Showing posts sorted by date for query sistem-ekskresi-adalah-pada-manusia-gambar. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query sistem-ekskresi-adalah-pada-manusia-gambar. Sort by relevance Show all posts

Sunday, January 19, 2020

Sistem Pencernaan Manusia (Lengkap Dgn Gambar)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog ARTIKEL & MATERI . Senang sekali rasanya kali ini bisa kami bagikan Artikel tentang Sistem Pencernaan kepada Manusia lengkap dengan gambarnya. Silakan disimak selengkapnya.

1.  Pengertian Sistem Pencernaan Manusia

Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dari ukuran besar menjadi ukuran yg lebih kecil bersama halus, serta memecah molekul makanan yg kompleks menjadi molekul yg sederhana dengan menggunakan enzim bersama organ-organ pencernaan. Enzim ini dihasilkan oleh organ-organ pencernaan bersama jenisnya tergantung dari bahan makanan yg atas dicerna oleh tubuh. Zat makanan yg dicerna atas diserap oleh tubuh dalam bentuk yg lebih sederhana. 

Proses pencernaan makanan kepada tubuh manusia bisa dibedakan atas dua macam, yaitu :

1.  Proses pencernaan secara mekanik

Yaitu proses perubahan makanan dari bentuk besar ataupun kasar menjadi bentuk kecil bersama halus. Pada manusia bersama mamalia umumnya, proses pencernaan mekanik dilakukan dengan menggunakan gigi.

2.  Proses pencernaan secara kimiawi (enzimatis)

Yaitu proses perubahan makanan dari zat yg kompleks menjadi zat-zat yg lebih sederhana dengan menggunakan enzim. Enzim adalah zat kimia yg dihasilkan oleh tubuh yg berfungsi mempercepat reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Proses pencernaan makanan kepada manusia melibatkan alat-alat pencernaan makanan. Alat-alat pencernaan manusia adalah organ-organ tubuh yg berfungsi mencerna makanan yg kita makan. Alat pencernaan bisa dibedakan atas saluran pencernaan bersama kelenjar pencernaan. Kelenjar pencernaan menghasilkan enzim-enzim yg membantu proses pencernaan kimiawi. Kelenjar-kelenjar pencernaan manusia terdiri dari kelenjar air liur, kelenjar getah lambung, hati (hepar), bersama pankreas. Berikut ini atas dibahas satu per satu proses pencernaan yg terjadi di dalam saluran pencernaan makanan kepada manusia

Proses pencernaan kepada manusia terbagi atas 5 macam yaitu:

1.1. Injesti

Adalah proses menaruh ataupun memasukkan makanan di mulut. Biasanya menggunakan tangan ataupun menggunakan alat bantu seperti sendok, garpu, sumpit, bersama lain sebagainya.

1.2. Pencernaan Mekanik

Proses pencernaan mekanik yaitu proses mengubah makanan menjadi kecil bersama lembut. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gigi bersama alat bantu lain seperti batu kerikil kepada burung merpati. Proses ini bertujuan untuk membantu untuk mempermudah proses pencernaan kimiawi. Proses ini dilakukan secara sadar ataupun sesuai dengan keinginan kita.

1.3. Pencernaan Kimiawi

Proses pencernaan kimiawi yaitu proses mengubah molekul-molekul zat makanan yg kompleks menjadi molekul-molekul yg lebih sederhana sehingga lasuh dicerna. Pencernaan kimiawi dilakukan oleh enzim, asam, ‘bile’, bersama air. Proses ini dilakukan secara tidak sadar karena yg mengaturnya adalah enzim.

1.4. Penyerapan

Penyerapan adalah gerakan nutrisi dari sistem pencernaan ke sistem sirkulator bersama ‘lymphatic capallaries’ melalui osmosis, transport aktif, bersama difusi.

1.5. Penyingkiran

Yaitu penyingkiran/pembuangan material yg tidak dicerna dari ‘tract’ pencernaan melalui defekasi.


2. Organ Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

Organ yg termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok. Yaitu:

2.1. Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan adalah saluran yg kontinyu berupa tabung yg dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yg lebih kecil bersama menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yg termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan atas dibuang keluar tubuh melalui anus.

2.2. Organ pencernaan tambahan (aksesoris)

Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi bersama lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan atas dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan atas memproduksi sekret yg berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati bersama pankreas.

3. Bagian-Bagian Sistem Pencernaan Pada Manusia

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan Artikel tentang  Sistem Pencernaan Manusia (lengkap dgn Gambar)
  1. Kelenjar ludah
  2. Parotis
  3. Submandibularis (bawah rahang)
  4. Sublingualis (bawah lidah)
  5. Rongga mulut
  6. Amandel
  7. Lidah
  8. Esofagus
  9. Pankreas
  10. Lambung
  11. Saluran pankreas
  12. Hati
  13. Kantung empedu
  14. duodenum
  15. Saluran empedu
  16. Kolon
  17. Kolon transversum
  18. Kolon ascenden
  19. Kolon descenden
  20. Ileum
  21. Sekum
  22. Appendiks/Umbai cacing
  23. Rektum/Poros usus
  24. Anus

4. Proses Pencernaan Makanan Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

Pertama-tama, pencernaan dilakukan oleh mulut. Disini dilakukan pencernaan mekanik yaitu proses mengunyah makanan menggunakan gigi bersama pencernaan kimiawi menggunakan enzim ptialin (amilase). Enzim ptialin berfungsi mengubah makanan dalam mulut yg mengandung zat karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana (maltosa). Maltosa lasuh dicerna oleh organ pencernaan selanjutnya. Enzim ptialin bekerja dengan baik kepada pH antara 6,8 – 7 bersama suhu 37oC.

Makanan selanjutnya dibawa menuju lambung bersama melewati kerongkongan. Makanan bisa turun ke lambung karena adanya kontraksi otot-otot di kerongkongan. Di lambung, makanan atas melalui proses pencernaan kimiawi menggunakan zat/enzim sebagai berikut:
  • Renin, berfungsi mengendapkan protein kepada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
  • Pepsin, berfungsi untuk memecah protein menjadi pepton.
  • HCl (asam klorida), berfungsi untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin bersama kolesistokinin kepada usus halus.
  • Lipase, berfungsi untuk memecah lemak menjadi asam lemak bersama gliserol. Namun lipase yg dihasilkan sangat sedikit.
Setelah makanan diproses di lambung yg membutuhkan waktu sekitar 3 – 4 jam, makanan atas dibawa menuju usus dua belas jari. Pada usus dua belas jari terdapat enzim-enzim berikut yg berasal dari pankreas:
  1. Amilase. Yaitu enzim yg mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa).
  2. Lipase. Yaitu enzim yg mengubah lemak menjadi asam lemak bersama gliserol.
  3. Tripsinogen. Jika belum aktif, maka atas diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim yg mengubah protein bersama pepton menjadi dipeptida bersama asam amino yg siap diserap oleh usus halus.
Selain itu, terdapat juga empedu. Empedu dihasilkan oleh hati bersama ditampung di dalam kantung empedu. Selanjutnya, empedu dialirkan melalui saluran empedu ke usus dua belas jari. Empedu mengandung garam-garam empedu bersama zat warna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat warna empedu berwarna kecoklatan, bersama dihasilkan dengan cara merombak sel darah merah yg sedia tua di hati. Empedu merupakan hasil ekskresi di dalam hati. Zat warna empedu memberikan ciri warna cokelat kepada feses.

Selanjutnya makanan dibawa menuju usus halus. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa. Lemak dicerna menjadi asam lemak bersama gliserol, serta protein dicerna menjadi asam amino. Jadi, kepada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan karbohidrat, lemak, bersama protein diselesaikan. Selanjutnya, proses penyerapan (absorbsi) atas berlangsung di usus kosong bersama sebagian besar di usus penyerap. Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, lemak diserap dalam bentuk asam lemak bersama gliserol, bersama protein diserap dalam bentuk asam amino. Vitamin bersama mineral tidak mengalami pencernaan bersama bisa langsung diserap oleh usus halus.

Makanan yg tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir atas menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.

Selanjutnya sisa-sisa makanan atas dibuang melalui anus berupa feses. Proses ini dinamakan defekasi bersama dilakukan dengan sadar.

5. Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia

Gangguan kepada sistem pencernaan cukup beragam. Faktor penyebabnya-pun bermacam-macam, di antaranya makanan yg kurang baik dari segi kebersihan bersama kesehatan, keseimbangan nutrisi, pola makan yg kurang tepat, adanya infeksi, bersama kelainan kepada organ pencernaan.

Ada beberapa gangguan ataupun kelainan yg bisa terjadi kepada sistem pencernaan kepada manusia. Diantaranya:

5.1. Gastritis

Merupakan suatu peradangan akut ataupun kronis kepada lapisan mukosa (lender) dinding lambung. Penyebabnya yakni penderita memakan yg mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga karena kadar asam klorida (HCL) kepada lambung terlalu tinggi.

5.2. Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit yg terjadi akibat infeksi virus kepada hati. Virus bisa masuk ke dalam tubuh melalui air ataupun makanan.

5.3. Diare

Diare terjadi karena adanya iritasi kepada selaput dinding usus besar ataupun kolon. Fases penderita diare berbentuk encer. Penyebabnya adalah penderita memakan makanan yg mengandung bakteri ataupun kuman. Akibatnya gerakan peristaltic dalam usus tidak terkontrol. Sehingga, laju makanan meningkat bersama usus tidak bisa menyerap air. Namun, apabila fases yg dikeluarkan bercampur dengan darah bersama nanah, kemudian perut terasa mulas, gejala tersebut menunjuk kepada penyakit desentri. Penyebabnya yakni infeksi bakteri Shigella kepada dinding usus besar.

5.4. Konstipasi

Konstipasi ataupun yg sering kita sebut dengan sebutan “sembelit” adalah keadaan yg dialami seseoang dengan gejala fases mengeras sehingga susah dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh adanya penyerapan air kepada sisia makanan. Akibatnya, fases kekurangan air bersama menjadi keras. Ini terjadi dari kebiasaan buruk yg menunda-nunda buang besar. Selain itu, juga karenakurangnya penderita dalam mengkonsumsi makanan berserat. Oleh karena itu, banyak memakan buah-buahan bersama sayur-sayuran berserat serta minum banyak air bisa mencegah gangguan ini.

5.5. Apendisitis

Apendisitis merupakan gangguan yg terjadi karena peradangan apendiks. Penyebabnya yakni adanya infeksi bakteri kepada umbai cacing (usus buntu). Akibatnya, timbul rasa nyeri bersama sakit.

5.6. Hemeroid/Wasir/Ambeyen

Hemoroid/Wasir/Ambeyen merupakan gangguan pembengkakan kepada pembuluh vena disekitar anus. Orang yg sering duduk dalam beraktivitas bersama ibu hamil seringkali mengalami gangguan ini.

5.7. Maag

Orang yg mengalami maag memiliki ciri-ciri rasa perih kepada dinding lambung, mual, muntah, bersama perut kembung. Gangguan ini disebabkan meningkatnya kadar asam lambung yg dipicu karena pikiran tegang, pola makan yg tak teratur, bersama lain sebagainya.

5.8. Keracunan

Keracunan makanan bisa terjadi karena pengaruh beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yg menyebabkan penyakit demam tipus bersama paratipus.

5.9. Tukak Lambung

Tukak lambung adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan kepada selaput lendir. Tukak lambung bisa disebabkan oleh factor-faktor kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan, ketakutan, stress, bersama kelelahan merupakan faktor psikosomatis yg akhirnya bisa merangsang pengeluaran HCL di lambung. Jika HCL berlebihan, selapu lendir lambung atas rusak.

5.10. Malnutrisi (kurang gizi)

Yakni penyakit yg disebabkan oleh terganggunya pembentukan enzim pencernaan. Gangguan tersebut disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yg kehilangan banyak reticulum endoplasma. Sebagai contoh adalah kwashiorkor, yakni penyakit akibat kekurangan protein yg parah bersama kepada umumnya menyerang anak-anak.

6. Organ Sistem Pencernaan kepada Manusia

Terdapat 6 organ utama dalam sistem pencernaan yaitu mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, bersama anus. Berikut adalah 6 organ pencernaan manusia beserta bagian-bagiannya.

6.1. Mulut

Mulut adalah pintu masuk makanan. Di dalam mulut terdapat lidah, rongga mulut, kelenjar ludah, bersama gigi. Jadi fungsi mulut bermacam-macam yaitu menghancurkan makanan, mencerna makanan, mengecap rasa makanan, bersama membantu menelan makanan. Di dalam mulut terjadi pencernaan mekanis (dengan gigi bersama lidah) bersama pencernaan kimiawi (dengan ludah yg mengandung enzim ptialin). Berikut adalah gambar anatomi mulut beserta bagian-bagiannya:
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan Artikel tentang  Sistem Pencernaan Manusia (lengkap dgn Gambar)
Mulut terdiri dari:
  1. Langit-langit
  2. Gigi
  3. Gusi
  4. Tulang langit-langit
  5. Pembuluh darah bersama saraf langit-langit
  6. Amandel
  7. Lidah
  8. Anak lidah

6.2. Kerongkongan

Kerongkongan adalah penghubung antara mulut bersama lambung. Kerongkongan disebut juga esofagus. Kerongkongan berbentuk tabung bersama terdapat otot. Otot kepada kerongkongan berfungsi untuk membawa makanan dari mulut ke lambung dengan menggunakan gerak peristaltik. Berikut adalah gambar anatomi kerongkongan beserta bagian-bagiannya:
Kerongkongan dibagi menjadi tiga bagian yaitu:
  1. Bagian superior yang sebagian besar terdiri dari otot rangka.
  2. Bagian tengah yang terdiri dari campuran otot rangka (otot lurik) bersama otot polos.
  3. Bagian inferior yang terdiri dari otot polos.

6.3. Lambung

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan Artikel tentang  Sistem Pencernaan Manusia (lengkap dgn Gambar)
Lambung adalah organ pencernaan yg berfungsi untuk mencerna berbagai zat-zat makanan. Letak lambung berada di bawah sekat rongga badan. Di dalam lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan menggunakan enzim pepsin, enzim renin, enzim lipase, bersama asam lambung (HCl). Berikut adalah gambar anatomi lambung beserta bagian-bagiannya:

Lambung terdiri dari tiga bagian utama yaitu kardiak, fundus, bersama pilorus. Di ujung bagian atas lambung yg berbatasan dengan kerongkongan terdapat sfingter yg berfungsi untuk menjaga makanan agar tidak keluar dari lambung bersama dimuntahkan kembali. Sedangkan di bagian bawah yg berbatasan dengan usus dua belas jari disebut sfingter pilorus.

 

6.4. Usus Halus

 
 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan Artikel tentang  Sistem Pencernaan Manusia (lengkap dgn Gambar)

Usus halus adalah tempat penyerapan sari-sari makanan. Disini juga terjadi proses pencernaan kimiawi dengan bantuan enzim tripsin, enzim disakarase, enzim erepsin, bersama enzim lipase. Sari-sari makanan diserap melalui jonjot-jonjot usus yg disebut vili. Seluruh sari makanan kecuali asam lemak bersama gliserol diangkut melalui vena porta menuju ke hati. Sedangkan asam lemak bersama gliserol diangkut melalui pembuluh limfa. Berikut adalah gambar anatomi usus halus beserta bagian-bagiannya:
Di usus halus juga terdapat duodendum (usus dua belas jari), jejunum, bersama ileum.

 

6.5. Usus Besar

 Senang sekali rasanya kali ini  bisa kami bagikan Artikel tentang  Sistem Pencernaan Manusia (lengkap dgn Gambar)

 Usus besar adalah usus yg terbesar. Fungsi usus besar adalah untuk memilah mengundurkan diri hasil pencernaan. Disini terjadi penyerapan air dengan jumlah yg terbesar daripada organ lain bersama terjadi proses pembusukan sisa-sisa makanan dengan bantuan bakteri. Berikut adalah gambar anatomi usus besar beserta bagian-bagiannya:

Struktur usus besar terdiri dari:
  1. Usus buntu
  2. Kolon asedens (kolon naik)
  3. Kolon transversum (kolon datar)
  4. Kolon desendens (kolon turun)
  5. Rektum. Tempat menyimpan feses sebelum dikeluarkan melalui anus.

6.6. Anus


Anus ataupun dubur adalah penghubung antara rektum dengan lingkungan luar tubuh. Di anus terdapat otot sphinkter yg berfungsi untuk membuka bersama menutup anus. Fungsi utama anus adalah sebagai alat pembuangan feses melalui proses defekasi (buang air besar). Berikut adalah gambar anatomi anus beserta bagian-bagiannya:

Di anus terdapat otot sphinkter, rektum, bersama vena. Fungsi otot sphinkter adalah untuk membuka ataupun menutup anus. Sedangkan fungsi rektum adalah untuk menyimpan feses sementara waktu.

Saturday, January 11, 2020

Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-Lapisan Beserta Fungsinya)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan artikel tentang Kulit Manusia, meliputi pengertian kulit, fungsi kulit manusia, lapisan-lapisan kulit manusia beserta fungsinya beserta gambar.

A. PENGERTIAN KULIT

Kulit adalah bagian paling luar Bari jaringan tubuh kita lapisan terluar tubuh manusia. Kulit membungkus tubuh kita. Pada saat kulit terkelupas, rasa perih menyengat. Hal itu menunjukkan betapa kulit, selain membungkus tubuh, juga memberikan perlindungan bagi jaringan jaringan di bawahnya. Pada tubuh kita, kulit meliputi seluruh jaringan kulit secara umum, termasuk kulit wajah.

B. FUNGSI KULIT MANUSIA

Kulit memiliki banyak fungsi, yg berguna dalam menjaga homeostasis tubuh. Fungsi-fungsi tersebut becus dibedakan menjadi fungsi proteksi ( perlindungan ), absorpsi, ekskresi, persepsi, pengaturan suhu tubuh (termoregulasi), beserta pembentukan vitamin D.

1. Kulit sebagai pelindung

Kulit memiliki lapisan kulit yg berfungsi sebagai pelindung tubuh dari tiap bagian lapisan kulit terdalam sampai luar, seperti :

– Sel Keratin berfungsi melindungi kulit dari mikroba, abrasi (gesekan), panas, beserta zat kimia. Keratin merupakan struktur yg keras, kaku, beserta tersusun rapi beserta erat seperti batu bata di permukaan kulit.

– Lipid yg dilepaskan mencegah evaporasi air dari permukaan kulit beserta dehidrasi, selain itu juga mencegah masuknya air dari lingkungan luar tubuh melalui kulit.

– Sebum yg berminyak yg berasal dari kelenjar sebasea mencegah kulit beserta rambut dari kekeringan serta mengandung zat bakterisid yg berfungsi untuk membunuh bakteri di permukaan kulit. Dengan adanya sebum ini, bersamaan dengan ekskresi keringat, hendak menghasilkan mantel asam dengan kadar pH 5-6.5 yg mampu menghambat pertumbuhan mikroba.

– Pigmen melanin yg berfungsi untuk melindungi kulit efek dari sinar UV yg berbahaya. Pada stratum basal, sel-sel melanosit melepaskan pigmen melanin ke sel-sel di sekitarnya. Pigmen ini bertugas melindungi materi genetik dari sinar matahari, sehingga materi genetik becus tersimpan dengan baik. Apabila terjadi gangguan dengan proteksi oleh melanin, maka becus timbul keganasan. Pigmen melanin merupakan lapisan kulit yg berfungsi sebagai pemberi beserta perubahan warna kulit. Untuk itu pakailah Hand Body Lotion untuk mencegah kulit dari pancaran sinar matahari, karena pigmen kulit encer sekali berubah.

– Selain itu ada sel-sel yg berperan sebagai sel imun yg protektif. Yang pertama adalah sel Langerhans, yg merepresentasikan antigen terhadap mikroba. Kemudian ada sel fagosit yg bertugas memfagositosis mikroba yg masuk melewati keratin beserta sel Langerhans.

2. Fungsi absorpsi

Kulit tidak bisa menyerap air, tapi bisa menyerap material larut-lipid seperti vitamin A, D, E, beserta K, obat-obatan tertentu, oksigen beserta karbon dioksida. Permeabilitas kulit terhadap oksigen, karbondioksida beserta uap air memungkinkan kulit ikut mengambil bagian dengan fungsi respirasi. Selain itu beberapa material toksik becus diserap seperti aseton, CCl4, beserta merkuri. Beberapa obat juga dirancang untuk larut lemak, seperti kortison, sehingga mampu berpenetrasi ke kulit beserta melepaskan antihistamin di tempat peradangan.

Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi oleh tebal tipisnya kulit, hidrasi, kelembaban, metabolisme beserta jenis vehikulum. Penyerapan becus berlangsung melalui celah antarsel maupun melalui muara saluran kelenjar tetapi lebih banyak yg melalui sel-sel epidermis daripada yg melalui muara kelenjar.

3. Fungsi ekskresi

Kulit juga berfungsi sebagai tempat pembuangan suatu cairan yg keluar dari dalam tubuh beruoa keringat dengan perantara 2 kelenjar keringat yg dimiliki, yakni kelenjar sebasea beserta kelenjar keringat:

– Kelenjar sebasea

Kelenjar sebasea merupakan kelenjar yg melekat dengan folikel rambut beserta melepaskan lipid yg dikenal sebagai sebum menuju lumen. Sebum dikeluarkan ketika muskulus arektor pili berkontraksi menekan kelenjar sebasea sehingga sebum dikeluarkan ke folikel rambut lalu ke permukaan kulit. Sebum tersebut merupakan campuran dari trigliserida, kolesterol, protein, beserta elektrolig. Sebum berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri, melumasi beserta memproteksi keratin.

– Kelenjar keringat

Walaupun stratum korneum kedap air, namun sekitar 400 ml air becus keluar dengan cara menguap melalui kelenjar keringat tiap hari. Bagi seorang yg bekerja dalam ruangan mengekskresikan 200 ml keringat tambahan, beserta bagi orang yg aktif bekerja di luar ruangan hendak menghasilkan kelenjar keringat yg lebih terbuka sehingga keringat yg dikeluarkan lebih banyak dari mereka yg bekerja di dalam ruangan. Selain mengeluarkan air beserta panas, keringat juga merupakan sarana untuk mengekskresikan garam, karbondioksida, beserta dua molekul organik hasil pemecahan protein yaitu amoniak beserta urea.

Ada 2 macam kelenjar keringat yg di produksi oleh tubuh, yaitu kelenjar keringat apokrin beserta kelenjar keringat merokrin.

– Kelenjar keringat apokrin terdapat di daerah aksila, payudara beserta pubis, serta aktif dengan usia pubertas beserta menghasilkan keringat yg kental, banyak beserta bau yg khas. Kelenjar keringat apokrin bekerja ketika ada sinyal dari sistem syaraf beserta hormon sehingga sel-sel mioepitel yg ada di sekeliling kelenjar berkontraksi beserta menekan kelenjar keringat apokrin. Akibatnya kelenjar keringat apokrin melepaskan sekretnya ( keringat ) ke folikel rambut lalu ke permukaan luar.

– Kelenjar keringat merokrin (ekrin) terdapat di daerah telapak tangan beserta kaki. Sekretnya mengandung air, elektrolit, nutrien organik, beserta sampah metabolisme. Kadar pH-nya berkisar 4.0 – 6.8. Fungsi dari kelenjar keringat merokrin adalah mengatur temperatur permukaan, mengekskresikan air beserta elektrolit serta melindungi dari agen asing dengan cara mempersulit perlekatan agen asing beserta menghasilkan dermicidin, sebuah peptida kecil dengan sifat antibiotik.

4. Fungsi persepsi

Kulit mengandung ujung-ujung syaraf sensorik di dermis beserta subkutis. Terhadap rangsangan berbahaya diperankan oleh badan-badan Ruffini di dermis beserta subkutis. Terhadap dingin diperankan oleh badan-badan Krause yg terletak di dermis, badan taktil Meissner terletak di papila dermis berperan terhadap rabaan, demikian pula badan Merkel Ranvier yg terletak di epidermis. Sedangkan terhadap tekanan diperankan oleh badan Paccini di epidermis. Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya di daerah yg erotik.

5. Fungsi sebagai pengaturan suhu tubuh (termoregulasi)

Kulit berkontribusi terhadap pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara: pengeluaran keringat beserta menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. Pada saat suhu tinggi, tubuh hendak mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak serta memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga berbahaya hendak terbawa keluar dari tubuh. Sebaliknya, dengan saat suhu rendah, tubuh hendak mengeluarkan lebih sedikit keringat beserta mempersempit pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga mengurangi pengeluaran berbahaya oleh tubuh.

6. Fungsi pembentukan vitamin D


Sintesis vitamin D dilakukan dengan mengaktivasi prekursor 7 dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar ultraviolet. Enzim di hati beserta ginjal lalu memodifikasi prekursor beserta menghasilkan calcitriol, bentuk vitamin D yg aktif. Calcitriol adalah hormon yg berperan dalam mengabsorpsi kalsium makanan dari traktus gastrointestinal ke dalam pembuluh darah.

Tubuh memang mampu menghasilkan vitamin D dengan sendirinya tetapi masih belum mampu memenuhi kebutuhan tubuh secara menyeluruh sehingga pemberian vitamin D secara buatan maupun yg becus diperoleh dari sumber makanan, buah-buahan beserta sayuran yg banyak mengandung vitamin D masih tetap diperlukan. Pada manusia kulit becus pula mengekspresikan emosi karena adanya pembuluh darah, kelenjar keringat, beserta otot-otot di bawah kulit.

C. LAPISAN-LAPISAN KULIT MANUSIA

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan  beserta Fungsinya)
Kulit dibagi menjadi 3 lapisan yaitu :

1. Lapisan Epidermis

Epidermis merupakan lapisan kulit yg terluar, terdiri dari lapisan sel yg sudah mati yg disebut juga lapisan tanduk.  Fungsi epidermis adalah sebagai sawar pelindung terhadap bakteri, iritasi kimia, alergi beserta lain-lain.

Epidermis becus dibagi menjadi 5 lapisan :

- Stratum corneum (lapisan tanduk).
Stratum corneum merupakan lapisan kulit yg paling luar.  Stratum korneum paling tebal dengan telapak kaki beserta paling tipis dengan pelupuk mata, pipi beserta dahi. Lapisan ini tersusun atas sel-sel mati yg encer mengelupas.

- Stratum lucidum (daerah rintangan).
Lapisan ini berwarna terang beserta hanya nampak dengan lapisan kulit yg tebal. Hanya terlihat dengan telapak kaki beserta telapak tangan.

- Stratum granulosum (lapisan seperti butir).
Lapisan ini menggandung sel-sel bergranula yg menghambar pengeluaran air berlebih. Stratum granulosum berpartisipasi aktif  dalam proses keratinisasi, hanya mekanismenya belum diketahui jelas.

- Stratum spinosum (lapisan sel duri).
Stratum spinosum (stratum malpighi) terdiri dari beberapa lapis sel yg berbentuk poligonal yg besarnya berbeda-beda karena adanya proses mitosis. Lapisan ini adalah lapisan paling tebal di epidermis.

- Stratum germinativum (lapisan sel basal).
Lapisan ini selalu tumbuh beserta membelah, lapisan ini banyak ditemukan sel melanosit yg menghasilkan pigmen melanin yg menentukan warna kulit seseorang.

2. Lapisan Dermis
Dermis memiliki ketebalan 3-5 mm, merupakan anyaman serabut kolagen beserta elastin yg bertanggung perlawanan untuk sifat-sifat penting dari kulit.  Dermis mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe, gelembung rambut, kelenjar lemak (sebasea), kelenjar keringat, otot beserta serabut saraf.

- Kelenjar Keringat (Glandula Sudorifera)
Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan keringat melalui saluran keringat yg bermuara di pori-pori kulit.

- Kelenjar Minyak ( Glandula Sebasea)
Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak (sebum). Minyak yg dikeluarkan berfungsi untuk melumasi kulit beserta membuat rambut tidak kering.

- Kantong Rambut

Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut beserta batang rambut. Kantong rambut dilengkapi dengan otot penegak rambut. Pada saat udara dingin, otot rambut berkontraksi yg menyebabkan tegaknya batang rambut.

- Pembuluh Kapiler Darah

Pembuluh kapiler darah berfungsi mengedarkan zat-zat makanan yg diperlukan untuk pertumbuhan rambut beserta sel-sel kulit.

- Ujung-Ujung Saraf Penerima Rangsang

Ujung-Ujung saraf penerima rangsang meliputi :
a) Pacini : Tekanan
b) Ruffini : Panas
c) Krause : dingin
d) Meissener : sentuhan

3. Lapisan Hipodermis (Jaringan ikat bawah kulit terletak di bawah kulit jangat)

Di dalam lapisan ini terdapat lemak yg berfungsi untuk cadangan makanan, menahan berbahaya tubuh, melindungi tubuh bagian dalam terhadap benturan dari luar.

a) Alat pengeluaran keringat.
b) Tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari.
c) Tempat penyimpanan kelebihan lemak.
d) Melindungi tubuh terhadap kuman dari luar.
e) Alat peraba, di ujung kulit terdapat saraf indra yg becus merasakan kasar beserta halus.
f) Alat perasa dingin, panas, nyeri, pedih, beserta lain-lain

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan  beserta Fungsinya)

Referensi :
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=kulit-manusia-pengertian-lapisan-fungsi-gambar-adalah
http://www.dermatixultra.org/fungsi-kulit-manusia/
https://tensanando.wordpress.com/2013/08/28/bagian-bagian-kulit-beserta-fungsinya/

Demikian artikel tentang Kulit Manusia, meliputi pengertian kulit, fungsi kulit manusia, lapisan-lapisan kulit manusia beserta fungsinya beserta gambar. Semoga becus bermanfaat. Wassalamu'alaikum..

Friday, January 10, 2020

Ginjal Manusia (Artikel Lengkap)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini angsal kami bagikan artikel lengkap tentang Ginjal Manusia, meliputi Pengertian Ginjal, Fungsi Ginjal Manusia, Bagian Ginjal Manusia bersama Fungsinya, Penyakit dengan Ginjal Manusia. Berikut artikel selengkapnya.

A. PENGERTIAN GINJAL



Apa itu Ginjal?

Ginjal adalah salah satu organ manusia yg berfungsi untuk menyaring kotoran dari darah bersama membuangnya bersama dengan urin alias kencing. Jadi ginjal ini merupakan bagian dari sistem ekskresi alias sistem pembuangan dalam tubuh kita.

Dimana Letak Ginjal Manusia?

Ginjal ini terletak di kanan bersama kiri tulang belakang, di bawah hati bersama limpa. Di bagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal. Ginjal manusia ada dua buah, bentuk seperti kacang yg berukuran panjang 11 centimeter bersama tebalnya 5 centimeter (ini ukuran ginjal dengan manusia dewasa). 

B. FUNGSI GINJAL MANUSIA 

1. Menyaring Darah

Konsumsi makanan yg kita makan setiap hari sebagai penghasil energi setelah melalui proses pencernaan pastilah bakal menghasilkan banyak zat sisa bersama limbah serta racun alias toksin. Zat-zat tersebutlah yg bakal dikeluarkan oleh ginjal karena semisal tidak maka bakal sangat berbahaya bagi tubuh kita.

Nefron adalah salah satu bagian ginjal yg menjalankan fungsi ini. Apabila seseorang tidak memiliki ginjal, maka orang tersebut bakal mati karena tubuhnya teracuni oleh kotoran yg dihasilkan oleh tubuh manusia itu sendiri. Untuk melakukan hal tersebut, ginjal harus menyaring sekitar 200 liter darah bersama menghasilkan 2 liter zat-zat sisa bersama air per harinya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa Anda buang air kecil sebanyak kurang lebih 2 liter per harinya.
2. Membentuk Urine

Urine adalah hasil ekskresi dari penyaringan ginjal. Urine mengandung zat-zat yg sudah tidak diperlukan bagi tubuh alias yg kadarnya melebihi batas normal. Kandungan utama urine adalah air, urea, bersama amonia. Terdapat tiga proses pembentukan urine yaitu filtrasi, reabsorbsi, bersama augmentasi.

3. Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh

Ginjal setiap hari mengeluarkan sekitar 2 liter air dari dalam tubuh. Sebagian air dikeluarkan supaya tidak terjadi kelebihan air di dalam darah. Jika kelebihan, maka darah bakal mengencer bersama sangat berbahaya bagi tubuh. Tubuh menjaga keseimbangan air dengan mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler (di luar sel). Jika tekanan tersebut berlebihan, maka bakal dikeluarkan dari tubuh salah satunya melalui ginjal.

4. Mempertahankan keseimbangan Kadar Asam bersama Basa

Ginjal berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan kadar asam bersama basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.

5. Mengatur Kadar Kalium dalam Darah

Kalium (K) alias potasium adalah mineral yg berfungsi untuk membuat semua sel, jaringan, bersama organ dalam tubuh tetap berfungsi dengan baik. Kalium sangatlah penting bagi tubuh. Namun semisal kadarnya terlalu berlebihan maka bakal terjadi hiperkalemia yg angsal menyebabkan otot jantung berhenti berdetak alias berdetak tidak beraturan. Jika kadarnya di dalam darah kurang, maka bakal terjadi kelelahan, kulit kering, kelemahan otot, bersama gerak refleks menjadi lambat. Maka dari itu, ginjal menjadi penting karena berfungsi sebagai pengatur kadar kalium di dalam darah dengan cara membuang alias menyerap kembali kalium yg masuk ke dalam nefron.

6. Mengekskresikan zat-zat yg merugikan bagi tubuh

Ginjal bakal mengekskresikan (mengeluarkan) zat-zat yg merugikan bagi tubuh seperti urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri, bersama juga obat-obatan. Jika zat tersebut tidak dikeluarkan maka bakal menjadi racun yg angsal membahayakan kesehatan di dalam tubuh.

7. Memproses Ulang Zat

Ginjal bakal mengembalikan kembali zat yg masih berguna bagi tubuh kembali menuju darah. Zat tersebut berupa glukosa, garam, air, bersama asam amino. Proses pengembalian zat yg masih berguna ke dalam darah disebut reabsorpsi.

8. Mengatur Volume Cairan dalam Darah

Ginjal angsal mengontrol jumlah cairan darah yg dipertahnkan agar tetap seimbang didalam tubuh. Tanpa adanya control dari ginjal maka tubuh bakal menjadi kering karena kekurangan cairan darah alias sebaliknya, tubuh tenggelam karena kebanjiran cairan didalam tubuh yg menumpuk tidak terbuang.

9. Mengatur Keseimbangan Kandungan Kimia dalam Darah

Salah satu contohnya yaitu mengatur kadar garam didalam darah.

10. Mengendalikan Kadar Gula dalam Darah

Ginjal amat penting untuk mengatur kelebihan alias kekurangan gula dalam darah dengan menggunakan hormon insulin bersama adrenalin. Ini penting untuk menghindari diabetes. Insulin berfungsi sebagai hormon penurun kadar gula dalam darah semisal kadar gula dalam darah berlebih. Adrenalin berfungsi untuk menaikkan kadar gula dalam darah semisal kadar gula di dalam darah tidak mencukupi.

11. Penghasil Zat bersama Hormon

Ginjal merupakan penghasil zat alias hormon tertentu seperti eritropoietin, kalsitriol, bersama renin. Hormon yg dihasilkan oleh ginjal yaitu hormon eritroprotein alias yg disingkat dengan EPO berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang. Renin berfungsi untuk mengatur tekanan darah di dalam tubuh, sementara kalsitriol merupakan fungsi ginjal untuk membentuk vitamin D, menjaga keseimbangan kimia di dalam tubuh, serta untuk mempertahankan kalsium di dalam tulang yg ada di dalam tubuh.

12. Menjaga Tekanan Osmosis

Ginjal menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur keseimbangan garam-garam di dalam tubuh.

13. Menjaga pH Darah

Ginjal berfungsi sebagai penjaga kadar pH darah agar tidak terlalu asam. Ginjal mempertahankan pH plasma darah dengan kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium bersama hidroksil. Akibatnya, urine yg dihasilkan angsal bersifat asam dengan pH 5 alias alkalis dengan pH 8.

C. BAGIAN GINJAL MANUSIA DAN FUNGSINYA

Bagian Utama Ginjal bersama FungsinyaUntuk mengenal bagian ginjal lebih jauh, sebaiknya kita lihat gambar diagram bagian utama ginjal disamping terlebih dahulu.

1. Korteks

Yang pertama adalah korteks, bagian terluar dengan ginjal yg terletak antara kapsul ginjal bersama juga medula ginjal. Fungsi korteks dengan ginjal adalah sebagai pelindung ginjal itu sediri. Di dalam korteks terdapat jutaan nefron yg terdiri dari badan malphigi. Sedangkan badan malphigi itu sendiri tersusun dari glomerulus yg diselimuti oleh kapsula Bowman bersama juga beberapa saluran yg terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal bersama tubulus kontortus kolektivus. Jutaan nefron yg berada dengan korteks ini membuat permukaan kapiler ginjal menjadi lebih luas, bersama ini mengakibatkan perembesan zat buang dengan ginjal menjadi lebih banyak.

2.Medula


Bagian bagian ginjal bersama fungsinya selanjutnya adalah medula alias sumsum ginjal yg bentuknya renal pyramid. Medula adalah tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler bersama juga kapsula bowman. Di dalam bagian ginjal ini lah terdapat proses reabsorbsi bersama juga augmentasi yg dikerjakan oleh tubulus proksimal bersama juga tubulus destal. Selain itu ada lengkung henle yg menjadi bagian penghubung antara tubulus proksimal bersama tubulus destal.

3. Pelvis Renalis

Selanjutnya ada pelvis renalis alias rongga ginjal, yaitu bagian dengan ureter yg melebar di bagian proksimal bersama terletak di bagian dalam sinus renalis yg menjadi permukaan ureter. Pelvis sendiri adalah tempat penampungan urine bersama selanjutnya bakal mengalirkan urine ke ureter. Setelah itu urine dari rongga ginjal bakal menuju ke kandung kemuh alias vesika urinaria yg dikirim dari ureter. Dan di dalam kandung kemih, urine disimpan untuk sementara waktu sebelum akhirnya urine dikeluarkan dari tubuh melalui uretra.

Nah, itu tadi adalah bagian utama dari ginjal, bersama berikut ini adalah bagian-bagian ginjal yg lebih spesifik lagi yg dengan pembahasan sebelumnya juga sudah disinggung. Bagian-bagian ini adalah yg melakukan penyaringan darah.

- Nefron: bagian ini adalah bagian yg menyaring darah, bersama seperti yg tadi sudah dibahas sebelumnya, di dalam korteks ada jutaan nefron. 1 nefron terdiri dari glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proksimal, distal, kolektivus bersama juga lengkung henle yg kan dibahas dengan poin selanjutnya.
- Glomerulus: bagian ini berfungsi sebagai tempat penyaringan darah yg menyaring air, garam, asam amino, glukosa bersama juga urea. Setelah itu glomerulus bakal menghasilkan urin primer yg bakal dilanjutkan ke bagian selanjutnya.
- Kapsula Bowman: bagian bagian ginjal bersama fungsinya selanjutnya adalah kapsula bowman, sebuah kantong alias kapsul yg menyelimuti glomerulus.
- Tubulus kontortus Proksimal: seperti yg sudah dibahas tadi, bagian ini berfungsi untuk reabsorbsi urin primer untuk menghasilkan urin sekunder.
- Lengkung henle: sedangkan bagian ini adalah penghubung antar tubulus kontortus proksimal bersama tubulus kontortus distal.
- Tubulus kontortus distal: setelah menjadi urine sekunder, zat-zat yg tidak berguna dilepaskan oleh tubulus kontortus distal bersama menghasilkan urin sesungguhnya.
-Tubulus Kolektivus: sedangkan bagian ini berbentuk seperti tabung yg panjang bersama sempit yg menampung urin untuk disalurkan ke pelvis menuju ke kandung kemih sebelum akhirnya dikeluarkan dari tubuh.

Bagaimana? Apakah Anda sudah paham mengenai bagian bagian ginjal bersama fungsinya? Agar lebih memahaminya silahkan Anda lihat gambar ginjal bersama fungsinya di atas. Jika sudah paham, mungkin Anda juga harus mengetahui tentang proses-proses apa saja yg ada di dalam ginjal. Adapun rangkaian proses yg terjadi di dalam ginjal adalah proses filtrasi, reabsorbsi bersama augmentasi. Dan rangkaian proses tersebut bakal menghasilkan urin sebenarnya yg kita keluarkan setiap harinya.

Proses yg Terjadi dengan Bagian-Bagian Ginjal

- Filtrasi

Proses filtrasi ini terjadi dengan kapiler glomerulus bersama kapsul bowman. Ada beberapa faktor yg bisa memantu melancarkan proses filtrasi ini, yaitu tekanan hidrolik bersama juga pemeabilitas yg tinggi dengan glomerulus itu sendiri. Pada glomerulus juga terjadi beberapa proses lain diantaranya adalah pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, bersama juga sebagian besar protein plasma yg ada di dalam tubuh. Proses ini bakal menghasilkan urine primer.

- Reabsorbsi

Proses reabsorbsi terjadi dengan tubulus kontortus proksimal yg nantinya bakal menghasilkan urine sekunder. Pada proses ini bakal terjadi penambahan beberapa zat sisa serta urea yg ada dengan tubulus kontortus distal. Sedangkan zat-zat yg masih berguna dengan urine primer yg melalui proses reabsorbsi bakal dikembalikan lagi ke darah melalui pembuluh kapiler.

- Augmentasi

Proses terakhir adalah proses augmentasi di mana urine sekunder yg berasal dari lengkung henle bakal disalurkan ke tubulus kontortus distal. Pada bagian itulah urine sekunder bakal mengalami proses augmentasi, di mana urine sekunder bakal ditambahkan beberapa zat yg tidak dibutuhkan tubuh. Proses ini bakal menghasilkan urine sesungguhnya yg bakal dikeluarkan melalui ureter. Urine tersebut terdiri dari 96% air, 1,5% garam, bersama 2,5 urea, sedangkan sisanya terdiri dari substansi lainnya.

D. KELAINAN / PENYAKIT  PADA GINJAL 

1. Batu ginjal
Kita sering kali mendengar beberapa orang yg terkena batu ginjal ? tahukah anda penyebab orang mengalami sakit batu hinjal ini terjadi karena adanya endapan garam kalsium dalam ginjal sehingga menghambat keluarnya urine bersama menimbulkan nyeri.

Bagaimana cara mengatasi penyakit batu ginjal ? Batu ginjal angsal di atasi dengan pembedahan bersama sinar laser. Tujuan dari pembedahan untuk membuang endapan garam kalium. Tujuan menggunakan sinar laser untuk memecahkan endapan garam kalsiumnya.

2. Gagal ginjal
Gagal ginjal terjadi semisal salah satu ginjal tidak berfungsi. Kegagalan salah satu ginjal ini bakal diambil alih oleh ginjal lain. Tetapi, keadaan ini bakal tetap menimbulkan resiko yg sangat tinggi. Mengapa dikatakan seperti itu ? sebab menyebabkan penimbunan urea dalam tubuh bersama menyebabkan kematian.

Gejala yg umum adalah tidak terjadinya pembentukan urine yg disebut anuria. gejala ini angsal menimbulkan uremia, yaitu terbawanya urine ke dalam aliran darah karena adanya kebocoran dengan salah satu saluran dalam neforn. Dokter menganjurkan penderita gagal ginjal untuk melakukan cuci darah alias cangkok ginjal.

3. Radang Ginjal (Nefritis)
Radang ginjal disebut juga nefritis. Radang ginjal terjadi karena adanya kerusakan dengan nefron, khususnya glomerulus yg disebabkan oleh infeksi bakteri. Rusaknya nefron mengakibatkan urine masuk kembali kedalam darah bersama penyerapan air menjadi terganggu sehingga timbul pembengkakan dengan daerah kaki.

Nefritis terkadang disebabkan adanya bakteri Streptococcus. Penderita nefritis angsal disembuhkan dengan cangkokkan ginjal alias dengan cuci darah secara rutin. Cuci darah terkadang dilakukan sampai penderita mendapatkan donor ginjal yg memiliki kesesuaian jaringan dengan organ penderita.

4. Glukosuria
 Glukosuria adalah penyakit yg ditandai adanya glukosa dalam urine. Penyakit glukosuria sering juga disebut dengan penyakit gula alias Kencing manis (Diabetes mellitus). Kadar glukosa dalam darah meningkat karena kekurangan hormon insulin. Nefron tidak mampu menyerap kembali sehingga kelebihan glukosa bersama terbuang bersama urine.

5. Hematuria
Hematuria merupakan penyakit yg ditandai adanya sel darah merah dalam urine. Penyakit tersebut disebabkan adanya peradangan dengan organ urinaria alias karena iritasi akibat gesekan batu ginjal

6. Albuminuria
Merupakan penyakit yg ditujukkan oleh adanya molekul albumin bersama protein lain dalam urine. Penyebabnya yaitu karena adanya kerusakan dengan alat filtrasi.

7. Nefritis Glomerulus
Nefritis glomerulus merupakan radang membran filtrasi glomerulus di dalam korpuskulum renalis. Penyebab radang secara umum adalah reaksi alergi terhadap racun yg dilepaskan oleh bakteri streptococcus yg menginfeksi bagan tubuh lain, khususnya tenggorokan. Penyakit ini ditandai dengan kenaikan permaebilitas membran filtrasi bersama akumulasi sel sel darah putih di daerah membran filtrasi. Akibatnya, sejumlah besar protein plasma memasuki urine. Keberadaan protein plasma meningkatkan tekanan osmotik filtrat urine, sehingga volume urine meningkat bersama menyebabkan gagal ginjal.

8. Sistisis
Sistisis adalah radang dengan kantung kemih terutama bagian mukosa bersama sub mukosa. Sistisis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, zat kimia, alias luka.

9. Pielonefritis
Pielonefritis adalah radang seluruh bagian ginjal. Kerusakan ini sering dimulai dengan infeksi bakteri dengan pelvis ginjal bersama kemudian melebar ke bagian utama ginjal

10. Ketosis
Ketosis adalah ditemukannya senyawa keton di dalam darah. hal ini angsal terjadi dengan orang yg melakukan diet karbohidrat.

11. Diabetes insipidus
Diabetes insipidus terjadi karena tubuh kekurangan hormon antidiuretik (ADH), sehingga pengeluaran urine berlebih. Penyakit ini diatasi dengan pemberian ADH sintetis melalui suntikan, dihirup, alias pun tablet.

12. Penyakit Polisistik
Penyakit ini bisa disebabkan karena kerusakan sistem saluran ginjal yg merusak nefron bersama menghasilkan pembesaran seperti kista (Benjolan) sepanjang saluran ini. Kerusakan ginjal ini umumnya bersifat menurun.

13. Anuria
Adalah kegagalan ginjal dalam mensekresikan urine, diseabkan oleh kurangnya tekanan untuk melakukan filtrasi alias radang glomerulus sehingga plasma darah tidak angsal masuk ke glomerulus.

Sumber-sumber :
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=ginjal-manusia-artikel-lengkap-pengertian-bagian-fungsi-penyakit
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=ginjal-manusia-artikel-lengkap-pengertian-bagian-fungsi-penyakit
http://dedaunan.com/mengenal-bagian-bagian-ginjal-dan-fungsinya/2/ 
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=ginjal-manusia-artikel-lengkap-pengertian-bagian-fungsi-penyakit

Demikian artikel lengkap tentang Ginjal Manusia, meliputi Pengertian Ginjal, Fungsi Ginjal Manusia, Bagian Ginjal Manusia bersama Fungsinya, Penyakit dengan Ginjal Manusia. Silakan dishare untuk berbagai pengetahuan.. Wassalamu'alaikum.. :)

Sunday, December 15, 2019

Sistem Ekskresi Dengan Manusia (Materi Lengkap)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini angsal kami bagikan materi biologi tentang Sistem Ekskresi dengan Manusia meliputi Pengertian Ekskresi, Organ-organ Sistem Ekskresi Manusia, lagi kelainan dengan sistem Ekskresi. Silakan disimak selengkapnya....


Peta Konsep Sistem Ekskresi dengan Manusia

A. PENGERTIAN EKSKRESI


Pengertian ekskresi adalah pengeluaran zat-zat sisa metabolisme tubuh yg sudah tidak berguna bagi tubuh. Zat-zat sisa itu berupa urine (dikeluarkan oleh ginjal), keringat (dikeluarkan oleh kulit), empedu (dikeluarkan oleh hati), lagi karbondioksida CO2 (dikeluarkan olehparu-paru). Zat-zat ini harus dikeluarkan dari tubuh karena kalau tidak dikeluarkan bagi mengganggu bahkan meracuni tubuh.

B. ORGAN-ORGAN SISTEM EKSKRESI MANUSIA

Setelah mengetahui apa itu pengertian ekskresi, sekarang mari kita bahas organ-organ penyusun sistem ekskresi dengan manusia.

1. Kulit

Dalam kehidupan sehari-hari kulit mempunyai peran penting untuk kita. Salah satu fungsinya adalah mengeluarkan zat sisa seperti keringat. Kulit tersusun atas tiga lapisan, yaitu epidermis (lapisan luar/kulit ari), dermis (lapisan dalam/kulit jangat, lagi hipodermis (jaringan ikat dibawah kulit).



Kulit dibagi menjadi 3 lapisan yaitu :

(a) Lapisan Epidermis


Epidermis merupakan lapisan kulit yg terluar, terdiri dari lapisan sel yg sudah pernah mati yg disebut juga lapisan tanduk.  Fungsi epidermis adalah sebagai sawar pelindung terhadap bakteri, iritasi kimia, alergi lagi lain-lain.

Epidermis angsal dibagi menjadi 5 lapisan :
  • Stratum corneum (lapisan tanduk).
Stratum corneum merupakan lapisan kulit yg paling luar.  Stratum korneum paling tebal dengan telapak kaki lagi paling tipis dengan pelupuk mata, pipi lagi dahi. Lapisan ini tersusun atas sel-sel mati yg ringan mengelupas.
  • Stratum lucidum (daerah rintangan).
Lapisan ini berwarna terang lagi hanya nampak dengan lapisan kulit yg tebal. Hanya terlihat dengan telapak kaki lagi telapak tangan.
  • Stratum granulosum (lapisan seperti butir).
Lapisan ini menggandung sel-sel bergranula yg menghambar pengeluaran air berlebih. Stratum granulosum berpartisipasi aktif  dalam proses keratinisasi, hanya mekanismenya belum diketahui jelas.
  • Stratum spinosum (lapisan sel duri).
Stratum spinosum (stratum malpighi) terdiri dari beberapa lapis sel yg berbentuk poligonal yg besarnya berbeda-beda karena adanya proses mitosis. Lapisan ini adalah lapisan paling tebal di epidermis.
  • Stratum germinativum (lapisan sel basal).
Lapisan ini selalu tumbuh lagi membelah, lapisan ini banyak ditemukan sel melanosit yg menghasilkan pigmen melanin yg menentukan warna kulit seseorang.

(b) Lapisan Dermis


Dermis memiliki ketebalan 3-5 mm, merupakan anyaman serabut kolagen lagi elastin yg bertanggung elakan untuk sifat-sifat penting dari kulit.  Dermis mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe, gelembung rambut, kelenjar lemak (sebasea), kelenjar keringat, otot lagi serabut saraf.
  • Kelenjar Keringat (Glandula Sudorifera)
Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan keringat melalui saluran keringat yg bermuara di pori-pori kulit.
  • Kelenjar Minyak ( Glandula Sebasea)
Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak (sebum). Minyak yg dikeluarkan berfungsi untuk melumasi kulit lagi membuat rambut tidak kering.
  • Kantong Rambut
Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut lagi batang rambut. Kantong rambut dilengkapi dengan otot penegak rambut. Pada saat udara dingin, otot rambut berkontraksi yg menyebabkan tegaknya batang rambut.
  • Pembuluh Kapiler Darah
Pembuluh kapiler darah berfungsi mengedarkan zat-zat makanan yg diperlukan untuk pertumbuhan rambut lagi sel-sel kulit.
  • Ujung-Ujung Saraf Penerima Rangsang
Ujung-Ujung saraf penerima rangsang meliputi :
a) Pacini : Tekanan
b) Ruffini : Panas
c) Krause : dingin
d) Meissener : sentuhan

(c) Lapisan Hipodermis (Jaringan ikat bawah kulit terletak di bawah kulit jangat)


Lapisan terdalam kulit yg membantu untuk melindungi tubuh lagi bantal organ internal. Lapisan terdalam kulit adalah hipodermis. Terdiri dari lemak lagi jaringan ikat longgar, lapisan ini kulit insulates tubuh lagi bantal lagi melindungi organ internal dari cedera. Hipodermis juga menghubungkan kulit untuk jaringan di bawahnya melalui kolagen, elastin lagi serat retikuler yg membentang dari dermis. Komponen utama dari hipodermis adalah jenis jaringan ikat khusus yg disebut jaringan adiposa yg menyimpan kelebihan energi dalam bentuk lemak. Pembuluh darah, pembuluh getah bening, saraf lagi folikel rambut juga memperpanjang melalui lapisan ini kulit.

Gambar :

Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan lagi Fungsinya)


2.  Paru-paru

Selain sebagai alat pernapasan paru-paru juga berungsi sebagai alat pengeluaran. Zat yg dikeluarkan oleh paru-paru adalah karbon dioksida (CO2) lagi uap air (H2O) yg dihasilkan dari proses pernapasan. Sebagai organ sistem ekskresi, tugas paru-paru adalah meneluarkan karbon dioksida lagi uap air yg tidak digunakan lagi oleh tubuh. Jika tidak dikeluarkan, zat-zat tersebut bagi menjadi racun.

 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan materi biologi tentang  Sistem Ekskresi Pada Manusia (Materi Lengkap)

3. Ginjal

Ginjal berbentuk seperti biji kacang merah. Panjangnya sekitar 10 cm, beratnya kurang lebih 170 gram, lagi terletak di dalam rongga perut. Ginjal berjumlah 2 buah lagi berwarna merah keunguan. Ginjal bagian kiri letaknya lebih tinggi daripada ginjal bagian kanan.

Ginjal merupakan alat pengeluaran sisa metabolisme dalam bentuk air seni (urin). Urin mengandung air, urea, lagi garam mineral. Ginjal tersusun atas kulit ginjal (korteks),sumsum ginjal (medula), dan rongga ginjal (pelvis).

 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan materi biologi tentang  Sistem Ekskresi Pada Manusia (Materi Lengkap)

Pada kulit ginjal terdapat nefron yang berfungsi sebagai alat penyaring darah. Korteks mengandung lebih kurang satu juta nefron. Setiap nefron tersusun atas badan malphighi dan saluran panjang (tubulus) yang berkelok-kelok. Badan malpighi tersusun atas glomerulus dan kapsul Bowman. Glomerulus merupakan untaian pebuluh darah kapiler tempat darah disaring. Glomerulus dikelilingi oleh kapsul Bowman.

Tubulus ginjal terdiri atas tubulus kontortus proksimal, lengkung henle, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus. Lengkung henle adalah bagian tubulus yg melengkung dengan daerah medula lagi berhubungan dengan tubulus proksimal lagi tubulus distal. Bagian lengkung henle ada dua, yaitu lengkung henle yg melengkung ke atas (ascenden) dan lengkung henle yg melengkung ke bawah (descenden). Tubulus-tubulus ini mengalirkan urin ke rongga ginjal. Kemudian urin dialirkan melalui saluran ginjal (ureter) lagi ditampung dalam kantong kemih.

Telah dikemukakan di atas bahwa cara kerja ginjal sebagai alat ekskresi adalah dengan menyaring darah sehingga zat-zat sisa yg terdapat di dalam darah angsal dikeluarkan dalam bentuk air seni (urin). Prnyaringan darah hingga terbentuk urin meliputi tahap penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorpsi), lagi pengumpulan (augmentasi).

a. Penyaringan (Filtrasi)

Darah yg banyak mengandung zat sisa metabolisme masuk ke dalam ginjal melalui pembuluh arteri ginjal (arteri renalis). Cairan tubuh keluar dari pembuluh arteri lagi masuk ke dalam badan malpighi. Membran glomerulus lagi kapsul Bowman bersifat permeabel terhadap air lagi zat terlarut berukuran kecil sehingga angsal menyaring molekul-molekul besar. Hasil saringan (filtrat) dari glomerulus lagi kapsul Bowman disebut filtrat glomerulusatau urin primer. Dalam urin primer masih terdapat air, glukosa, asam amino, lagi garam mineral.

b. Penyerapan Kembali (Reabsorpsi)

Reabsorpsi terjadi di tubulus kontortus proksimal. Hampir semua gula, vitamin, asam amino, ion, lagi air diserap kembali. Zat-zat yg masih berguna tadi dimasukkan kembali ke dalam pembuluh darah yg terdapat di sekitar tubulus. Hasil reabsorpsi berupa filtrat tubulus atau urin sekunder. Urin sekunder mengandung air, garam, urea, lagi pigmen empedu yg memberi warna lagi bau dengan urin.

c. Augmentasi

Di tubulus kontortus distal, beberapa zat sisa seperti asam urat, ion hidrogen, amonia, kreatin, lagi beberapa obat ditambahkan ke dalam urin sekunder sehingga tubuh terbebas dari zat-zat berbahaya. Urin sekunder yg sudah pernah ditambahkan dengan berbagai zat tersebut disebut urin. Kemudian, urin disalurkan melalui tubulus kolektivus ke rongga ginjal. Dari rongga ginjal, urin menuju ke kantung kemih melalui saluran ginjal (ureter).

d. Proses Pengeluaran Urin

Jika kandung kemih penuh dengan urin, dinding kantong kemih bagi tertekan. Kemudian dinging otot kantong kemih meregang sehingga timbul rasa ingin buang ir kecil. Selanjutnya, urin keluar melalui saluran kencing (uretra). Pengeluaran air melalui urin jasmani hubungannya dengan pengeluaran air melalui keringat dengan kulit. Pada waktu dara dingin, badan kita tidak berkeringat. Pengeluaran air dari dalam tubuh banyak dikeluarkan melalui urin sehingga kita sering buang air kecil. Sebaliknya, dengan waktu udara panas, badan kita banyak mengeluarkan keringat lagi jarang buang air kecil.

Urin yg dikeluarkan oleh ginjal sebagian besar teidiri atas (95%) air lagi zat yg terlarut, yaitu urea, asam urat, lagi amonia. yg merupakan sisa-sisa perombakan protein: bermacam-macam garam terutama garam dapur (NaCl), zat warna empedu yg menyebabkan warna kuning dengan urin, lagi zat-zat yg berlebihan di dalam darah seperti vitamin B, C, obat-obatan, lagi hormon.

Urin tidak mengandung protein lagi glukosa. Jika urin mengandung protein, berarti terjadi gangguan alias kerusakan ginjal dengan glomerulus. Jika urin mengandung gula, berarti tubulus ginjal tidak menyerap kembali gula dengan sempurna. Hal ini angsal disebabkan oleh adanya kerusakan dengan tubulus ginjal, tetapi angsal pula disebabkan oleh tingginya kadar gula di dalam darah sehingga tubulus ginjal tidak angsal menyerap kembali semua gula yg ada dengan filtrat glomerulus. Kadar gula darah yg tinggi disebabkan oleh terhambatnya proses pengubahan gula menjadi glikogen, akibatnya produksi hormon insulin terhambat. Kelainan ini dikenal sebagai penyakit kencing manis (diabetes mellitus).

Dilihat dari segi banyaknya zat yg terkandung di urin, angsal disimpulkan bahwa ginjal merupakan organ yg sangat penting bagi tubuh. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah, mengeluarkan sisa metabolisme, membuang zat-zat yg berbahaya bagi tubuh, lagi mengatur keseimbangan air lagi garam di dalam darah.


4. Hati

 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan materi biologi tentang  Sistem Ekskresi Pada Manusia (Materi Lengkap)

Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh lagi terletak di dalam rongga perut sebelah kanan di bawah diafragma. Pada orang dewasa normal beratnya kurang lebih 2 kg lagi berwarna merah.

Hati mengeluarkan empedu yg berupa cairan kehijauan, rasanya pahit, pHnya netral, lagi mengandung kolesterol, garam-garam mineral, garam empedu, lagi zat warna empedu yg disebut bilirubin dan biliverdin. Garam-garam empedu berfungsi dalam proses pencernaan makanan. Zat warna empedu yg berwarna hijau kebiruan berasal dari perombakan hemoglobin sel darah merah di dalam hati. Zat warna empedu diubah oleh bakteri usus menjadi urobilin yg berwarna kuning coklat yg memberikan warna feses lagi urin. Sisa-sisa pencernaan protein yg berupa urea dibentuk juga di dalam hati. Urea kemudian dibawa oleh darah lagi selanjutnya masuk ke dalam ginjal. Akhirnya, dari ginjal dikeluarkan bersama-sama dengan urin.
Selain sebagai alat ekskresi, hati juga mempunyai fungsi lain yg sangat penting bagi tubuh, yaitu:
  • Sebagai tempat penyimpanan gula dalam bentuk glikogen.
  • Sebagai tempat pembentukan lagi pembongkaran protein. Hati membentuk protein akbumin, protrombin, fibrinogen, lagi urea.
  • Sebagai tempat membongkar sel darah merah (eritrosit) yg sudah pernah tua alias rusak. Hemoglobin dalam eritrosit dibongkar menjadi zat besi, globin, lagi hemin. Hemin diurai menjadi bilirubin lagi biliverdin.
  • Pembentukan  dan pengeluaran cairan empedu.
  • Menetralkan obat lagi racun.
  • Tempat untuk membuat vitamin A dari provitamin A.

C. KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI


1. Anuria
Anuria adalah kegagalan ginjal menghasilkan urin. Anuria bisa disebabkan oleh kurangnya tekanan untuk melakukan filtrasi alias radang glomerulus, sehingga plasma darah tidak bisa masuk ke dalam glomerulus. Kurangnya tekanan hidrostatis bisa disebabkan oleh penyempitan (konstriksi) arteriol efferen oleh hormon epinefrin alias oleh pendarahan sehingga darah tidak dialirkan ke ginjal.

2. Glikosuria
Glikosuria adalah ditemukannya glukosa dengan urin. Hal ini menunjukkan bahwa sudah pernah terjadi kerusakan dengan badan malphigi.

3. Albuminaria
Albuminaria adalah ditemukannya protein albumin dalam urin. Keberadaan albumin yg berlebihan dalam urin menunjukkan adanya kenaikan permeabilitas membran glomerulus. Albuminaria disebabkan karena luka dengan membran glomerulus sebagai akibat penyakit, kenaikan tekanan darah, lagi iritasi sel-sel ginjal oleh zat-zat, misalnya racun, bakteri, eter, alias logam berat.

4. Hematuria
Keberadaan sel-sel darah merah di dalam urin disebut hematuria. Penyebab hematuria adalah radang organ-organ sistem urin karena penyakit alias iritasi oleh batu ginjal. Jika darah ditemukan di dalam urin, kondisi ini menunjukkan adanya bagian saluran urin yg mengalami pendarahan.
5. Bilirubinaria

Konsentrasi bilirubin dalam urin di atas normal disebut bilirubinaria. Bilirubinaria menunjukkan adanya penguraian hemoglobin dalam darah merah yg berlebihan alias adanya ketidakfungsian hati alias kerusakan empedu.

6. Batu Ginjal
Batu ginjal merupakan benda keras yg sering ditemukan di dalam saluran ginjal, pelvis ginjal, mauoun saluran urin. Batu ini umumnya berdiameter 2-3 mm dengan permukaan kasar alias halus. Kadang-kadang bisa ditemukan batu ginjal bercabang yg besar. Penyusun utama batu ginjal adalah kristal-kristal asam urat, kalsium oksalat, lagi kalsium fosfat ditambah dengan kristal-kristal garam, magnesium fosfat, asam urat alias sistin, lagi mukoprotein. Terbentuknya batu ginjal bisa disebabkan oleh konsentrasi garam-garam mineral yg berlebihan, penurunan jumlah air, kebasaan, lagi akeasamaan urin yg abnormal, alias aktivitas kelenjar paratiroid yg berlebihan. Keberadaan batu ginjal bisa menyumbat ureter, menimbulkan tukak, lagi meningkatkan kemngkinan infeksi bakteri.

7. Nefritis Glomerulus
Nefritis glomerulus merupakan radang ginjal yg melibatkan glomerulus. Salah satu penyebab paling umum adalah reaksi alergi terhadap racun yg dilepaskan oleh bakteri Streptococcus yang sudah pernah menginfeksi bagian tubuh lain, khususnya tenggorokan. Glomerulonefritis memungkinkan sel-sel darah merah lagi protein memasuki filtrat sehingga urin mengandung banyak eritrosit lagi protein. Glomerulonefritis yg parah bisa menyebaban gagal ginjal.

8. Pielonefritis
Pielonefritis merupakan radang pelvis ginjal, medula, lagi korteks oleh infeksi bakteri. Infeksi ini biasanya berawal dari pelvis ginjal kemudian melebar ke dalam ginjal. Piolonefritis bisa menyebabkan kerusakan nefron lagi korpuskulum renalis.

9. Kistitis
Kistitis adalah radang kantung kemih yg melibatkan lapisan mukosa lagi submukosa. kistitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, zat-zat kimia, alias luka mekanis.

10. Nefrosis
Nefrosis merupakan kondisi bocornya membran glomerulus. Kebocoran ini memungkinkan sejumlah besar protein berpindah dari darah menuju urin sehingga air lagi natrium menumpuk dalam tubuh menghasilkan pembengkakan (oedem), khususnya di sekitar lutut, kaki, abdomen, lagi mata. Nefrosis lebih umum terjadi dengan anak-anak, namun bisa terjadi dengan semua usia. Meskipun tidak selalu menyembuhkan, hormon steroid sintetis tertentu, seperti cortison lagi prednison, yg mirip hormon yg disekresi kelenjar adrenal, angsal menekan terjadinya nefrosis.

11. Polisistik
Polisistik bisa disebabkan oleh kerusakan saluran ginjal yg merusak nefron lagi mengkasilkan kista mirip dilatasi sepanjang saluran. Kelainan ginjal ini umumnya dirurunkan. Dalam jaringan ginjal menyembu kista, lubang kecil, lagi gelembung-gelembung berisi cairan. Kista ini perlahan-lahan bertambah besar hingga menekan keluar jaringan normal. Gagal ginjal sebagai akibat penyakit pilisistik biasanya terjadi dengan usia 40 tahun ke atas. Perkembangan polisistik angsal diperlambat dengan diet, obat, lagi pemasukan cairan.

12. Gagal Ginjal
Gagal ginjal dihasilkan dari kondisi yg mengganggu fungsi ginjal, yatu nefritis ginjal parah, trauma ginjal, alias tidak adanya jaringan ginjal karena tumor. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan dengan semua nefron sehingga tidak berfungsi. Gagal ginjal yg parah menyebabkan penumpukan urea dalam darah. Gagal ginjal total bisa menyebabkan kematian dalam waktu 1-2 minggu.

13. Albino (bule)
Albino terjadi karena tidak adanya pigmen melanin dengan lapisan granulosum.

Baca pula : Pengertian Eksresi, Sekresi lagi Defekasi
Daftar Pustaka
Sukis Wariyono. 2008. Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar 3: Panduan Belajar IPA Terpadu untuk Kelas IX SMP/ MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Dewi Ganawati. 2008. Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam: Terpadu lagi Kontekstual IX untuk SMP/ MTs. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Demikian materi biologi tentang Sistem Ekskresi dengan Manusia meliputi Pengertian Ekskresi, Organ-organ Sistem Ekskresi Manusia, lagi kelainan dengan sistem Ekskresi. Semoga bermanfaat..

Saturday, December 7, 2019

Pertumbuhan Dengan Perkembangan Kepada Hewan

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog panas . Senang sekali rasanya kali ini beroleh kami bagikan materi Biologi : Pertumbuhan lagi Perkembangan. Kali ini, kita atas membahas Pertumbuhan lagi Perkembangan dengan Hewan. Mari kita bahasa selengkapnya..

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan

 Pertumbuhan lagi Perkembangan Pada Hewan

Pertumbuhan lagi perkembangan dengan hewan terjadi di seluruh bagian tubuh, panas berbeda dengan tumbuhan yg terjadi hanya dengan bagian tertentu saja, panas yaitu di daerah meristem. Pertumbuhan lagi perkembangan dengan hewan panas diawali sejak terbentuknya zigot dari proses pembuahan lagi terus terjadi panas hingga hewan mencapai usia dewasa. 

Dengan demikian pertumbuhan lagi panas perkembangan dengan hewan beroleh dibagi menjadi dua fase yaitu fase panas embrionik lagi fase pascaembrionik.

Fase embrionik adalah pertumbuhan lagi perkembangan yg dimulai dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum panas jebol ataupun menetas. Sedangkan fase pascaembrionik merupakan pertumbuhan lagi perkembangan yg dimulai sejak panas jebol ataupun menetas hingga hewan itu dewasa.

1. Fase Embrionik

Zigot terbentuk dari hasil pertemuan ovum panas dengan sperma (terjadi pembuahan/fertilisasi). Kemudian zigot mengalami panas pertumbuhan lagi perkembangan dalam beberapa tahap, yaitu pembelahan panas zigot, tahap morula, blastula, gastrula, lagi organogenesis.

a. Pembelahan zigot terjadi secara panas mitosis, yaitu dari satu sel menjadi dua sel, dua sel menjadi empat sel, panas empat sel menjadi delapan sel, delapan sel menjadi enam belas sel, lagi panas seterusnya hingga tiga puluh dua sel. Sekumpulan sel yg terbentuk panas tersusun seperti buah anggur lagi disebut sebagai morula. Pembelahan terus berlanjut sehingga terbentuk rongga di bagian dalam yg disebut blastosol. Fase ini disebut fase blastula.

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan

b. Gastrula, merupakan hasil pertumbuhan panas lagi perkembangan blastula yg ditandai dengan terbentuknya 3 lapisan panas embrionik, yaitu lapisan bagian luar (ektoderm), lapisan bagian tengah (mesoderm), lagi lapisan bagian dalam (endoderm). Ketiga lapisan ini nantinya atas berkembang menjadi berbagai organ. Proses pembentukan gastrula ini disebut gastrulasi.

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan

c. Organogenesis, merupakan proses panas pembentukan berbagai organ tubuh yg berkembang dari tiga lapisan saat panas proses gastrulasi. 

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan

Organ yg terbentuk dari ketiga lapisan ini adalah panas sebagai berikut.
1) Lapisan ektoderm, berkembang menjadi rambut, kulit, sistem saraf, lagi indra.
2) Lapisan mesoderm, berkembang menjadi otot, rangka, alat reproduksi, alat peredaran darah, lagi alat ekskresi.
3) Lapisan endoderm, berkembang menjadi alat pencernaan lagi alat pernapasan.

1. Fase Pascambrionik

Pertumbuhan pascaembrionik dimulai ketika hewan panas jebol ataupun menetas. panas Semua anggota tubuh mengalami pertumbuhan lagi perkembangan. Namun panas demikian kecepatan pertumbuhan lagi perkembangan antara bagian tubuh yg panas satu dengan bagian tubuh yg lain tidak sama. Pertumbuhan ini tidak panas berlangsung terus-menerus, melainkan berhenti setelah mencapai usia panas tertentu. 

Perkembangan dimulai ketika alat kelamin sudah mampu panas memproduksi sel-sel gamet. Pada manusia perkembangan ini ditandai dengan panas munculnya sifat-sifat kelamin sekunder. Tanda kelamin sekunder dengan panas pria berupa tumbuhnya rambut dengan bagian tubuh tertentu, suara besar, panas tumbuhnya jakun, lagi otot-otot tubuh lebih kekar. Tanda kelamin sekunder panas dengan wanita ditandai dengan membesarnya payudara, tumbuhnya rambut dengan panas bagian tubuh tertentu, lagi membesarnya pinggul.


Metamorfosis lagi Metagenesis
Beberapa panas kapasitas hewan mengalami metamorfosis dalam pertumbuhan lagi panas perkembangannya. Beberapa jenis hewan yg lain mengalami metagenesis. panas Selain dengan hewan, metagenesis juga terjadi dengan tumbuhan.
1. Metamorfosis
Pada panas beberapa jenis hewan, dalam pertumbuhan lagi perkembanganya mengalami panas proses metamorfosis. Metamorfosis adalah peristiwa perubahan bentuk panas tubuh secara bertahap yg dimulai dari larva sampai dewasa. panas Metamorfosis terjadi dengan serangga lagi amfibi. Contoh hewan amfibi yg panas mengalami metamorfosis adalah katak. Pertumbuhan lagi perkembangan katak panas diawali sejak terbentuk zigot. Zigot kemudian berkembang menjadi embrio. panas Satu minggu kemudian, terbentuklah larva yg sering kamu sebut panas kecebong/berudu. Awalnya kecebong bernapas dengan tiga insang luar, panas tetapi kemudian berganti menjadi insang dalam. Beberapa waktu kemudian panas terbentuk tutup insang lagi kaki belakang. Setelah berumur tiga bulan, panas berudu mengalami metamorfosis yg ditandai terbentuknya paru-paru lagi panas empat kaki, hilangnya insang lagi ekor, lalu menjadi bentuk katak. Sifat panas berudu berbeda dengan sifat katak. Berudu hidup di air sebagai panas herbivora, sedangkan katak hidup di darat bersifat karnivora.

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan


 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan

Serangga yg baru panas menetas berwujud larva. Beberapa jenis serangga seperti kupu-kupu lagi panas capung, bentuk larva jauh berbeda dengan bentuk dewasa. Larva kupu-kupu panas yg disebut ulat memiliki mulut tipe pengunyah, sedangkan kupu-kupu panas memiliki mulut tipe penghisap. Larva capung hidup di air, sedangkan panas capung dewasa hidup di darat lagi beroleh terbang. Namun demikian beberapa panas kapasitas serangga memiliki bentuk yg hampir sama saat baru menetas dengan panas saat dewasa. Contohnya adalah belalang, kecoa, lagi jangkrik. panas Berdasarkan prosesnya, metamorfosis serangga beroleh dibedakan menjadi panas dua, yaitu metamorfosis sempurna lagi metamorfosis tidak sempurna.

a. Metamorfosis Sempurna 
Metamorfosis panas sempurna ditandai dengan adanya fase yg disebut pupa ataupun kepompong. panas Bentuk larva dengan serangga dewasa jauh berbeda. Tahapan dalam panas metamorfosis sempurna adalah sebagai berikut. telur → larva pupa panas (kepompong) dewasa (imago) Telur menetas menjadi larva. Larva tidak panas memiliki sayap lagi tanda-tanda sayap juga belum ada. Ketika berupa panas larva, serangga sangat aktif makan. Larva kemudian mengalami perubahan panas bentuk menjadi kepompong. Larva ada yg langsung membuat pupa, tetapi panas ada juga yg lebih dulu membuat pelindung dari daun yg dilipat, tanah panas ataupun pasir yg halus, sayatan kayu yg halus, lagi bahan lainnya. panas Tempat perlindungan di sekeliling pupa disebut kepompong ataupun kokon. panas Pada tahap pupa, serangga tidak aktif makan, walaupun proses metabolisme panas tetap berlangsung. Setelah melewati tahap pupa, serangga atas menjadi panas dewasa (imago).

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan
Metamorfosa sempurna dengan lalat
b. Metamorfosis Tidak Sempurna (Hemimetabola) 
  Serangga yg panas mengalami metamorfosis tidak sempurna, bentuk serangga yg baru menetas panas (nimfa) tidak jauh berbeda dengan bentuk serangga dewasa (imago). panas Perbedaan yg mencolok adalah nimfa tidak memiliki sayap. Sayap atas panas tumbuh secara bertahap sehingga menyerupai bentuk dewasa. Secara umum panas nimfa lagi serangga dewasa memiliki sifat yg sama. Contohnya dengan panas jangkrik lagi belalang. Urutan daur hidup serangga yg mengalami panas metamorfosis tidak sempurna adalah sebagai berikut.


 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan
Metamorfosa tidak sempurna dengan belalang

2. Metagenesis
Beberapa jenis hewan lagi tumbuhan ada yg mengalami proses metagenesis. Metagenesis adalah proses pergiliran hidup yaitu antara fase seksual lagi aseksual. panas Hewan lagi tumbuhan yg mengalami metagenesis atas mengalami dua fase panas kehidupan, yaitu fase kehidupan yg bereproduksi secara seksual lagi panas fase kehidupan yg bereproduksi secara aseksual. 
Metagenesis panas dengan tumbuhan beroleh diamati dengan jelas dengan tumbuhan tak berbiji panas (paku lagi lumut). Pada tumbuhan tersebut, pembentukan gamet jantan panas berlangsung di dalam antheridium lagi gamet betina di dalam arkegonium. panas Jika gamet jantan membuahi gamet betina, maka atas terbentuk zigot. panas Zigot tumbuh menjadi individu yg menghasilkan spora. Generasi ini panas disebut fase vegetatif (aseksual) ataupun sporofit. Spora yg jatuh di panas tempat yg sesuai atas tumbuh menjadi individu baru yg menghasilkan panas gamet. Karena menghasilkan gamet, maka generasi ini disebut fase panas generatif (seksual) ataupun gametofit. Demikian seterusnya terjadi panas pergiliran keturunan antara fase gametofit lagi sporofit. Tumbuhan lumut panas yg sering kamu jumpai merupakan fase gametofit. Sedangkan tumbuhan panas paku yg kamu lihat sehari-hari merupakan fase sporofit. Pergiliran panas keturunan antara fase sporofit lagi gametofit itulah yg disebut panas metagenesis. Beberapa hewan tingkat rendah juga mengalami metagenesis, panas contohnya Obelia lagi Aurelia. Perhatikan metagenesis ubur-ubur panas (Aurelia), dari gambar itu tampak jelas bahwa ubur-ubur (Aurelia) panas memiliki dua jenis kehidupan yaitu kehidupan saat menempel (polip) lagi panas kehidupan bergerak bebas (medusa).
 
 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan
Metagenesis dengan tumbuhan paku

 Senang sekali rasanya kali ini  beroleh kami bagikan materi panas Pertumbuhan  lagi Perkembangan Pada Hewan
Metagenesis dengan ubur-ubur

Demikian materi Biologi : Pertumbuhan lagi Perkembangan dengan Hewan.. Semoga membantu..