun lidah retak retak merupakan penyakit dengan lidah yg membuat lidah yg membuat lidah tampak seperti terbelah ataupun retak retak. Garis retakan yg berdiri jumlahnya kadang hanya satu bersama berada di tengah lidah. Namun bisa juga bercabang cabang kondisi ini tidak terlalu membahayakan, tapi sewaktu waktu becus menimbukan perih bersama nyeri di lidah.

6.LIDAH BERSELAPUT (COATED TOUNGE)

Penyakit dengan lidah ini merupakan kondisi klinis dengan dorsum lidah tampak tertutup oleh suatu lapisan yg umumnya berwarna putih ataupun mengikuti warna dari jenis makanan ataupun minuman yg dikonsumsi. Selaput lidah ini bisa terjadi pad orang yg mengalami penyakit kronis bersama sistemik, dehidrasi bersama penyakit infeksi.

7.GLOSSOPYROSIS

Jika seseorang menderita penyakit dengan lidah yg satu ini, lidah mereka bakal terasa perih bersama terbakar, namun tidak ditemukan gejala apa pun dalam pemeriksaan. Penggunaan obat kumur dalam jangka waktu panjang yg sering, ditambah lamun cairan obat kumur tersebut mesih sangat pekat, bisa menimbulkan GLOSSOPYROSIS dengan lidah.

8.GLOSOPTOSIS

Glosoptosis sama dengan penyakit dengan lidah yg berupa lidah yg tertarik ke belakang. Pada bayi baru timbul ataupun dengan anak-anak kondisi glosoptosis sangan berbahaya karena bisa saja sewaktu-waktu lidahnya menutup saluran nafas yg bila tidak segera ditangani dengan benar bisa menyebabkan kematian

Penyakit dengan lidah iti tidak bakal terjadi lamun kebersihan daerah mulut terjaga. Menjaga kebersihan mulut yg paling sederhana adalah dengan :

@Menggosok gigi minimal dua kali sehari
@Membersihkan lidah dengan alat tertentu
@Hindari menggunakan obat kumur secara berlebihan
@Menghindari makanan bersama minuman dengan suhu ekstrem,
@Mengontrolkan kesehatan gigi anda setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi.
@Bila ketika merasakan hal yg ganjil dengan lidah, ada baiknya lamun periksakan kesehatan anda.
Referensi :
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=sistem-pencernaan-manusia-lengkap-dgn
http://dosenbiologi.com/manusia/fungsi-lidah-manusia
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=sistem-pencernaan-manusia-lengkap-dgn 
https://plus.google.com/112811728148721842799/posts/gbVJJiFFhrj

Demikian artikel tentang Lidah Manusia, meliputi Pengertian Lidah, Fungsi Lidah Manusia, Bagian-bagian lidah bersama fungsinya, serta penyakit dengan lidah manusia. Semoga bermanfaat..

Saturday, December 28, 2019

Mineral (Jenis, Fungsi, Sumber Makanan)

Mineral adalah substansi anorganik yg dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yg sedikit untuk berbagai fungsi tubuh. Berbeda dengan vitamin yg merupakan senyawa yg terdiri dari banyak unsur (misalnya, karbon, oksigen, bersama hidrogen), mineral adalah unsur kimia individu. Mereka tidak beroleh rusak alias terdegradasi. Kandungan mineral dari makanan kadang-kadang disebut “abu” karena mineral merupakan produk yg tersisa setelah seluruh makanan agak dihancurkan kepada suhu tinggi alias didegradasi bahan kimia. Pada manusia, mineral membentuk sekitar 4% dari berat badan orang dewasa.


 substansi anorganik  yg dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah  yg sedikit untuk berbagai f Mineral (Jenis, Fungsi, Sumber Makanan)
Berikut jenis-jenis mineral yg diperlukan oleh tubuh beserta sumber mineral dari makanan, bersama fungsinya :

1. Kalsium (Ca)
Sumber : Susu, telur bersama buah-buahan.
Fungsi : Pembentukan tulang bersama gigi

2. Fosfor (P)
Sumber : Daging, ikan bersama telur
Fungsi : Pembentukan tulang bersama gigi serta mengatur keseimbangan asam bersama basa dalam tubuh.

3. Besi (Fe)
Sumber : Susu, hati, kuning telur bersama sayur-sayuran yg berwarna hijau.
Fungsi : Pembentukan hemoglobin dalam darah.

4. Fluorin (F)
Sumber : Kuning telur, susu bersama otak
Fungsi : Memperkuat gigi

5. Iodin (I)
Sumber : Garam dapur
Fungsi : Membentuk hormone tiroksin.

6. Natrium (Na)
Sumber : Ikan, pisang, kentang bersama sayuran hijau
Fungsi : Mengatur kelancaran kerja otot, terutama otot jantung bersama mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

7. Klorin (Cl)
Sumber : Garam dapur, keju bersama sayuran hijau
Fungsi : Membentuk asam lambung(HCL) bersama memelihara keseimbagan cairan dalam tubuh

8. Kalium (K)
Sumber : Kacang-kacangan. Hati, ikan bersama kerang.
Fungsi : Mempengaruhi kerja otot jantung, mengatur tekanan osmosis dalam sel bersama membantu mengantarkan impuls saraf.

9. Tembaga (Cu)
Sumber : Kerang, Biji wijen, Kacang mete, Kedelai, Jamur shiitake, Biji bunga matahari, Tempe, Kacang polong, Kacang merah, Kacang Lima bersama kacang walnut, Buah kering seperti raisin bersama buah prune kering, Alpukat, Keju (terutama keju dari susu kambing)
Fungsi : Membantu pembentukan hemoglobin

10. Magnesium (Mg)
Sumber : Biji-bijian, sayuran hijau, ikan, kedelai, alpukat
Fungsi : Mendukung struktur tulang, hati, menjaga keseimbangan alkalin tubuh.

11. Potasium
Memaksimalkan membran sel, penting untuk ritme jantung.

12. Zinc (Zn)
Sumber : Daging, seafood, kacang-kacangan, susu
Fungsi : Sintesis protein, transportasi karbondioksida, memengaruhi fungsi seksual, metabolisme karbohidrat, menyembuhkan luka.

Baca pula : Vitamin (Pengertian, Jenis/ Macam, Fungsi, Sumber)


http://dianhusadaike.blogspot.co.id/p/macam-sumber-dan-manfaat-mineral.html
http://kb.123sehat.com/mineral/mineral/
http://www.amazine.co/2831/tips-seng-4-sumber-makanan-yang-mengandung-banyak-zinc/
http://www.merdeka.com/sehat/5-makanan-ini-mengandung-magnesium-tinggi.html
http://kb.123sehat.com/mineral/tembaga/

Demikian artikel tentang jenis-jenis mineral yg diperlukan oleh tubuh beserta sumber mineral dari makanan, bersama fungsinya. Semoga bermanfaat..

Monday, November 11, 2019

Sistem Saraf Pada Indera Manusia (Materi Lengkap)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi Bab Sistem Saraf beserta Indera Pada Manusia. Baiklah langsung saja mari kita bahas selengkapnya..

A. SISTEM SARAF


Sistem saraf adalah sistem koordinasi (pengaturan tubuh) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat, pemrosesan impul saraf beserta perintah untuk memberi respons rangsangan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sistem saraf adalah sel saraf alias neuron. Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh. Iritabilitas memungkinkan makhluk hidup bisa menyesuaikan diri beserta menanggapi perubahan-perubahan yg terjadi di lingkungannya. Jadi, iritabilitas adalah kemampuan menanggapi rangsangan.

Sistem saraf terdiri dari sistem saraf pusat beserta sistem saraf perifer (sistem saraf tepi). Sistem saraf pusat terdiri dari otak beserta sumsum tulang belakang beserta sistem saraf perifer terdiri atas sistem saraf somatik beserta sistem saraf otonom. 

Sistem saraf mempunyai tiga fungsi utama, yaitu menerima informasi dalam bentuk rangsangan alias stimulus;  memproses informasi yg diterima; serta memberi tanggapan (respon) terhadap rangsangan.

Struktur Saraf

Sistem saraf dengan manusia terdiri dari sel saraf yg biasa disebut dengan neuron beserta sel gilial. Neuron berfungsi sebagai alat untuk menghantarkan impuls (rangsangan) dari panca indra menuju otak beserta kemudian hasil tanggapan dari otak bagi dikirim menuju otot. Sedangkan sel gilial berfungsi sebagai pemberi nutrisi dengan neuron.

1. Sel Saraf (Neuron)

Unit terkecil penyusun sistem saraf adalah sel saraf alias bisa juga disebut neuron. Sel saraf adalah sebuah sel yg berfungsi untuk menghantarkan impuls (rangsangan). Setiap satu sel saraf (neuron) terdiri atas tiga bagian utama yg berupa badan sel saraf, dendrit, beserta akson. Berikut adalah gambar beserta bagian-bagian struktur sel saraf (neuron) beserta penjelasannya:
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)
  1. Dendrit adalah serabut sel saraf pendek beserta bercabang-cabang. Dendrit merupakan perluasan dari badan sel. Dendrit berfungsi untuk menerima beserta mengantarkan rangsangan ke badan sel.
  2. Badan Sel adalah bagian yg paling besar dari sel saraf. Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit beserta meneruskannya ke akson. Badan sel saraf mengandung inti sel beserta sitoplasma.
  3. Nukleus adalah inti sel saraf yg berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron).
  4. Neurit (Akson) adalah tonjolan sitoplasma yg panjang (lebih panjang daripada dendrit), berfungsi untuk menjalarkan impuls saraf meninggalkan badan sel saraf ke neuron alias jaringan lainnya. Jumlah akson biasanya hanya satu dengan setiap neuron.
  5. Selubung Mielin adalah sebuah selaput yg banyak mengandung lemak yg berfungsi untuk melindungi akson dari kerusakan. Selubung mielin bersegmen-segmen. Lekukan di antara dua segmen disebut nodus ranvier.
  6. Sel Schwann adalah jaringan yg membantu menyediakan makanan untuk neurit (akson) beserta membantu regenerasi neurit (akson).
  7. Nodus ranvier berfungsi untuk mempercepat transmisi impuls saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yg lain, sehingga impuls lebih cepat sampai dengan tujuan.
  8. Sinapsis adalah pertemuan antara ujung neurit (akson) di sel saraf satu beserta ujung dendrit di sel saraf lainnya. Pada setiap sinapsis terdapat celah sinapsis. Pada bagian ujung akson terdapat kantong yg disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yg disebut neurotransmiter. Neurotransmiter bisa berupa asetilkolin beserta kolinesterase yg berfungsi dalam penyampaian impuls saraf dengan sinapsis.
Sel-sel saraf (neuron) bergabung membentuk jaringan saraf. Ujung dendrit beserta ujung akson lah yg menghubungkan sel saraf satu beserta sel saraf lainnya. Menurut fungsinya, ada tiga jenis sel saraf yaitu:
  1. Sel saraf sensorik adalah sel saraf yg mempunyai fungsi menerima rangsang yg datang kepada tubuh alias panca indra, dirubah menjadi impuls (rangsangan) saraf, beserta meneruskannya ke otak. Badan sel saraf ini bergerombol membentuk ganglia, akson pendek, beserta dendritnya panjang.
  2. Sel saraf motorik adalah sel saraf yg mempunyai fungsi untuk membawa impuls saraf dari pusat saraf (otak) beserta sumsum tulang belakang menuju otot. Sel saraf ini mempunyai dendrit yg pendek beserta akson yg panjang.
  3. Sel saraf penghubung adalah sel saraf yg banyak terdapat di dalam otak beserta sumsum tulang belakang. Neuron (sel saraf) tersebut berfungsi untuk menghubungkan alias meneruskan impuls (rangsangan) dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik.

2. Sel Glial

Sel Glial berfungsi diantaranya untuk memberi nutrisi dengan sel saraf. Macam-macam neuroglia diantaranya adalah astrosit, oligodendrosit, mikroglia, beserta makroglia.

a. Sistem Saraf Pusat

Pusat saraf berfungsi memegang kendali beserta pengaturan terhadap kerja jaringan saraf hingga ke sel saraf. Sistem saraf pusat terdiri atas otak besar, otak kecil, sumsum lanjutan (medula oblongata), beserta sumsum tulang belakang (medula spinalis). Otak terletak di dalam tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang terletak di dalam ruas-ruas tulang belakang.
Tiga materi esensial yg ada dengan bagian sumsum tulang belakang serta otak antara lain, yaitu:
  1. Substansi grissea alias bagian materi kelabu yg terbentuk dari badan sel.
  2. Substansi alba alias bagian materi putih yg terbentuk dari serabut saraf.
  3. Jaringan ikat alias sel-sel neuroglia yg ada di dalam system saraf pusat tepatnya di antara sel-sel saraf yg ada.
Selain itu, dengan sistem saraf pusat terdapat juga Jembatan varol yg tersusun atas serabut saraf yg menghubungkan otak kecil bagian kiri beserta kanan, juga menghubungkan otak besar dengan sumsum tulang belakang. Jembatan varol berfungsi menghantarkan rangsang dari kedua bagian serebelum.

1. Otak Besar

Otak besar wujudnya kenyal, lunak, ada banyak lipatan, serta berminyak. Otak besar dikelilingi oleh cairan serebrospinal yg berfungsi memberi makan otak beserta melindungi otak dari guncangan. Di dalam otak besar terdapat banyak pembuluh darah yg berfungsi memasok oksigen ke otak besar.
Bila otak besar dengan laki-laki beratnya kira-kira 1,6 kg sedangkan bagi perempuan berat otak besar yg di miliki kira-kira adalah 1,45 kg. Jadi otak laki-laki yg lebih berat dikarenakan ukurannya yg juga lebih besar di bandingkan dengan otak wanita. Namun kecerdasan yg dimiliki masing-masing orang songgak laki-laki maupun perempuan tidak tergantung dengan berat otak yg mereka miliki. Tapi yg mengukur beserta menentukn tingkat kecerdasan yg tumbuh dengan otak yaitu yg jumlah hubungan antar saraf satu dengan lainnya itu dalam jumlah banyak.

2. Otak Kecil

Otak Kecil terletak di bagian belakang kepala beserta dekat leher. Fungsi utama otak kecil adalah sebagai pusat koordinasi gerakan otot yg terjadi secara sadar, keseimbangan, beserta posisi tubuh. Jika terjadi rangsangan yg membahayakan, gerakan sadar yg normal tidak mungkin dilaksanakan. Otak kecil merupakan pusat keseimbangan. Apabila terjadi gangguan (kerusakan) dengan otak kecil maka semua gerakan otot tidak bisa dikoordinasikan.

3. Sumsum Lanjutan

Sumsum lanjutan (sumsum sambung) alias medula oblongata terletak di persambungan antara otak dengan tulang belakang. Fungsi sumsum lanjutan adalah untuk mengatur suhu tubuh, kendali muntah, pengatur beberapa gerak refleks (seperti batuk, bersin, beserta berkedip), beserta pusat pernapasan. Selain itu, sumsum lanjutan berperan untuk mengantarkan impuls yg datang menuju otak. Sumsum sambung pun mempengaruhi refleks fisiologi, seperti jantung, tekanan darah, volume, respirasi, pencernaan, beserta sekresi kelenjar pencernaan.

4. Sumsum Tulang Belakang

Sumsum tulang belakang alias medula spinalis berada di dalam tulang belakang. Sumsum tulang belakang terbagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan luar yg berwarna putih beserta lapisan dalam yg berwarna kelabu. Sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang alias tulang punggung yg keras. Tulang punggung terdiri dari 33 ruas. Fungsi utamanya adalah sebagai pusat gerak refleks.
Di dalam sumsum tulang belakang, terdapat saraf sensorik, motorik, beserta saraf penghubung. Fungsi saraf-saraf tersebut adalah sebagai pengantar impuls dari otak beserta ke otak.
Sumsum tulang belakang memiliki fungsi penting dalam tubuh. Fungsi tersebut antara lain menghubungkan impuls dari saraf sensorik ke otak beserta sebaliknya, menghubungkan impuls dari otak ke saraf motorik; memungkinkan menjadi jalur terpendek dengan gerak refleks.
Skema gerak biasa adalah: impuls (rangsangan) > saraf sensorik > otak > saraf motorik > otot > gerakan
Skema gerak refleks adalah: impuls (rangsangan) > saraf sensorik > sumsum tulang belakang > saraf motorik > otot > gerak refleks

b.  Sistem Saraf Tepi (Perifer)

Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadai beserta sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yg kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yg tidak bisa diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, beserta sekresi keringat.

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)

1. Sistem Saraf Sadar

Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yg keluar dari otak, beserta saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yg keluar dari sumsum tulang belakang.
Saraf otak ada 12 pasang yg terdiri dari:
1. Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, beserta 8
2. lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, beserta 12
3. empat pasang saraf gabungan sensori beserta motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, beserta 10.
Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala beserta leher, kecuali nervus vagus yg melewati leher ke bawah sampai daerah toraks beserta rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara beserta sekaligus merupakan saraf otak yg paling penting.

Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, beserta satu pasang saraf ekor.

Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yg disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut.
a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yg mempengaruhi bagian leher, bahu, beserta diafragma.
b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan.
c. Pleksus Jumbo sakralis yg mempengaruhi bagian pinggul beserta kaki.

2. Saraf Otonom

Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yg berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang beserta menuju organ yg bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur beserta masing-masing jalur membentuk sinapsis yg kompleks beserta juga membentuk ganglion. Urat saraf yg terdapat dengan sebab ganglion disebut urat saraf pra ganglion beserta yg berada dengan ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion.

Sistem saraf otonom bisa dibagi atas sistem saraf simpatik beserta sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik beserta parasimpatik terletak dengan posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yg terletak di sepanjang tulang belakang menempel dengan sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yg panjang karena ganglion menempel dengan organ yg dibantu.

Fungsi sistem saraf simpatik beserta parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain beserta saraf sumsum sambung.

Fungsi Saraf Otonom :

Saraf Parasimpatik
* mengecilkan pupil
* menstimulasi aliran ludah
* memperlambat denyut jantung
* membesarkan bronkus
* menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan
* mengerutkan kantung kemih

Saraf Simpatik
* memperbesar pupil
* menghambat aliran ludah
* mempercepat denyut jantung
* mengecilkan bronkus
* menghambat sekresi kelenjar pencernaan
* menghambat kontraksi kandung kemih

B. SISTEM INDERA PADA MANUSIA


Alat indra adalah alat-alat tubuh yg berfungsi mengetahui keadaan luar. Alat indra manusia sering disebut panca indra, karena terdiri dari lima indra yaitu indra penglihat (mata), indra pendengar (telinga), indra pembau/pencium (hidung), indra pengecap (lidah) beserta indra peraba (kulit).


1. Indra Penglihat (Mata)

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)

















Mata terdiri dari otot mata, bola mata beserta saraf mata serta alat tambahan mata yaitu alis, kelopak mata, beserta bulu mata. Alat tambahan mata ini berfungsi melindungi mata dari gangguan lingkungan. Alis mata berfungsi untuk melindungi mata dari keringat, kelopak mata melindungi mata dari benturan beserta bulu mata melindungi mata dari cahaya yg kuat, debu beserta kotoran.

Fungsi bagian - bagian indra penglihatan adalah sebagai berikut :
a. Kornea mata berfungsi untuk menerima rangsang cahaya beserta meneruskannya ke bagian mata yg lebih dalam.
b. Lensa mata berfungsi meneruskan beserta memfokuskan cahaya agar bayangan benda jatuh ke lensa mata.
c. Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yg masuk ke mata
d. Pupil berfungsi sebagai saluran masuknya cahaya.
e. Retina berfungsi untuk membentuk bayangan benda yg kemudian dikirim oleh oleh saraf mata ke otak
f. Otot mata berfungsi mengatur gerakan bola mata
g. Saraf mata berfungsi meneruskan rangsang cahaya dari retina ke otak

Materi pendukung : Mata Manusia (Pengertian, Bagian beserta Fungsinya)

2. Indra Pendengar (Telinga)


 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)









Indra pendengar adalah telinga yg terdiri dari :
1). Telinga bagian luar yaitu daun telinga, lubang telinga beserta liang pendengaran
2). Telinga bagian tengah terdiri dari gendang telinga, 3 tulang pendengar ( martil, landasan beserta sanggurdi) beserta saluran eustachius.
3). Telinga bagian dalam terdiri dari alat keseimbangan tubuh, tiga saluran setengah lingkaran, tingkap jorong, tingkap bundar beserta rumah siput (koklea)

Fungsi bagian-bagian indra pendengar :
a. Daun telinga, lubang telinga beserta liang pendengaran berfungsi menangkap beserta mengumpulkan gelombang bunyi.
b. Gendang telinga berfungsi menerima rangsang bunyi beserta meneruskannya ke bagian yg lebih dalam.
c. Tiga tulang pendengaran ( tulang martil, landasan beserta sanggurdi) berfungsi memperkuat getaran beserta meneruskannya ke koklea alias rumah siput.
d. Tingkap jorong, tingkap bundar, tiga saluran setengah lingkaran beserta koklea (rumah siput) berfungsi mengubah impuls beserta diteruskan ke otak. Tga saluran setengah lingkaran juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh.
e. Saluran eustachius menghubungkan rongga mulut dengan telinga bagian luar.

Materi pendukung : Telinga Manusia (Pengertian, Bagian, Fungsi, Kelainan)

3. Indra Pembau (Hidung)

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)

Fungsi bagian-bagian indra pembau :
a. Lubang hidung berfungsi untuk keluar masuknya udara
b. Rambut hidung berfungsi untuk menyaring udara yg masuk ketika bernapas
c. Selaput lendir berfungsi tempat menempelnya kotoran beserta sebagai indra pembau
d. Serabut saraf berfungsi mendeteksi zat kimia yg ada dalam udara pernapasan
e. Saraf pembau berfungsi mengirimkan bau-bauan yg ke otak

Materi pendukung : Hidung (Pengertian, Bagian beserta Fungsinya, Penyakit / Kelainan)

4. Indra Pengecap (Lidah)
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)

Bagian lidah yg berbintil-bintil disebut papila adalah ujung saraf pengecap. Setiap bintil-bintil saraf pengecap tersebut mempunyai kepekaan terhadap rasa tertentu berdasarkan letaknya dengan lidah.

Pangkal lidah bisa mengecap rasa pahit, tepi lidah mengecap rasa asin beserta asam serta ujung lidah bisa mengecap rasa manis.

Materi pendukung : Lidah Manusia (Artikel Lengkap)

5. Indra Peraba (Kulit)
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang  Sistem Saraf  beserta Indera Manusia (Materi Lengkap)
Dengan kulit kita bisa merasakan sentuhan. Bagian indra peraba yg paling peka adalah ujung jari, telapak tangan, telapak kaki, bibir beserta alat kemaluan.

Fungsi bagian-bagian kulit :
a. Kulit ari berfungsi mencegah masuknya bibit penyakit beserta mencegah penguapan air dari dalam tubuh.
b. Kelenjar keringat berfungsi menghasilkan keringat
c. Lapisan lemak berfungsi menghangatkan tubuh
d. Otot penggerah rambut berfungsi mengatur gerakan rambut
e. Pembuluh darah berfungsi mengalirkan darah keseluruh tubuh.

Materi terkait :
Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan beserta Fungsinya)
10 Macam-Macam Penyakit Kulit beserta Gambarnya

Sumber : 
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=perbedaan-sel-haploid-dan-diploid-pengertian-adalah 
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=perbedaan-sel-haploid-dan-diploid-pengertian-adalah

Demikian materi Biologi Bab Sistem Saraf beserta Indera Pada Manusia yg bisa kami bagikan. Semoga bisa membantu adik-adik sekalian dalam belajar..

Hidung (Pengertian, Bagian Bersama Fungsinya, Penyakit / Kelainan)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi : Hidung Manusia meliputi Pengertian & fungsi Hidung, Bagian-bagian lagi fungsi hidung manusia, serta penyakit lagi kelainan dengan hidung manusia. Mari kita bahas selengkapnya..

Pengertian Hidung

Secara anatomi, hidung adalah penonjolan dengan vertebrata yg mengandung nostril, yg menyaring udara untuk pernapasan. Hidung sebagai suatu istilah, bisa juga digunakan untuk menunjukkan ujung sesuatu, seperti hidung dengan pesawat terbang.

Hidung Manusia


 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi  Hidung (Pengertian, Bagian  lagi Fungsinya, Penyakit / Kelainan)


Hidung adalah bagian yg paling menonjol di wajah yg berperan dalam sistem pernapasan, lagi juga sebagai indera pembau / penciuman dengan manusia.

Fungsi Hidung Manusia


Berikut adalah beberapa fungsi hidung dengan manusia :

1. Hidung sebagai organ pernapasan
 
- Tempat keluar masuknya udara dalam proses pernapasan.
- Rambut-rambut di hidung menyaring udara yg masuk dari debu, kotoran, lagi partikel lainnya sebelum memasuki paru-paru. 
- Menyesuaikan suhu lagi kelembaban udara sehingga udara yg masuk ke paru-paru tidak terlalu kering ataupun terlalu lembab.

2. Fungsi Hidung sebagai indera pembau / penciuman

Penciuman adalah salah satu fungsi yg paling penting dari hidung. Indera penciuman tidak sepenuhnya dipahami. Bau adalah komponen kunci dari memori, daya tarik fisik lagi hubungan emosional. Saraf penciuman adalah saraf kranial yg memungkinkan komunikasi antara hidung lagi otak. Kondisi, seperti selesma, hendak mengurangi rasa bau. Beberapa orang kelam kondisi yg disebut anosmia, yg merupakan ketidakmampuan untuk mencium.

3. Fungsi Hidung untuk Rasa

Meskipun rasa adalah rasa benar-benar terpisah dari bau, hidung memainkan peran dalam cara menerima pantulan selera lidah. Aroma makanan berperan dalam rasa. Individu dengan laporan hidung suatu tersumbat mengalami penurunan indera pengecap.

4. Fungsi Hidung untuk Suara

Udara beresonansi dalam hidung Anda mempengaruhi suara Anda. Bentuk septum Anda juga memainkan peran dalam suara Anda. Akibatnya, operasi dengan hidung Anda juga bisa mengubah suara Anda.

Bagian-Bagian Hidung Manusia lagi Fungsinya 


Bagian-bagian hidung bisa ditelisik dari struktur morfologinya dari luar lagi dari struktur anatominya. Untuk bagian luar, morfologi hidung terdiri dari beberapa bagian, di antaranya induk (ki) hidung (bridge), batang hidung (dorsum nasi), puncak hidung (tip), ala nasi (sayap hidung), kolumela, lagi lubang hidung (nares anterior). 

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi  Hidung (Pengertian, Bagian  lagi Fungsinya, Penyakit / Kelainan)


Sementara untuk bagian dalamnya, anatomi hidung terdiri dari bagian-bagian yg lebih spesifik dengan fungsinya masing-masing. 

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi  Hidung (Pengertian, Bagian  lagi Fungsinya, Penyakit / Kelainan)


Bagian bagian hidung lagi fungsinya tersebut bisa dijelaskan sebagaimana berikut!

1. Rongga Hidung

Rongga hidung adalah lubang tempat melekatnya beragam organ hidung dalam menjalankan fungsinya, baik sebagai indera pembau maupun alat pernapasan. Rongga hidung dengan manusia dilengkapi dengan bulu hidung yg berfungsi menyaring setiap kotoran yg masuk melalui pernapasan. Saringan bulu hidung pada rongga hidung menghasilkan padatan yg biasa kita kenal dengan sebutan upil. Bulu hidung penting peranannya bagi kesehatan sistem pernapasan kita.

2. Tulang Rawan lagi Tulang Nasal

Hidung dilindungi oleh 2 tulang yg letaknya terpisah. Kedua tulang tersebut adalah tulang rawan lagi tulang nasal. Tulang rawan letaknya berada di ujung hidung, teksturnya sangat lunak lagi bisa digerak-gerakan. Sementara tulang nasal letaknya berada di antara tulang rawan lagi dahi.

Para petinju ataupun mereka yg berprofesi sebagai atlit bela diri, kedua tulang pelindung hidung ini umumnya hendak dioperasi lagi dihilangkan agar tidak membahayakan ketika terkena pukulan.
3. Rongga Sinus

Hidung memiliki 4 rongga sinus yg letaknya terpisah-pisah. Keempatnya yaitu sinus maksilaris (di pipi), sinus frontalis (di dahi), sinus etmoidalis (antara kedua mata), lagi sinus sfenoidalis (di belakang dahi). 

Rongga sinus memiliki banyak sekali fungsi, di antaranya adalah:
  •     Memproduksi lendir yg mengalir ke dalam lagi melembabkan hidung lagi menguras lendir hidung.
  •     Untuk menjaga kelembaban hidung lagi udara saat seseorang bernapas.
  •     Menjaga pertukaran udara di daerah hidung.
  •     Meringankan kepala yg terasa berat.
  •     Melindungi organ vital.
  •     Memaksimalkan kualitas suara.
Lendir yg dihasilkan oleh rongga sinus selain bisa menjaga kelembaban udara yg masuk ke paru-paru, juga bisa membantu polutan-polutan asing seperti debu, kotoran, maupun zat kimia yg terlarut di dalam udara yg kita hidup.

4. Bagian Bulbus Olfaktori

Dalam menjalankan fungsinya sebagai alat indera pembau, hidung ditunjang oleh bagian yg bernama bulbus olfaktori. Bagian bagian hidung lagi fungsinya dengan bagian bulbus olfaktori ini antara lain:

a. Tonjolan Olfaktori

tonjolan olfaktor berperan dalam menerima semua impuls yg dikirim akson lagi membawanya menuju otak. Kecepatan pengiriman impuls dari akson menuju tonjolan olfaktor hingga ke otak sangat luar biasa. Inilah yg membuat kita bisa menerjemahkan suatu bau saat pertama kali menghirup udara. Baca Juga : Bagian Bagian Telinga lagi Fungsinya

b. Akson

Akson (neurit) merupakan sel saraf pengubung yg mengangkut impuls hasil kerja saraf pembau. Impuls ataupun informasi yg diterima saraf pembau berupa informasi tentang seperti apa aroma ataupun bau dari udara yg terhirup oleh hidung. Ukuran akson di hidung satu mikrometer (1μm).

c. Saraf Pembau

Saraf pembau adalah reseptor yg menerima stimulus dari gas yg dihirup. Bagian ini terdiri atas 7 macam sel reseptor yg mampu mengenali lebih dari 400 macam aroma. Pada anjing, saraf pembau memiliki lebih banyak sel reseptor. Inilah yg menyebabkan anjing bisa mencium aroma dalam tingkatan yg lebih spesifik lagi banyak. Kemampuan anjing dalam menerjemahkan sebuah bau digunakan dalam dunia kepolisian untuk mengenali jejak-jejak pelaku kejahatan.

d. Silia

bulu hidung di bagian rongga hidung luar memiliki ukuran yg besar. Semakin ke dalam, bulu-bulu ini hendak memiliki ukuran yg lebih halus lagi kecil. Bulu hidung inilah yg disebut dengan silia (cilia). Selain berfungsi menyaring partikel yg terlewatkan oleh bulu hidung, silia juga mendorong mukus (lendir) yg dihasilkan oleh rongga sinus. Lendir ini mengalir keluar lagi membersihkan permukaan rongga hidung dari segala macam kotoran.

Ketika pilek, kerja bulbus olfaktori tidak begitu signifikan. Ia tidak bisa menerima stimulus secara sempurna karena adanya mukus ataupun lendir yg menghalangi masuknya reseptor ke dalam saraf pembau

5. Nasofaring

Nasofaring berasal dari 2 kata, yakni naso yg artinya hidung lagi faring yg artinya tenggorokan. Oleh karena itu, nasofaring adalah bagian sistem pernapasan yg menghubungkan hidung lagi tenggorokan. Saat tersedak, bagian inilah yg menstimulasi rasa sakit dengan hidung.

Penyakit lagi Kelainan dengan Hidung


Beberapa penyakit lagi kelainan dengan hidung antara lain sebagai berikut :

1. Salesma (Cold) lagi Influenza (Flu)

Influenza adalah kondisi alat pernafasan yg terinfeksi virus. Umumnya menyebabkan batuk, pilekm sakit leher, lagi terkadang kemarau ataupun sakit persendian yg disertai dengan pusing. Pada anak kecil, biasanya disertai dengan gejala mencret ringan.

Sebaiknya hindarilah penggunaan penicillin, tetracyline, ataupun antibiotik lainnya, karena obat jenis ini tidak bisa menyembuhkan penyakit influenza, san justru hendak menimbulkan bahaya. Penyakit Influenza ini hampir selalu sembuh dengan sendirinya tanpa obat, anda hanya perlu melakukan beberapa hal sederhana berikut ini ketika sedang mengalami penyakit influenza:
  • Hindari minuman dingin lagi selalu konsumsi air hangat
  • Istirahatlah yg cukup
  • Jika mengalami kemarau lagi skit kepala, cukup konsumsi aspirin ataupun acetaminiphen
  • Untuk penyaki influenza ini tdiak ada pantangan khusus, lagi bagi penderitanya sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yg mengandung vitamin C.
  • Jika mengalami sakit tenggorokan ataupun sakit leher, berkumurlah dengan air hangat.
Jika penyakit influenza ini berlangsung lebih dari 1 minggu ataupun menimbulkan panas, batuk, lendir, sampai sakit dada, maka kemungkinan penderita tersebut mengalami radang cabang tenggorokan (bronchitis) atay radang paru-paru (penumonia).

2. Peradangan hidung akibat alergi (Rhinitis Allergica)

penyakit ini bisa disebabkan karena adanya reaksi alergi dengan hidung karena masuknya substansi asing dalam saluran tenggorokan. Anda juga bisa menggunakan antihistamin seperti chlorpheniramine, dimenhydrinate sebagai pencegah. Sebelumnyam, ketahuilah terlebih berlalu penyebab terjadinya alergi yg dialami apakah karena debu, bulu ayam, jamur, tepung, sari bunga ataupun alergi yg disebabkan oleh alergen lainnya.

3. Hidung tersumbat lagi pilek

Alergi ataupun salesma bisa menjadi penyebab hidung tersumbat ataupun pilek. Pada anak-anak, banyaknya lendir dalam hidung bisa menyebabkan infeksi telinga. Sedangkan dengan orang dewasa, lendir berlebihan bisa mengakibatkan gangguan sinus ataupun peradangan lagi berlangsung lama di dalam rongga tulang yg berhubungan dengan hidung.
Cara mengatasi:
  • Menaruh uap air kemarau di dekat badan lagi menghirupnya, dengan cara demikian maka hendak bisa melegakan hidung yg tersumbat
  • Jangan menghembuskan ingus kuat-kuat karena bisa menimbulkan sakit telinga bahkan sampai infeksi sinus.
  • Jika sering mengalami sakit telinga ataupun gangguan sinus kita dpat mencegahnya dengan memakai tetes hidung decongestan seperti phenylprine.
 4. Polip Hidung
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan artikel tentang materi Biologi  Hidung (Pengertian, Bagian  lagi Fungsinya, Penyakit / Kelainan)


Ini merupakan salah satu kelainan dengan hidung yakni berupa tumor kecil yg terdapat dengan hidung. Ini merupakan tumor jinak yg terletak di hidung anda. Tumor ini perlu anda waspadai, meskipun statusnya jinak, hendak tetapi tumor ini bisa menjadi tumor ganas seperti layaknya kanker. Polip ini merupakan suatu massa patologis yg terdapat dengan rongga sinus hidung yg licin lagi lunak. Warna dari polip ini adalah putih keabu-abuan lagi mengkilat.


Polip bukan lah penyakit yg berdiri sendiri, hendak tetapi merupakan hasil dari penyakit yg diderita dalam waktu beberapa tahun yg tidak kunjung diatasi. Polip sendiri dibagi menjadi dua yakni :
  • Polip tunggal. Polip tunggal adalah penyakit polip yg jumlah polipnya hanya satu lagi berasal dari sel-sel yg berada dengan permukaan dinding sinus tulang pipi ataupun maxilla.
  • Polip ganda. Polip ganda merupakan polip yg jumlahnya lebih dari satu. Biasanya, polip ganda ini berasal dari permukaan dinding rongga tulang hidung bagian atas ataupun yg disebut juga dengan etimoid. Polip jenis ganda ini bisa timbul di kedua sisi rongga hidung.
5. Gangguan Sinus ( Penyakit sinusitis)

Sinusitis ataupun peradangan sinus terjadi dengan rongga-rongga dalam tulang yg berhubungan dengan rongga hidung. Adapun tanda-tanda ataupun gejala penyakit sinusitis adalah sebagai berikut:
  • Terasa sakit di wajah, khususnya sekitar mata, terlebih lagi ketika anda mengetuk tulang ataupun menundukkan kepala.
  • Hidung sering tersumbat karena adanya nanah ataupun ingus yg kental.
  • Terkadang gejala yg timbul tersebut disertai dengan panas.
Penyakit sinusitis bisa kita obati dengan menggunakan metode penyembuhan secara alami dengan mengunakan bahan lagi alat sederhana. Adapun cara mengatasi penyakti sinusitis secara alami  adalah sebagai berikut:
  • Menghirup sedikit air garam ke dalam hidung
  • Guankan tetes hidung decongestan seperti phenyleprine
  • Letakkan kompres hangat di wajah
  • Tetracyline, ampicillin ataupun penicillin merupakan jenis antibiotik yg bisa digunakan untuk meresakan sinusitis
6. Deviated Septum

Kelainan berikutnya yg dialami oleh hidung adalah deviated septum. Biasanya, hidung yg memiliki dua rongga untuk bernafas ini ukuran rongganya sama. Akan tetapi, dalam beberapa kasus abnormal, ukuran rongga dengan hidung bisa berbeda. Ketika kasus ini terjadi tapi masih dalam taraf ringan maka tidak hendak membahayakan. Akan tetapi, dengan beberapa kasus, deviated septum terjadi dengan taraf yg cukup membahayakan dimana satu-satunya cara untuk mengobatinya hanyalah dengan operasi.

7. Anosmia

Anosmia merupakan salah satu kelainan dengan hidung. Dalam hal ini, anosmia merupakan kelainan yg berhubungan dengan indera penciuman. Yang dimaksud dengan anosmia adalah keadaan dimana sang penderita tidak bisa mencium bau sama sekali. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh kecelakaan, gangguan saluran hidung, ataupun tumor sulkus olfaktorius.

Anosmia ini bisa disembuhkan dengan mengkonsultasikannya dengan dokter. Karena penyakit ini lebih kompleks lagi dokter lebih mengerti bagaimana mengatasi anosmia ini.

8. Dinosmia

Penyakit dinosmia ini adalah keadaan dimana sang penderita merasa selalu mencium bau yg tidak sedap. Hal ini terjadi karena terdapat kelainan dalam rongga hidung, infeksi dengan sinus, lagi kerusakan parsial dengan saraf olfaktorius. Cara untuk menyembuhkan penyakit ini adalah dengan membawanya ke dokter ahli THT lagi mengkonsultasikannya.


Referensi lagi Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Hidung
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=hidung-pengertian-bagian-dan-fungsinya-penyakit-kelainan-adalah
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=hidung-pengertian-bagian-dan-fungsinya-penyakit-kelainan-adalah
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=hidung-pengertian-bagian-dan-fungsinya-penyakit-kelainan-adalah
http://halosehat.com/tips-kesehatan/kesehatan-hidung/kelainan-pada-hidung-manusia

Demikian materi Biologi : Hidung meliputi Pengertian & fungsi Hidung, Bagian-bagian lagi fungsi hidung manusia, serta penyakit lagi kelainan dengan hidung manusia yg bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat...