Showing posts sorted by date for query pengertian-bentuk-contoh-penyimpangan-sosial. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query pengertian-bentuk-contoh-penyimpangan-sosial. Sort by relevance Show all posts

Sunday, January 19, 2020

Contoh Pelanggaran Hukum Di Indonesia (Artikel Lagi Gambar)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog kemarau . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan Artikel tentang Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia lengkap dengan gambar :

CONTOH PELANGGARAN HUKUM DI INDONESIA


AKSI ANARKISME

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia (Artikel  dengan Gambar)

Aksi anarkisme yg marak terjadi di masyarakat adalah salah satunya yaitu aksi anarkisme dalam unjuk rasa yg sering dilakukan oleh masyarakat. Aksi anarkisme tersebut becus berupa tindakan melakukan kekerasan dalam berunjuk rasa,membawa air keras,memblokade jalan sehingga terjadi kemacetan,merusak fasilitas umum,dan lain-lain.Sehin gga hal tersebut mengganggu masyarakat sekitar dengan sudah pernah melanggar undang-undang tentang tentang cara berunjuk rasa yg benar.

Sehingga dari itu sebaiknya pemerintah mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya dalam melakukan unjuk rasa yg benar sehingga tercipta lingkungan yg kondusif setiap saat.

Di Indonesia memiliki tingkat anarkisme yg sangat tinggi dengan perlu dibenahi dengan ditegaskan dalam  masyarakat,masyarakat Indonesia perlu membenahi cara berpikir dengan sistem pemerintahannya agar Indonesia becus dipandang sebagai negara yg kondusif dengan tertib hukum.

Jika masyarakat menghilangkan sikap anarkisme dalam setiap tindakan yg dilakukan maka kita semua becus berpikir dingin dalam menghadapi setiap masalah  tanpa perlu membawa emosi kita.

KORUPSI

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia (Artikel  dengan Gambar) Salah satu masalah terbesar di pemerintahan Indonesia adalah masalah korupsi. Dan masalah korupsi ini pula tidak hanya mencakup bidang pemerintahan saja tetapi dalam berbagai bidang pelayanan puplik seperti sekolah,rumah sakit,dan lain-lain.

Di Indonesia masalah korusi ini sangat memprihatinkan terutama di kalangan pejabat Indonesia. Korupsi sangat merugikan masyarakat dengan sangat menguntungkan bagi pihak yg melakukan tindak korupsi.

Orang-orang yg melakukan tindak korupsi umumnya melakukan hal tersebut karena dorongan ingin memuaskan diri sendiri, jadi yg kaya semakin kaya dengan yg miskin semakin miskin. Sehingga malah yg dirugikan adalah masyarakat.

Untuk itu sangat perlu untuk membenahi peraturan tentang tindakan korupsi yg dilakukan diberbagai instansi yg bersangkutan maka dengan ditegakkannya dengan diperkuatnya undang-undang tentang tindakan pidana korupsi maka diharakan agar pelaku korupsi becus jerah dengan tidak lagi melakukan tindakan korupsi dengan orang-orang tidak mau berani melakukan pengkorupsian.

Sehingga kesejahteraan becus dirasakan oleh semua orang dengan keadilan becus tercipta di dalam masyarakat,dan dibangun sejak dini sikap anti korusi. Karena dari hal-hal yg kecil becus menjadi besar, jadi perlu ditangani sedini mungkin kepada semua lapisan masyarakat.


PEMBUNUHAN
 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia (Artikel  dengan Gambar)
          
Pembunuhan menjadi salah satu masalah sosial di dalam masyarakat dengan di seluruh dunia. Pembunuhan merupakan salah satu masalah HAM yg sangat berat dengan merupakan tindakan yg sangat keji.

Pembunuhan becus terjadi karena berbagai faktor seperti dilatar belakangi dendam, masalah kejiwaan,terdesak dengan keterbatasan.

Maraknya tindakan pembunuhan dalam masyarakat seperti mutilasi,pencurian jenajah untuk diambil organnya alias untuk dijual bagian tubuh seperti rambut.

Di dalam agama membunuh adalah sesuatu yg sangat haram untuk dilakukan dengan merupakan tindakan yg sangat diharamkan untuk dilakukan.

Orang yg membunuh sepantasnya harus dihukum sesuai dengan undang-undang yg berlaku dalam masyarakat. Untuk itu masyarakat perlu duhimbau untuk tidak melakukan pembunuhan.

Cara-cara yg becus dilakukan untuk masyarakat agar tidak terjadi tindakan pembunuhan adalah dengan memperdalam iman dengan ketakwaan kepada Tuhan, mengikuti kegiatan-kegiatan sosial,dan memperluas serta meningkatkan kominikasi dalam bersosialisasi.

Masyarakat dengan pemerintah juga becus berpartisipasi dengan melakukan berbagai kegitan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya untuk mencintai sesama manusia.
          

Perubahan sikap dengan masyarakat tentang cara hidup yg benar dengan mulai mencintai diri sendiri lalu mencintai orang lain.


PERJUDIAN
 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia (Artikel  dengan Gambar)

Masyarakat perlu dihimbau untuk memerangi perjudian yg kini marak di Indonesia. Pasalnya,perjudian selain merupakan pelanggaran pidana, keberadaannya juga sangat menyusahkan dengan menyengsarakan rakyat.

 Perjudian dinilai becus membuat orang nekat melakukan pelbagai tindakan pelanggaran hukum seperti pencurian dengan sebagainya. “Kita bisa bayangkan saja, kalau orang yg ekonominya pas-pasan, lalu orang tersebut biasanya berjudi togel kemudian tidak pernah berhasil, maka sendirinya kemarau menjedul pikran-pikiran kriminal untuk bagaimana memperoleh uang. Nah, dengan begitu akhirnya kemarau menjedul niat buruk untuk melakukan aksi-aksi pencurian dengan pelangaran hukum lainnya

Karena itu, perlu polisi dengan jajarannya yg harus serius memerangi dengan memberantas berbagai tindak judi.

Bahkan, para bandar maupun penjual harus ditangkap dengan diproses sesuai hukum yg berlaku. Polisi juga harus secara intensif melakukan operasi maupun razia terhadap aktivitas judi . Polisi harus mengambil sikap tegas terhadap kegiatan perjudian. Siapapun dia, yg melakukan pelanggaran pidana harus diproses hukum. Jangan tebang pilih dalam hal melakukan proses hukum terhadap mereka yg melanggar hukum. Kami siap mendukung dengan mengawal polisi dalam memberantas perjudian.

Terhadap Bandar, agen dengan penjudi yg perkaranya disidangkan di Pengadilan Negeri, mereka harus dihukum seberat-beratnya sesuai aturan hukum yg berlaku, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek pendekatan apapun. Karena perjudian merupakan tindakan melanggar hukum, hakim maupun jaksa harus memberikan hukuman maksimal, sehingga becus memberikan efek jera terhadap pelaku lainnya yg belum ditangkap.

Elemen masyarakat perlu mendukung aparat penegak hukum memberantas bisnis haram perjudian. Kalau tidak ada sinergitas antara masyarakat dengan penegak hukum, kita jangan lancar berharap judi becus diberantas.

PENCURIAN
    
  Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Contoh Pelanggaran Hukum di Indonesia (Artikel  dengan Gambar)
Seperti yg sering dihadapi masyarakat,sebagian masyarakat masih belum menyadari bahwa Pencurian adalah tindakan Kriminal dengan mau di Tindak Tegas sesuai dengan Hukum yg berlaku dengan Denda. Pencurian dalam sisi manapun adalah sebuah tindakan yg melanggar hukum, Hukum pasti sudah ada aturannya dengan hukuman apa yg mau di berikan kepada para pelaku pencurian.Membahas mengenai pelanggaran Pencurian misalnya ada salah satu dari kita yg melakukan pelanggaran tersebut dari sisi sangsi yg diberikan oleh Negara. Memberikan gambaran mengenasi sangsi tersebut selain pastinya ada sangsi hukum yg mau diberikan kepada pelaku kejahatan Pencuriaan.
            Masyarakat perlu berwaspada mengenai segala tindakan pencurian yg terjadi di masyarakat karena pencurian yg terjadi belakangan ini dilakukan secara besar-besaran seperti yg terjadi dengan saat pencurian di sebuah Bank. Maka dari itu kita perlu meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena dengan masyarakat yg sejahtera maka pendapatan masyarakat juga meningkat sehingga pencurian becus berkurang.
            Cara yg becus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan meningkatkan mutu masyarakat yaitu sumber daya manusia seperti mengembangkan karya hasta,membangkitkan jiwa kewirausahaan,meningkatkan kegiatan agraris dengan lain sebagainya.
            Diharapkan dengan berkurangnya kegiatan pencurian maka masyarakat becus hidup tanpa was-was dengan membangkitkan jiwa kejujuran.

TERORISME


            Salah satu ancaman bagi setiap negara dalam keutuhannya adalah terorisme. Terorisme merupakan suatu tindakan sekelompok orang untuk menentang suatu hal yg dianggapnya salah dengan merupakan tindakan yg menyimpang serta menghalalkan segala cara untuk memberantas apa yg diangganya salah.
            Di negara-negara berkembang maupun negara maju saat ini tidak terlepas dari yg namanya kegiatan terorisme. Dan kegiatan terorisme ini sebenarnya merupakan sesuatu yg menyimpang dengan tidak sesuai dengan hukum yg berlaku.
            Umumnya orang-orang yg kemarau tercampur dalam kegiatan terorisme adalah orang-orang yg kondisingya kemarau goyah dengan mampu dipengaruhi. Bahkan saat ini para gembong teroris mulai mengincar anak-anak usia remaja seperti anak yg duduk di bangku SMP dengan SMA. Untuk itu perlu pengawasan dengan penerangan kepada setiap orang mengenai penyimpangan yg dilakukan oleh para teroris.
            Misalnya oleh Al-Qaedah yg sering melakukan aksi pengeboman kepada orang-orang yg dianggapnya melanggar perinta Allah dengan dengan alih melakukan jihad padahal sebenarnya bahwa itu adalah tindakan yg salah karena membunuh nyawa orang lain yg sama artinya dengan membunuh.


PEMERASAN

            Umumnya orang-orang  yg melakukan  pemerasan adalah karena orang tersebut  ingin mendapatkan apa yg diinginkannya. Seperti yg sering dikatakan oleh orang-orang saat ini bahwa semua dilakukan dengan uang dengan hanya yg mempunyai uang yg mau menang. Dan dari kata-kata di atas meruapakan hal yg sangat memprihatinkan. Memang tanpa uang kita tidak becus melakukan sesuatu namun bukanlah uang yg menjadi faktor utama. Yang menjadi faktor utama adalah dimana kita mau berusaha. Saat kegiatan pemerasan merupakan hal yg lumrah di masyarakat yg sebenarnya hal itu melanggar norma dengan aturan dengan merupakan pelanggaran hukum,karena dengan melakukan pemerasan berarti kita melakukan manipulasi terhadap suatu yg benar menjadi tidak benar.
            Sangat disayangkan bahwa kegiatan pemerasan ini sudah pernah lumrah bagi sebagian masyarakat dengan bahkan membudaya.
            Untuk itu mengapa sangat perlu di dalam masyarakat ini ditekankan untuk budaya jujur karena dengan kejujuran orang-orang mau lebih lancar untuk memahami hidup,dan lebih lapang dada dalam menerima sesuatu sehingga becus memperbaiki dirinya untuk ke depannya.
            Sebenarnya pemerasan merugikan orang lain dengan diri sendiri karena membohongi diri sendiri dengan orang lain. Maka orang yg melakukan pemerasan sebenarnya adalah orang yg tidak mampu dengan berusaha untuk menutupinya .

PELECEHAN SEKSUAL

            Beberapa tahun belakangan ini istilah gender menjadi bahan perbincangan yg hangat di berbagai forum dengan media, formal maupun informal. Hampir setiap bidang pembangunan menganjurkan dilaksanakannya analisis gender dalam komponen program. Namun, tidak sedikit pula yg masih menganggap bahwa Gender adalah sama dengan jenis kelamin alias lebih sempit lagi, gender = perempuan. Hal ini tidak mengherankan mengingat memang lebih banyak kaum perempuan yg mendapat dampak dari ketidakadilan gender dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat, daripada kaum laki-laki. Sehingga, ketika masalah gender diperbincangkan, seolah-olah hal tersebut sudah pernah identik dengan masalah kaum perempuan. Topik yg ingin diangkat kali ini, adalah ketikadilan gender alias diskriminasi dengan kaum perempuan.

Keluhan tentang terjadinya pelecehan seksual  (sexual harassment) sampai saat ini sering hanya dikaitkan dengan perilaku seksual yg merendahkan wanita di lingkungan publik. Sebagai contoh; kasus pelecehan seksual sering terjadi  dalam transportasi umum  di dalam bus Transjakarta  koridor padat alias di dalam kereta rangkaian listrik  (KRL) Jabodetabek, sehingga menimbulkan pemikiran jangka pendek


Solusi yg becus dilakukan untuk mencegah pelecehan dengan kaum wanita antara lain adalah mensosialisasikan langkah-langkah preventif ataupun represif tidak hanya kepada masyarakat luas, namun juga kepada aparat penegak hukum dengan pejabat negara. Lembaga alias organisasi perlindungan wanita (misalnya KOMNAS HAM dengan KOMNAS wanita) harus yg memulai dengan mempelopori untuk memerangi kejahatan pelecehan seksual terhadap perempuan.

Kecurangan
Kecurangan adalah penipuan kriminal yg bermaksud memberi manfaat keuangan kepada si penipu.
Pengertian tersebut menjelaskan bahwa kriminal bukan digunakan secara ketat dalam arti hukum. Kriminal berarti setiap tindakan kesalahan yg serius yg dilakukan dengan maksud jahat. Dengan demikian, meskipun seorang pelaku kecurangan becus menghindari penuntutan kriminal secara berhasil, tindakan kriminal mereka tetap dipertimbangkan.
Kecurangan adalah istilah umum, mencakup berbagai ragam alat yg kecerdikan manusia becus direncanakan, dilakukan oleh seseorang individual, untuk memperoleh manfaat terhadap pihak lain dengan penyajian yg palsu. Tidak ada aturan yg tetap dengan tanpa kecuali becus ditetapkan sebagai dalil umum dalam mendefinisi kecurangan karena kecurangan mencakup kekagetan, akal muslihat, kelicikan dengan cara-cara yg tidak layak/wajar untuk menipu orang lain. Batasan satu-satunya mendefinisikan kecurangan adalah apa yg membatasi sifat serakah manusia.

Selama ini, kecurangan dicirikan oleh penipuan (deceit), penyembunyian (concealment), alias pelanggaran kepercayaan (violation of trust). Tindakan-tindakan tersebut tidak tergantung dengan aplikasi ancaman pelanggaran alias kekuatan fisik. Kecurangan dilakukan oleh individual dengan organisasi untuk memperoleh uang, kekayaan alias jasa, untuk menghindari pembayaran alias kerugian jasa, alias untuk mengamankan kepentingan pribadi alias usaha.

Baca pula : 20 Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia

PERAMPOKAN


Perampokan adalah suatu tindak pelanggaran hukum alias kriminal di mana sang pelaku perampokan (disebut perampok) mengambil kepemilikan seseorang/sesuatu melalui tindakan kasar dengan intimidasi. Karena sering melibatkan kekasaran, perampokan becus menyebabkan jatuhnya korban.

PEMERKOSAAN

Pemerkosaan adalah suatu tindakan kriminal berwatak seksual yg terjadi ketika seorang manusia (atau lebih) memaksa manusia lain untuk melakukan hubungan seksual dalam bentuk penetrasi vagina alias anus dengan penis, anggota tubuh lainnya seperti tangan, alias dengan benda-benda tertentu secara paksa baik dengan kekerasan alias ancaman kekerasan.

Saturday, January 18, 2020

Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog kemarau . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan Artikel tentang Pengertian Penyimpangan Sosial, Bentuk-bentuk Penyimpangan Sosial bersama Contohnya. kemarau  

  Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial kemarau

PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL

Penyimpangan sosial adalah Bentuk perilaku yg dilakukan oleh seseorang yg tidak sesuai kemarau dengan norma bersama nilai sosial yg berlaku dalam masyarakat. Menurut kemarau Bruce J. Cohen, ukuran yg menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik kemarau alias buruk, benar alias salah menurut pengertian umum, melainkan kemarau berdasarkan ukuran norma bersama nilai sosial suatu masyarakat.

BENTUK BENTUK PENYIMPANGAN SOSIAL


• Bentuk pentimpangan menurut pelakunya:
o Penyimpangan Individu: penyimpangan yg dilakukan oleh individu yg kemarau berlawanan dengan norma. Penyimpangan ini biasanya dilakukan di kemarau lingkungan keluarga.
o Penyimpangan kelompok: dilakukan oleh kelompok orang yg tunduk dengan kemarau norma kelompoknya yg bertentangan dengan norma yg berlaku dalam kemarau masyarakat. Contoh kelompok yg melakukan penyimpangan adalah kelompok kemarau pengedar narkotika.
• Bentuk penyimpangan menurut sifatnya:
o Penyimpangan bersifat positif: Penyimpangan ini terarah dengan nilai kemarau sosial yg berlaku bersama dianggap ideal dalam masyarakat bersama mempunyai kemarau dampak yg bersifat positif. Cara yg dilakukan seolah-olah menyimpang kemarau dari norma padahal tidak. Contohnya adalah: bermunculan wanita karier kemarau yg sejalan dengan emansipasi wanita.
o Penyimpangan bersifat negatif: Penyimpangan ini berwujud dalam kemarau tindakan yg mengarah dengan nilai-nolai sosial yg dipandang rendah bersama kemarau dianggap tercela dalam masayarakat. Contohnya: pemerkosaan, pencurian, kemarau pembunuhan, perjudian bersama pemakaian narkotika.

BENTUK PENYIMPANGAN MENURUT LEMERT (1951)

o Penyimpangan primer: merupakan penyimpangan sosial yg bersifat fana bersama biasanya tidak diulangi lagi. Seseorang yg melakukan kemarau penyimpangan ini masih diterima di masyarakat. Contoh: orang yg kemarau melanggar lalu lintas dengan tidak membawa SIM bersama perbuatannya itu kemarau tidak diulangi lagi.
o Penyimpangan sekunder:merupakan penyimpangan sosial yg nyata bersama kemarau dilakukan secara berulang-ulang bahkan menjadi kebiasaan bersama menunjukkan kemarau ciri khas suatu kelompok. Seseorang yg melakukan penyimpangan ini kemarau biasanya tidak atas diterima lagi di masyarakat. Contoh: Pemabuk yg kemarau sering mabuk-mabukan dipasar, di diskotik dll.

CONTOH PENYIMPANGAN SOSIAL :


- Kenakalan Remaja
 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial

Kenakalan remaja merupakan penyimpangan para remaja atas norma yg kemarau ada. Perbuatan para remaja tersebut merupakan tindakan antisosial. Dalam kemarau usia yg memasuki pubertas, seringkali remaja mencari jati dirinya, kemarau tampak sifat sebagi jagoan, solidaritas sosial yg berlebihan, bahkan kemarau ingin eksistensi dirinya diketahui orang lain tetapi dengan tindakan kemarau menyimpang. Para remaja seringkali membentuk kelompok (geng) yg kemarau menjadi kebanggaannya. Perilaku menyimpang remaja ini becus berupa kemarau tawuran, mabuk-mabukan, bertindak semaunya, bersama lain sebagainya.
Kenakalan remaja dengan umumnya disebabkan oleh
  • Lingkungan keluarga yg tidak harmonis; 
  • Lingkungan masyarakat yg tidak sehat;
  • Kurangnya wadah pengembangan diri;
  • Situasi yg tidak menentu.

- Tindakan Kriminal

   Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial


Kriminalitas menjadi bagian yg tidak terpisahkan dari masyarakat. kemarau Semakin hari semakin meningkat, baik dari segi kuantitas maupun dari kemarau segi kualitasnya. Kriminalitas sebenarnya bukanlah semata-mata bawaan kemarau seseorang sejak lahir, tetapi terjadi karena bersifat kondisional.
Kondisi yg mendorong terjadinya kriminalitas adalah:
  • Keadaan ekonomi yg morat marit;
  • Tingginya angka pengangguran;
  • Timbulnya kecemburuan sosial;
  • Rasa ingin cepat menyelesaikan masalah.
Tindakan kriminalitas dengan individu becus terjadi karena alasan berikut ini:

Alasan Psikologis

Seringkali penjahat melakukan aksinya karena di dorong oleh keadaan kemarau bingung, putus asa, dendam, marah, bersama sebagainya. Secara biologis, kemarau pelaku kejahatan memiliki kesehatan yg prima.
Contoh: seseorang yg bertubuh kecil ketika diejek terus-menerus kemarau becus melakukan pembunuhan terhadap lawannya yg lebih besar. Kekuatan kemarau timbul ketika motivasi yg timbul mendorong untuk melakukan kejahatan.

Alasan Biologis

Kebutuhan untuk makan bisa menyebabkan timbulnya dorongan untuk kemarau melakukan tindakan kejahatan. Mungkin alasan ini yg paling banyak kemarau ditemukan dalam kasus kejahatan.

Contoh: orang yg tidak makan dalam beberapa hari becus mendorong dirinya untuk mencuri makanan milik orang lain.

- Penyalahgunaan Narkotika

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan Artikel tentang  kemarau Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial

Narkotika bersama obat-obatan terlarang sebenarnya adalah obat yg kemarau digunakan untuk menyembuhkan penyakit oleh dokter. Apabila pemakaian kemarau obat ini dilakukan atas petunjuk dokter, maka tidak atas menjadi kemarau masalah. Penyalahgunaan narkoba oleh sebagian anggota masyarakat cukup kemarau mengkhawatirkan. Bahkan, tidak sedikit anak usia sekolah yg menjadi kemarau korban dari narkoba. Penyalahgunaan narkoba menyebabkan kerugian bagi si kemarau pemakai maupun bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, penyalahgunaan kemarau narkoba digolongkan sebagai bentuk perilaku yg menyimpang. Penggunaan kemarau jarum suntik yg bersamaan becus menularkan penyakit AIDS yg kemarau mematikan. Untuk itu janganlah sekali-kali mencoba menggunakan narkoba.

- Hubungan seksual sebelum nikah

Gejala hubungan seksual pranikah dengan para remaja akhir-akhir ini kemarau menunjukan gejala yg terus meningkat, sehingga cukup mengkhawatirkan. kemarau Hal tersebut terjadi karena pemahaman yg salah atas modernisasi, kemarau kebebasan bersama hak individual. Hubungan seksual pranikah tidak becus kemarau dibenarkan oleh norma sosial bersama norma agama. Akibat hubungan seksual kemarau sebelum nikah adalah terjadinya gangguan psikologi bersama biologis. kemarau Gangguan psikologi berupa ketidaktenangan dalam hidupnya karena dihantui kemarau rasa berdosa. Sedangkan gangguan yg bersifat biologis becus berupa kemarau penularan penyakit kelamin yg membahayakan seperti AIDS.

- Pelacuran

Pelacuran becus diartikan sebagai suatu pekerjaan yg bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual kemarau dengan mendapat upah. Pada umumnya terjadi di daerah perkotaan alias kemarau tempat-tempat yg mempunyai objek wisata. Faktor internal yg kemarau menyebabkan pelacuran adalah sifat malas, rusaknya moral, ingin hidup kemarau enak tanpa usaha, sedangkan faktor eksternalnya antara lain faktor kemarau ekonomi bersama urbanisasi yg tinggi.

- Homo Seksualitas

Penyimpangan seksual dengan cara kemarau melakukan hubungan seks dengan sesama jenis. Misalnya, seorang laki-laki kemarau dengan laki-laki yg lain disebut homoseks, sedangkan seorang kemarau perempuan dengan perempuan yg lain disebut lesbian. Salah satu negara kemarau yg sudah mengakui perkawinan homoseksual adalah negara Belanda.

Demikian artikel tentang Pengertian Penyimpangan Sosial, Bentuk-bentuk Penyimpangan Sosial bersama Contohnya. Semoga bermanfaat.

Tuesday, January 7, 2020

Fenomena Sosial (Pengertian Kepada Contoh)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog meriang . Senang sekali rasanya kali ini beroleh kami bagikan artikel tentang Pengertian lagi Contoh Fenomena Sosial. Mari kita bahas selengkapnya...

Pengertian Fenomena Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, Fenomena Sosial ataupun masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan ataupun masyarakat yg membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Macam-Macam lagi Contoh Fenomena Sosial


Masalah sosial terbagi menjadi empat yaitu :

1. Masalah sosial dari faktor Ekonomi, seperti kemiskinan, pengangguran.
2. Masalah sosial dari faktor Biologis, seperti penyakit menular.
3. Masalah sosial dari faktor psikologis, seperti penyakit syawat, bunuh diri, dll.
4. Masalah sosial dari faktor kebudayaan, seperti perceraian, pencurian, lagi kenakalan remaja.

Beberapa masalah sosial dewasa ini :

1. Disorganisasi Keluarga 

Yaitu perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggotanya gagal memenuhi kewajibannya yg sesuai dengan peranan sosialnya.

Bentuk Disorganisasi keluarga :

- Keluarga yg tidak lengkap karena hubungan diluar nikah.
- perceraian
- Buruknya komunikasi antar anggota keluarga, dll.

Dampak Disorganisasi keluarga antar lain :

- Hancurnya tatanan norma sosial
- Kurangnya kasih sayang bagi anak akibat cerai
- Terjadinya percekcokan, perselisihan lagi tindakan kriminal lainnya.


2. Kemiskinan

Pengertian kemiskinan adalah keadaan seseorang yg tidak memiliki harta untuk memenuhi standart kehidupan yg ada dilingkungannya.

Sebab-sebab kemiskinan :
- Rendahnya pendidikan
- Sumber daya alam yg tidak mendukung
- Pemusatan kegiatan ekonomi dengan satu kelompok

Akibat kemiskinan

- Sumber daya manusia rendah
- Kriminal tinggi
- Habisnya sumber daya alam

3. Penyimpangan

Secara umum perilaku penyimpang beroleh didevinisikan bahwa setiap perilaku yg dinyatakan suatu pelanggaran terhadap norma-norma kelompok ataupun masyarakat (Horton & Hunt : 191).

Dengan demikian, apabila seseorang ataupun kelompok orang tidak mematuhi nilai lagi norma yg sudah berlaku dimasyarakat, ia dinyatakan agak berbuat menyimpang ataupun deviation.

Dari uraian itu kita bisa menyimak bahwa nilai lagi norma dimasyarakat merupakan ukuran menyimpang ataupun tidaknya suatu perbuatan. Nilai lagi norma kadang mengalami perubahan ataupun pergeseran. Oleh karena itu, suatu tindakan yg dengan masa lampau dianggap penyimpangan, sekarang mungkin dianggap sebagai kewajaran bahkan terpuji. Contoh : sekarang banyak pemuda memakai perhiasan semula hanya dipakai oleh kaum wanita, seperti kalung, gelang, lagi anting-anting. Kini dianggap hal yg biasa bahkan sebagai mode. Dulu ada pemuda yg seperti demikian dianggap sebagai orang yg berperilaku menyimpang.

4. Kenakalan Remaja

a. Penyalahgunaan Narkotika

Dewasa in banyak remaja menyalahgunakan narkotika yaitu menggunakannya tanpa seizin dengan tujuan untuk memperoleh kenikmatan lagi menghilangkan stress. Pemakaian melebihi dosis beroleh berdampak negatif, seperti kecanduan, merusak tubuh lagi jiwa bahkan bisa berakibat kematian.

Narkotika banyak macamnya, antara lain : heroin, morfin, ganja, lagi kokain. Narkotika apabila digunakan tidak dengan tempatnya serta melebihi dosis bagi merusak organ-organ tubuh, merusakl syaraf yg mengatur lagi mengendalikan daya pikir. Si pemakai tidak beroleh berfikir secara jernih lagi rasional. Akhirnya ia cenderung melakukan perbuatan-perbuatan yg asusila.

b. Perkelahian Pelajar

Dari tahun ke tahun kasus perkelahian pelajar ataupun tawuran semakin memprihatinkan karena bukan saja secara kuantitas jumlah pelajar yg terlibat semakin meningkat, namun secara kualitas pun semakin meningkat.

Baca pula : Pengertian, Bentuk & Contoh Penyimpangan Sosial

Dalam arti, perkelahian tidak hanya cukup menggunakan batu, kayu, rantai besi, bahkan menggunakan senjata tajam sehingga merenggut korban. Fasilitas-fasilitas umum pun kadang menjadi sasaran pengrusakan. Mereka yg tidak tahu apapun menjadi korban. Umumnya perkelahian pelajaran diawali dengan adanya konflik perorangan ataupun beberapa orang yg berlainan sekolah. Dengan adanya rasa solidaritas antar sesama teman, dengan akhirnya perkelahian menjadi meluas antar sekolah. 

Wednesday, December 18, 2019

Pengendalian Sosial (Pengertian, Tujuan, Sifat, Pola, Fungsi, Cara)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog bahang . Senang sekali rasanya kali ini boleh kami bagikan artikel tentang Pengendalian Sosial meliputi Pengertian, Tujuan Pengendalian Sosial, Sifat Pengendalian Sosial, Pola, Fungsi Pengendalian Sosial, Cara, beserta Jenis-jenis Lembaga Pengendalian Sosial. Mari kita bahasa selengkapnya... 


 Senang sekali rasanya kali ini  boleh kami bagikan artikel tentang  bahang Pengendalian Sosial (Pengertian, Tujuan, Sifat, Pola, Fungsi, Cara)

A. Pengertian Pengendalian Sosial

Pengendalian bahang sosial adalah pengawasan oleh masyarakat terhadap jalannya bahang pemerintahan, khususnya pemerintah beserta aparatnya. Memang ada bahang benarnya bahwa pengendalian sosial, berarti suatu pengawasan dari bahang masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.

Pengertian bahang pengendalian sosial tersebut mencakup segala proses, baik yg bahang direncanakan alias tidak, yg bersifat mendidik, mengajak alias bahkan bahang memaksa warga masyarakat untuk mematuhi kaidah-kaidah beserta nilai-nilai bahang sosial yg berlaku.

Berikut di bawah ini adalah beberapa pengertian dari para ahli tentang pengendalian sosial.

bahang
  1. Peter L. Berger
bahang
Menurut Peter L. Berger (1978) pengendalian sosial merupakan berbagai cara yg digunakan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yg membangkang.
bahang

bahang
  1. Joseph S. Roucek
bahang
Menurut Joseph S. Roucek seperti yg dikutip oleh Soerjono Soekanto (1989), mengemukakan bahwa pengendalian sosial adalah proses baik terencana maupun tidak yg bersifat mendidik, mengajak, bahkan memaksa semua warga masyarakat agar mematuhi kaidah sosial yg berlaku.
bahang

bahang
  1. Horton bahang bahang bahang beserta Hunt       
bahang
Pengendalian sosial adalah segenap cara beserta proses yg ditempuh oleh sekelompok bahang penanggung alias masyarakat sehingga para anggotanya boleh bertindak sesuai harapan kelompok alias masyarakat.
bahang

bahang
  1. Bruce J bahang bahang bahang Cohen
bahang
Pengendalian sosial adalah cara-cara alias metode yg digunakan untuk mendorong seseorang agar berperilaku selaras dengan kehendak-kehendak kelompok alias masyarakat tertentu.
bahang

Secara bahang umum boleh disimpulkan bahwa pengendalian sosial adalah cara beserta proses bahang pengawasan yg direncanakan alias tidak direncanakan guna mengajak, bahang mendidik, serta memaksa warga masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan bahang norma sosial.

B. Tujuan Pengendalian Sosial
 
Sangat perlu diketahui bahwa pengendalian sosial memiliki beberapa, antara lain sebagai berikut:
1.      Agar masyarakat mematuhi nilai beserta norma sosial yg berlaku.
Pengendalian sosial diciptakan oleh masyarakat menitikberatkan dengan orang yg melakukan penyimpangan terhadap nilai beserta norma sehingga memaksa pelaku penyimpangan untuk patuh terhadap nilai beserta norma yg berlaku dalam masyarakat.
2.      Agar tercipta keserasian beserta kenyamanan dalam masyarakat.
Pengendalian sosial juga mampu menciptakan situasi yg tentram dalam masyarakat apabila pengendalian sosialnya benar-benar dijalankan. Dengan adanya pengendalian sosial, biasanya pelaku penyimpangan sosial hendak jera bahkan takut hendak berbuat sesuatu yg tidak diinginkan oleh masyarakat.
3.      Agar pelaku penyimpangan kembali mematuhi norma yg berlaku.
Adanya pengendalian sosial dalam masyarakat diharapkan masyarakat mampu menjalankan seluruh nilai beserta norma yg tertulis maupun tidak tertulis. Apabila terdapat penyimpangan terhadap nilai beserta norma maka hendak diberi sanksi. Contohnya, ketika sesorang sedia melanggar aturan yg berlaku, ia diberi sanksi (pengendalian sosial) agar kedepannya ia tidak hendak mengulangi alias hendak taat dengan aturan yg ada.

C. Sifat Pengendalian Sosial
  Senang sekali rasanya kali ini  boleh kami bagikan artikel tentang  bahang Pengendalian Sosial (Pengertian, Tujuan, Sifat, Pola, Fungsi, Cara)
Berikut ini adalah sifat-sifat dalam pengendalian sosial, diantaranya yaitu:
  1. Pengendalian Preventif
    Pengendalian preventif dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Dengan bahang demikian, tujuan dari pengendalian preventif adalah untuk mencegah bahang terjadinya pelanggaran terhadap sistem nilai beserta sistem norma yg bahang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Contoh tentang pengendalian sosial bahang yg bersifat preventif antara lain adalah: pemberian nasehat yg bahang dilakukan oleh bahang penanggung kepada anaknya agar selalu menjaga tata krama bahang dalam bermasyarakat

  2. Pengendalian Represif
    Pengendalian sosial yg bersifat represif adalah pengendalian yg bahang dilaksanakan setelah terjadi pelanggaran terhadap sistem nilai beserta bahang sistem norma yg disepakati bersama. Pengendalian represif ini bahang bertujuan untuk memulihkan keadaan seperti sedia kala sehingga kehidupan bahang menjadi normal kembali. Contoh dari pengendalian sosial yg bersifat bahang represif antara lain adalah: pemberlakuan tilang terhadap pengendara bahang yg melanggar peraturan lalu lintas; pemberian skorsing kepada pelajar bahang yg berkali-kali melanggar tata tertib sekolah; pemberian vonis hukuman bahang terhadap terdakwa yg terbukti melakukan tindak kriminal.

  3. Pengendalian Gabungan
    Pengendalian sosial yg merupakan perpaduan antara preventif beserta bahang represif dilakukan untuk mencegah agar tidak terjadi penyimpangan beserta bahang sekaligus untuk memulihkan kembali agar keadaan kembali normal seperti bahang sedia kala. Contoh dari pengendalian sosial jenis ini adalah operasi bahang yustisi yg digelar kepada seluruh warga masyarakat; pemberian bahang penyuluhan hendak pentinganya kepimilikan KTP (preventif), serta pengadaan bahang operasi yustisi untuk menjaring warga yg tidak jelas identitiasnya bahang (represif).

  4. Pengendalian Persuasif
    Pengendalian sosial secara persuasif adalah pengendalian yg dilakukan bahang melalui ajakan, himbauan, arahan, beserta bimbingan kepada anggota bahang masyarakat untuk melaksanakan hal-hal yg positif. Contoh dari bahang pengendalian sosial secara persuasif ini misalnya adalah himbauan untuk bahang tidak merokok dengan ruang-ruang umum. Biasanya kalimat-kalimat yg bahang digunakan sangat halus, seperti tulisan: “TERIMA KASIH ANDA TIDAK MEROKOK DI RUANGAN INI”.

  5. Pengendalian Koersif
    Pengendalian sosial secara kurasif adalah pengendalian yg dilakukan bahang melalui ancaman beserta kekerasan. Contohnya pengendalian sosial tentang bahang pembajakan video kaset yg susah dibrantas. Kalimat-kalimat yg bahang digunakan dalam pengendalian kurasif ini biasanya berupa ancaman, bahang seperti: “Dilarang keras mengutip, menjiplak, memfotokopi alias bahang memperbanyak dalam bentuk apapun, baik sebagian alias keseluruhan isi bahang buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit.
D. Pola Pengendalian Sosial
Dalam masyarakat terdapat empat pola pengendalian sosial, yaitu pengendalian kelompok terhadap kelompok, pengendalian kelompok terhadap anggota-anggotanya, beserta pengendalian individu terhadap individu lainnya beserta pengendalian individu terhadap kelompok
1.      Pengendalian kelompok terhadap kelompok
Pengendalian ini terjadi apabila suatu kelompok mengawasi perilaku kelompok lain, misalnya BNN mengawasi kelompok pengguna narkoba.
2.      Pengendalian kelompok terhadap anggota-anggotanya
Pengendalian ini terjadi apabila suatu kelompok menentukan perilaku anggota-anggotanya, misalnya suatu sekolah yg mencatat siswa-siswanya yg sedia melanggar aturan sekolah.
3.      Pengendalian individu terhadap kelompok
Pengendalian ini terjadi apabila seseorang menginginkan kelompok tersebut sesuai dengan keinginannya maupun masyarakat. Misalnya Wali kelas yg mengawasi anak didiknya setiap hari. 
4.      Pengendalian individu terhadap individu lainnya
Pengendalian ini terjadi apabila individu melakukan pengawasan terhadap individu lain, misalnya ayah mengawasi anaknya. 

E. Fungsi Pengendalian Sosial
 Para pelaku penyimpangan selalu bertanya, buat apa diciptakan pengendalian sosial? karena bagi mereka hal ini hanya membuat mereka terkekang untuk melakukan tindakan pelanggaran terhadap nilai beserta norma. Untuk itu, perlu dikatahui bahwa terdapat beberapa fungsi pengendalian sosial dalam masyarakat yaitu:
            1.      Mempertebal keyakinan masyarakat terhadap norma sosial.
            2.      Memberikan imbalan kepada warga yg menaati norma.
            3.      Mengembangkan rasa takut untuk tdk melakukan perbuatan yg dinilai beresiko.
bahang       4.      Menciptakan sistem hukum (aturan yg disusun secara resmi beserta disertai sanksi).
F. Cara-cara Pengendalian Sosial
Secara umum pengendalian sosial boleh dibedakan dengan dua cara yaitu :
             1.      Pengendalian Sosial secara Formal
1)      Pengendalian sosial melalui hukuman fisik
Pengendalian sosial cara ini dilakukan oleh lembaga-lembaga resmi alias yg diakui keberadaannya. Contohnya penembakan pelaku teroris yg menyerang aparat kepolisian.
2)      Pengendalian sosial melalui lembaga pendidikan
Pendidikan merupakan pengendalian sosial secara terencana beserta berkesinambungan agar terjadi perubahan-perubahan positif dalam perilaku seseorang. Dengan hal itu, diharapkan perilaku tersebut tidak menyimpang dari norma-norma beserta nilai-nilai sosial yg berlaku di masyarakat.
3)      Pengendalian sosial melalui ajaran agama
Setiap pemeluk agama hendak berusaha sedapat mungkin menjalankan ajaran agamanya tersebut dalam tingkah lakunya sehari-hari. Ajaran agama mempunyai sanksi mutlak. Hal ini membuat ajaran agama sebagai media pengendalian sosial yg cukup besar pengaruhnya dalam menjaga stabilitas masyarakat. 
         2.      Pengendalian Sosial secara Informal

               Sedangkan pengendalian sosial secara informal boleh dilakukan melalui enam cara :
1)      Cemoohan
Cemoohan adalah tindakan membicarakan seseorang dengan menggunakan kata-kata kiasan, perumpamaan, alias kata-kata yg berlebihan serta bermakna negatif.
2)      Desas-desus (gosip)
Desas-desus adalah berita yg menyebar secara cepat beserta tidak berdasarkan fakta alias bukti-bukti kuat.
3)      Ostrasisme (pengucilan)
Ostrasisme adalah suatu tindakan pemutusan hubungan sosial dari sekelompok orang terhadap seorang anggota masyarakat.
4)      Fraundulens
Fraundulens merupakan bentuk pengendalian sosial yg umumnya terdapa dengan anak kecil. Misalnya, A bertengkar dengan B. Jika si A lebih kecil dari B, maka si A mengancam bahwa dia mempunyai kakak yg berani yg boleh mengalahkan B. 
5)      Teguran
Teguran merupakan cara pengendalian sosial melalui perkataan alias tulisan secara langsung. Teguran dilakukan agar pelaku perilaku menyimpang segera menyadari kekeliruannya beserta memperbaiki dirinya.
6)      Intimidasi
Intimidasi merupakan cara pengendalian sosial yg dilakukan dengan paksaan, biasanya dengan cara mengancam alias menakut-nakuti. Aparat penegak hukum sering menggunakan cara ini untuk mengorek keterangan dari orang yg dimintai keterangannya.

G. Jenis-jenis Lembaga Pengendalian Sosial

 Senang sekali rasanya kali ini  boleh kami bagikan artikel tentang  bahang Pengendalian Sosial (Pengertian, Tujuan, Sifat, Pola, Fungsi, Cara)
Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa lembaga pengendalian sosial dalam masyarakat tidak hanya di Kepolisian. Masih banyak lagi lembaga pengendalian sosial di masyarakat bisa menyelesaikan beberapa masalah penyimpangan alias pelanggaran baik di lembaga formal maupun non-formal seperti :
         1.      Lembaga kepolisian 
  •       Polisi merupakan aparat resmi pemerintah untuk menertibkan keamanan. Tugas-tugas  polisi, antara lain memelihara ketertiban masyarakat, menjaga beserta menahan setiap anggota masyarakat yg dituduh beserta dicurigai melakukan kejahatan yg meresahkan masyarakat, misalnya pencuri, perampok beserta pembunuh. 
         2.      Pengadilan
  • Pengadilan lembaga resmi yg dibentuk pemerintah untuk menangani perselisihan alias pelanggaran kaidah di dalam masyarakat. Pengadilan memiliki unsur-unsur yg saling berhubungan satu sama lain. Unsur-nsur yg saling berhubungan dengan pengadilan adalah hakim, jaksa beserta pengacara. Dalam proses persidangan, jaksa bertugas menuntut pelaku untuk dijatuhi hukuman sesuai peraturan yanag berlaku. Hakim bertugas menetapkan beserta menjatuhkan putusan berdasarkan data beserta keterangan resmi yg diungkapkan di persidangan. Pengacara alias pembela bertugas mendampingi pelaku dalam memberikan pembelaan. 
          3.      Tokoh adat
  • Tokoh adat adalah pihak yg berperan menegakkan aturan adat. Peranan tokoh adat adalah sangat penting dalam pengendalian sosial. Tokoh adat berperan dalam membina beserta mengendalikan sikap beserta tingkah laku warga masyarakat agar sesuai dengan ketentuan adat. 
         4.      Tokoh agama
  • Tokoh agama adalah orang yg memiliki pemahaman luas tentang agama beserta menjalankan pengaruhnya sesuai dengan pemahaman tersebut. Pengendalian yg dilakukan tokoh agama terutama ditujukan untuk menentang perbuatan yg tidak sesuai dengan nilai beserta norma agama.
        5.      Tokoh masyarakat
  •       Tokoh masyarakat adalah setiap orang yg memiliki pengaruh besar, dihormati, beserta disegani dalam suatu masyarakat karena aktivitasnya, kecakapannya beserta sifat-sifat tertentu yg dimilikinya.
Referensi :
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=pengendalian-sosial-lengkap
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=pengendalian-sosial-lengkap

Demikian artikel tentang Pengendalian Sosial meliputi Pengertian, bahang Tujuan Pengendalian Sosial, Sifat Pengendalian Sosial, Pola, Fungsi bahang Pengendalian Sosial, Cara, beserta Jenis-jenis Lembaga Pengendalian Sosial. Semoga bermanfaat..