Showing posts sorted by date for query mata-manusia-pengertian-bagian-fungsi-gambar. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query mata-manusia-pengertian-bagian-fungsi-gambar. Sort by relevance Show all posts

Tuesday, January 14, 2020

Pengertian, Struktur, Fungsi, Lagi Jenis Tulang Manusia

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini angsal kami bagikan artikel tentang Tulang, yg membahas tentang Pengertian Tulang, Struktur Tulang Manusia, Fungsi Tulang, Jenis / Macam-macam Tulang dengan Proses Pembentukan Tulang Manusia

A. PENGERTIAN TULANG

Tulang adalah jaringan yg tersusun oleh sel dengan didominasi oleh matrix kolagen ekstraselular (type I collagen) yg disebut sebagai osteoid. Osteoid ini termineralisasi oleh deposit kalsium hydroxyapatite, sehingga tulang menjadi kaku dengan kuat.

B. STRUKTUR TULANG MANUSIA

Tulang merupakan salah satu bagian yg paling kuat dengan keras di dalam tubuh kita. Mengingat, bagian ini terbuat dari kolagen dengan berbagai macam mineral, seperti kalsium, yg membuatnya kuat dengan keras. Meskipun tulang berbeda dalam bentuk dengan ukuran, kepada dasarnya mereka memiliki struktur dengan fungsi yg sama.

Tulang panjang terdiri dari 2 bagian utama yaitu:
  • Diafisis (diaphysis) – “Badan” ataupun poros  dari tulang yg membuat bagian tersebut memiliki ukuran yg panjang.
  • Epifisis (epiphysis) – Epifisis adalah ujung bagian dari tulang panjang yg mana terdapat di setiap sisi pinggir dari tulang. Epifisis terdiri dari jaringan tulang kompak (compact bone) dengan spongiosa (spongy bone).

LAPISAN DAN FITUR

Tulang tersusun atas sejumlah lapisan dengan materi yg berbeda. Terdapat beberapa istilah yg digunakan untuk menggambarkan lapisan dengan fitur tulang di seluruh tubuh. Berikut selengkapnya:

Periosteum

Periosteum adalah lapisan jaringan fibrosa yg menutupi seluruh bagian tulang, kecuali kepada sisi ujung.

Tulang Kompak

Tulang kompak merupakan bagian yg padat dengan keras, dengan angsal ditemukan kepada lapisan luar tulang yg halus. Tulang kompak mengelilingi sumsum tulang kepada bagian poros (diafisis) dari tulang dengan memberikan kekuatan kepada bagian yg berongga. Tulang kompak memiliki banyak kanal (saluran) yg terdapat pembuluh darah dengan saraf.

1. Pembuluh darah mengantarkan darah ke sel-sel tulang. Darah yg dibawa mengandung oksigen dengan nutrisi bagi tulang. Pembuluh darah juga berfungsi untuk membawa kembali  karbon dioksida dengan sisa hasil dari produksi (ampas).

2. Saraf yg berada di tulang dengan di sekitar bagian tersebut.

Rongga Medula

Rongga medula (meduller cavity) adalah ruang yg terdapat di dalam poros (diafisis) yg mengandung sumsum tulang kuning. Sumsum tulang kuning memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan jaringan lemak.

Tulang Spongiosa

Spongiosa ataupun yg juga disebut sebagai kanselus ataupun trabekuler merupakan tulang terbentuk dari potongan kecil, serta memiliki banyak ruang dengan rongga seperti sarang lebah. Spongiosa menyimpan sumsum tulang merah di mana sel-sel darah dibuat. Pada manusia dewasa, sumsum merah angsal ditemukan terutama di bagian tengkorak, dada (sternum), tulang rusuk, tulang pinggul (pelvis), tulang selangka (klavikula) dengan tulang belakang (vertebrae).

Tulang Rawan


Tulang rawan ataupun kartilago terletak kepada bagian ujung tulang. Kartilago merupakan bagian jaringan ikat fibrosa yg mengandung sejenis zat seperti gel. Kartilago memiliki struktur yg lebih lembut dibandingkan dengan tulang kepada umumnya, namun lebih kuat dari kebanyakan jaringan.

Sel Tulang

Tulang adalah jaringan yg sangat aktif, yg terus-menerus melakukan regenerasi (proses penggantian jaringan tua digantikan oleh jaringan yg baru). Hal ini karena tulang  menanggapi perubahan kadar kalsium dalam darah, gaya gravitasi dengan otot kepada tulang.

Sebuah interaksi yg kompleks antara hormon tertentu, mineral dengan sel-sel mengontrol proses regenerasi (remodeling) tulang. Tulang manusia terdiri dari 3 kelas sel hidup yaitu:
  • Osteoblas - membangun tulang baru
  • Osteoklas – mengganti tulang lama
  • Osteosit - membawa nutrisi yg dibawa oleh darah ke bagian tulang dengan membawa keluar limbah dari proses yg sudah pernah terjadi kepada bagian ini.

C. FUNGSI TULANG  

Tulang memiliki banyak fungsi utama yg tidak angsal digantikan oleh bagian lain, seperti:
a) Membentuk postur tubuh: Tulang membentuk kerangka yg memberikan bentuk tubuh dengan memberikan dukungan kepada jaringan tubuh.
b) Perlindungan: Tulang melindungi organ penting, seperti jantung, paru-paru dengan otak.
c) Gerakan: Bekerja bersama otot, tendon, sendi dengan ligamen, tulang memungkinkan tubuh untuk bergerak.
d) Tempat penyimpanan lemak dengan mineral: Lemak disimpan di dalam rongga tulang. Selain itu tulang juga menyimpan mineral penting, seperti kalsium, fosfor dengan magnesium.
e) Produksi sel darah: Sel darah dibuat di bagian sumsum tulang merah.
f) Mengatur regulasi endokrin

D. MACAM-MACAM TULANG

1. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, ada tiga macam kelompok tulang, yaitu tulang pendek, tulang pipih, dengan tulang pipa. 

a. Tulang Pendek 

Tulang pendek berbentuk bulat pendek dengan berisi sumsum merah Contohnya ruas tulang belakang, tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, dengan ruas-ruas tulang jari. 

b. Tulang Pipih

Tulang pipih berbentuk pipih. Bagian dalamnya berongga-rongga seperti spons dengan berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi membentuk sel-sel darah dengan sel-sel darah putih. Contohnya tulang rusuk, tulang dada, tulang belikat, dengan tulang pelipis. 

c. Tulang Pipa

Tulang pipa berbentuk panjang dengan bulat seperti pipa. Contohnya tulang lengan atas, tulang paha, dengan tulang hasta. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Beberapa Contoh dalam Tulang Pendek, Tulang Pipih, dengan Tulang Pipa)
2. Berdasarkan Jaringan Penyusun

Berdasarkan jaringan penyusunnya, tulang angsal dibedakan menjadi tulang rawan dengan tulang keras. 

a. Tulang Rawan

Tulang rawan bersifat liat dengan lentur karena zat-zat antarsel tulang banyak mengandung zat perekat dengan mengandung zat kapur. Zat perekat tulang adalah sejenis protein yg disebut kolagen. Zat ini sangat berperan dalam proses penyambungan tulang apabila terjadi tulang retak ataupun patah. Contohnya telinga, hidung, dengan di ujung-ujung tulang  keras, tempat sambungan antaratulang
. 
 b. Tulang Keras

Tulang keras bersifat kaku dengan keras karena sebagian besar tersusun dari zat kapur dengan fosfor. Makin tua umur seseorang makin tinggi kadar zat kapur dalam tulangnnya. Itulah penyebab tulang menjadi makin keras, tidak lentur, dengan limpah patah. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Beberapa Contoh dalam Tulang Rawan dengan Tulang Keras)
3. Berdasarkan Letaknya

Rangka tubuh manusia terdiri tas tulang-tulang yg saling berhubungan. Berdasarkan letaknya, tulang penyusun kerangka tubuh manusia angsal dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang badan, dengan tulang gerak. 

a. Tulang Tengkorak

Tulang penyusun tengkorak terdiri atas tulang pipih yg saling bersambungan. Pada sambungan antara tulang tengkorak bayi yg baru timbul terdapat celah yg lebar disebut fontanela. Tulang tengkorak berfungsi sebagai pelindung organ tubuh yg lunak dengan penting, misalnya untuk melindungi mata dengan otak. Selain itu, tulang tengkorak juga menentukan bentuk wajah. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tengkorak)
b. Tulang Badan

Tulang-tulang penyusun rangka dalam menentukan bentuk badan dengan berfungsi melindungi alat-alat tubuh yg penting, misalnya jantung dengan paru-paru. Rangka badan terdiri atas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahum dengan gelang panggul. 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tulang Badan)
c. Tulang Anggota Gerak

Anggota gerak kita terdiri atas dua lengan dua tungkai. Lengan disebut anggota gerak atas dengan tungkai (kaki) disebut anggota gerak bawah, Tulang lengan atas (humerus) berhubungan dengan gelang bahu kepada ujung atasnya dengan berhubungan dengan lengan bawah kepada ujung lainnya. Tulang rawan bawah terdiri atas tulang pengumpil (radius) dengan tulang hasta (ulna). Kedua macam tulang tersebut (radius dengan ulna) berhubungan dengan tulang-tulang pergelangan tangan.  Tungkai (kaki) bagian atas berupa tulang paha (femur) yg berhubungan dengan gelang panggul. Ujung bawah tulang paha berhubungan dengan tungkai bawah yg tersusun atas tulang kering (tibia) dengan tulang betis (fibula). Di antara kedua tulang tersebut dengan tulang paha terdapat tulang tempurung lutut (patela). 
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Pengertian, Struktur, Fungsi,  dengan Jenis Tulang Manusia
(Gambar Tulang Anggota Gerak)



E. PROSES PEMBENTUKAN TULANG (OSIFIKASI)

Osifikasi adalah sebuah proses pembentukan tulang. Pembentukan tulang dimulai dari perkembangan jaringan penyambung seperti tulang rawan (kartilago) yg berkembang menjadi tulang keras.

Pertumbuhan tulang bermula sejak umur embrio 6-7 minggu dengan berlangsung sampai dewasa. Pertumbuhan tulang ini mau lengkap kepada bulan ketiga kehamilan. Pertumbuhan tulang bayi di dalam rahim dipengaruhi oleh hormon plasenta dengan kalsium. Setelah anak lahir, proses pertumbuhan tulangnya diatur oleh hormon pertumbuhan, kalsium, dengan aktivitas sehari-hari. Osteoblas dengan osteoklas berperan dalam proses pembentukan tulang, dimana keduanya bekerja secara bertolak belakang (osteoblas memicu pertumbuhan tulang, sedangkan osteoklas menghambat pertumbuhan tulang) agar tercapai proses pembentukan tulang yg seimbang.

Osifikasi dimulai dari sel-sel mesenkim memasuki daerah osifikasi, bila daerah tersebut banyak mengandung pembuluh darah mau membentuk osteoblas, bila tidak mengandung pembuluh darah mau membentuk kondroblas.

Pada awalnya pembuluh darah menembus perichondrium di bagian tengah batang tulang rawan, merangsang sel-sel perichondrium berubah menjadi osteoblas. Osteoblas ini mau membentuk suatu lapisan tulang kompakta, perichondrium berubah menjadi periosteum. Bersamaan dengan proses ini kepada bagian dalam tulang rawan di daerah diafisis yg disebut juga pusat osifikasi primer, sel-sel tulang rawan membesar kemudian pecah sehingga terjadi kenaikan pH (menjadi basa) akibatnya zat kapur didepositkan, dengan demikian terganggulah nutrisi semua sel-sel tulang rawan dengan menyebabkan kematian kepada sel-sel tulang rawan ini. Kemudian mau terjadi degenerasi (kemunduran bentuk dengan fungsi) dengan pelarutan dari zat-zat interseluler (termasuk zat kapur) bersamaan dengan masuknya pembuluh darah ke daerah ini, sehingga terbentuklah rongga untuk sumsum tulang.

Pada tahap selanjutnya pembuluh darah mau memasuki daerah epifise sehingga terjadi pusat osifikasi sekunder, terbentuklah tulang spongiosa. Dengan demikian masih tersisa tulang rawan dikedua ujung epifise yg berperan penting dalam pergerakan sendi dengan satu tulang rawan di antara epifise dengan diafise yg disebut dengan cakram epifise.

Selama pertumbuhan, sel-sel tulang rawan kepada cakram epifise terus-menerus membelah kemudian hancur dengan tulang rawan diganti dengan tulang di daerah diafise, dengan demikian tebal cakram epifise tetap sedangkan tulang mau tumbuh memanjang. Pada pertumbuhan diameter (lebar) tulang, tulang didaerah rongga sumsum dihancurkan oleh osteoklas sehingga rongga sumsum membesar, dengan kepada saat yg bersamaan osteoblas di periosteum membentuk lapisan-lapisan tulang baru di daerah permukaan.

Jadi pembentukan tulang keras berasal dari tulang rawan (kartilago yg berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yg mau terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang mau melingkari pembuluh darah dengan serabut saraf membentuk sistem havers. Matriks mau mengeluarkan kapur dengan fosfor yg menyebabkan tulang menjadi keras.

Jenis osifikasi:

a. Osifikasi endokondral          : pembentukan tulang dari tulang rawan, terjadi kepada tulang panjang
b. Osifikasi intramembranosus : pembentukan tulang dari mesenkim, seperti tulang pipih kepada tengkorak
c. Osifikasi heterotopik            : pembentukan tulang di luar jaringan lunak

Artikel terkait :
Bagian-bagian dengan Fungsi Rangka Manusia
Pengertian, Struktur, Fungsi, dengan Jenis Tulang Manusia
Persendian (Pengertian, Jenis Sendi, Jenis Gerak, Gambar)
Otot Manusia (Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Jenis dengan Cirinya) 
Gangguan / Kelainan / Penyakit Pada Sistem Gerak Manusia 


Demikian artikel tentang Pengertian Tulang, Struktur Tulang Manusia, Fungsi Tulang, Macam-macam Tulang, dengan Proses Pembentukan Tulang (Osifikasi). Semoga bermanfaat.

Bagian-Bagian Kepada Fungsi Rangka Manusia

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan artikel tentang Rangka manusia yg menjelaskan bagian-bagian rangka manusia (rangka kepala, rangka badan, rangka anggota gerak), beserta fungsi rangka manusia.

KERANGKA MANUSIA

Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena sedia diciptakan dalam bentuk tubuh yg paling sempurna. Coba rabalah tubuhmu, mulai dari ujung jari kaki sampai ujung kepala.  Adakah bagian yg terasa keras? Bagian apa sajakah itu? Bagian yg terasa keras tersebut menunjukkan adanya tulang. Tulang-tulang tersebut bersambungan beserta tersusun secara teratur. Tulang-tulang yg tersusun secara teratur disebut rangka. Tulang membantu melindungi bagian-bagian tertentu dengan tubuh kita. Misalnya, bagian yg lunak beserta organ-organ dalam penting seperti hati, jantung, paru-paru, beserta ginjal. Tulang juga membantu kita bergerak ataupun melakukan kegiatan. Selain itu, tulang merupakan kerangka tubuh yg menahan beserta menjaga bentuk tubuh. Coba bayangkan bila tubuh kita tidak memiliki rangka. Apa yg mau terjadi? Tentu tubuh kita mau jatuh terkulai beserta tidak bisa berdiri tegak. Apakah yg menghubungkan antara tulang yg satu dengan tulang yg lain? Antartulang dihubungkan oleh sendi. Sendi menjadikan tulang terikat kuat dengan tempatnya. Apakah yg menggerakkan rangka tubuh? Bagian yg becus menggerakkan rangka disebut otot. Pada kehidupan sehari-hari otot sering disebut daging
BAGIAN-BAGIAN RANGKA
Bayi yg baru tumbuh mempunyai lebih dari 300 bagian tulang, tetapi kebanyakan adalah tulang dewasa. Jumlah tulang dengan manusia dewasa menjadi tinggal 206 tulang keras. Tulang manusia dewasa terbentuk dari sel hidup yg dikelilingi oleh mineral beserta zat lentur yg disebut kolagen. Rangka manusia dikelompokkan dalam tiga kelompok, yaitu:

A. RANGKA KEPALA (TENGKORAK)  
 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia
Rangka kepala dikenal dengan nama tengkorak. Rangka tulang kepala berbentuk bulat, disusun oleh tulang-tulang yg berbentuk pipih. Tulang-tulang ini bersatu membentuk sendi tetapi tidak becus digerakkan. Tulangnya keras yg berguna untuk melindungi otak. Otak merupakan bagian tubuh manusia yg amat penting beserta sangat lunak. Rangka kepala (tengkorak) meliputi tulang-tulang pelindung otak beserta tulang tengkorak wajah. 
Tulang-tulang yg menyusun rangka kepala adalah :
a. tulang dahi
b. tulang ubun-ubun
c. tulang pelipis
d. tulang tengkorak
e. tulang baji
f.  tulang air mata
g. tulang pipi
h. tulang hidung
i.  tulang rahang atas
j.  tulang rahang bawah
k. tulang lidah


B. RANGKA BADAN          

Rangka badan tersusun mulai dari tulang leher sampai tulang ekor. Tulang leher dibentuk oleh tujuh (7) ruas tulang. Tulang leher bersambungan dengan tulang punggung hingga tulang ekor. Tulang punggung hingga tulang akhir dibentuk oleh 26 ruas tulang. Jadi, jumlah ruas tulang leher sampai tulang akhir adalah 33 ruas tulang. Tiga puluh tiga tulang ini disebut juga tulang belakang.

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia
 
Pada bagian depan, tulang-tulang rusuk melekat ke tulang dada. Tulang rusuk terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, beserta 2 pasang tulang rusuk melayang. Tulang dada terdiri atas tiga bagian, yaitu tangkai ataupun hulu, badan, beserta taju pedang. Tulang rusuk beserta tulang dada membentuk tulang dada.
 
  Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia

Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Bahu dibentuk oleh tulang selangka beserta tulang belikat.
 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia

Di badan bagian bawah terdapat rangka panggul (gelang panggul). Gelang panggul (pinggul) dibentuk oleh tulang pinggul beserta tulang kemaluan. 


 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia


C. RANGKA ANGGOTA GERAK

 
Rangka anggota gerak terdiri dari anggota gerak atas beserta anggota gerak bawah. Anggota gerak atas disebut juga dengan lengan (tangan). Anggota gerak bawah disebut juga kaki. 


a. Anggota gerak atas (lengan) terdiri dari :
- tulang pengumpil
- tulang lengan atas
- tulang hasta
- tulang pergelangan tangan
- tulang telapak tangan
- ruas-ruas jari tangan


 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia

b. Anggota gerak bawah (kaki) terdiri dari :
Tulang-tulang penyusun anggota gerak bawah terdiri dari :
- tulang paha
- tulang tempurung lutut
- tulang kering
- tulang betis
- tulang pergelangan kaki
- tulang telapak kaki
- ruas-ruas jari kaki


 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Bagian-bagian  beserta Fungsi Rangka Manusia

FUNGSI RANGKA MANUSIA 

1.  Rangka tubuh manusia memberi  bentuk,  contohnya dengan tulang  tengkorak  yg memberi bentuk dengan wajah/kepala anda.
2.  Rangka tubuh manusia juga berfungsi sebagai  penopang  tubuh kita,  contohnya tulang  kaki  yang  menopang seluruh tubuh.
3.  Melindungi  organ-organ  dalam,  contohnya tulang-tulang rusuk yg melindungi jantung beserta paru-paru.
4.  Rangka tubuh juga berfungsi sebagai alat gerak pasif.
5.  Tempat  melekatnya  otot,  misalnya  dengan tulang  kering (tibia) menempel otot. 


Artikel terkait :
Bagian-bagian beserta Fungsi Rangka Manusia
Pengertian, Struktur, Fungsi, beserta Jenis Tulang Manusia
Persendian (Pengertian, Jenis Sendi, Jenis Gerak, Gambar)
Otot Manusia (Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Jenis beserta Cirinya) 
Gangguan / Kelainan / Penyakit Pada Sistem Gerak Manusia 

Demikian artikel tentang bagian-bagian rangka manusia, beserta fungsi rangka manusia. Semoga membantu.

Saturday, January 11, 2020

Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-Lapisan Beserta Fungsinya)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini becus kami bagikan artikel tentang Kulit Manusia, meliputi pengertian kulit, fungsi kulit manusia, lapisan-lapisan kulit manusia beserta fungsinya beserta gambar.

A. PENGERTIAN KULIT

Kulit adalah bagian paling luar Bari jaringan tubuh kita lapisan terluar tubuh manusia. Kulit membungkus tubuh kita. Pada saat kulit terkelupas, rasa perih menyengat. Hal itu menunjukkan betapa kulit, selain membungkus tubuh, juga memberikan perlindungan bagi jaringan jaringan di bawahnya. Pada tubuh kita, kulit meliputi seluruh jaringan kulit secara umum, termasuk kulit wajah.

B. FUNGSI KULIT MANUSIA

Kulit memiliki banyak fungsi, yg berguna dalam menjaga homeostasis tubuh. Fungsi-fungsi tersebut becus dibedakan menjadi fungsi proteksi ( perlindungan ), absorpsi, ekskresi, persepsi, pengaturan suhu tubuh (termoregulasi), beserta pembentukan vitamin D.

1. Kulit sebagai pelindung

Kulit memiliki lapisan kulit yg berfungsi sebagai pelindung tubuh dari tiap bagian lapisan kulit terdalam sampai luar, seperti :

– Sel Keratin berfungsi melindungi kulit dari mikroba, abrasi (gesekan), panas, beserta zat kimia. Keratin merupakan struktur yg keras, kaku, beserta tersusun rapi beserta erat seperti batu bata di permukaan kulit.

– Lipid yg dilepaskan mencegah evaporasi air dari permukaan kulit beserta dehidrasi, selain itu juga mencegah masuknya air dari lingkungan luar tubuh melalui kulit.

– Sebum yg berminyak yg berasal dari kelenjar sebasea mencegah kulit beserta rambut dari kekeringan serta mengandung zat bakterisid yg berfungsi untuk membunuh bakteri di permukaan kulit. Dengan adanya sebum ini, bersamaan dengan ekskresi keringat, hendak menghasilkan mantel asam dengan kadar pH 5-6.5 yg mampu menghambat pertumbuhan mikroba.

– Pigmen melanin yg berfungsi untuk melindungi kulit efek dari sinar UV yg berbahaya. Pada stratum basal, sel-sel melanosit melepaskan pigmen melanin ke sel-sel di sekitarnya. Pigmen ini bertugas melindungi materi genetik dari sinar matahari, sehingga materi genetik becus tersimpan dengan baik. Apabila terjadi gangguan dengan proteksi oleh melanin, maka becus timbul keganasan. Pigmen melanin merupakan lapisan kulit yg berfungsi sebagai pemberi beserta perubahan warna kulit. Untuk itu pakailah Hand Body Lotion untuk mencegah kulit dari pancaran sinar matahari, karena pigmen kulit encer sekali berubah.

– Selain itu ada sel-sel yg berperan sebagai sel imun yg protektif. Yang pertama adalah sel Langerhans, yg merepresentasikan antigen terhadap mikroba. Kemudian ada sel fagosit yg bertugas memfagositosis mikroba yg masuk melewati keratin beserta sel Langerhans.

2. Fungsi absorpsi

Kulit tidak bisa menyerap air, tapi bisa menyerap material larut-lipid seperti vitamin A, D, E, beserta K, obat-obatan tertentu, oksigen beserta karbon dioksida. Permeabilitas kulit terhadap oksigen, karbondioksida beserta uap air memungkinkan kulit ikut mengambil bagian dengan fungsi respirasi. Selain itu beberapa material toksik becus diserap seperti aseton, CCl4, beserta merkuri. Beberapa obat juga dirancang untuk larut lemak, seperti kortison, sehingga mampu berpenetrasi ke kulit beserta melepaskan antihistamin di tempat peradangan.

Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi oleh tebal tipisnya kulit, hidrasi, kelembaban, metabolisme beserta jenis vehikulum. Penyerapan becus berlangsung melalui celah antarsel maupun melalui muara saluran kelenjar tetapi lebih banyak yg melalui sel-sel epidermis daripada yg melalui muara kelenjar.

3. Fungsi ekskresi

Kulit juga berfungsi sebagai tempat pembuangan suatu cairan yg keluar dari dalam tubuh beruoa keringat dengan perantara 2 kelenjar keringat yg dimiliki, yakni kelenjar sebasea beserta kelenjar keringat:

– Kelenjar sebasea

Kelenjar sebasea merupakan kelenjar yg melekat dengan folikel rambut beserta melepaskan lipid yg dikenal sebagai sebum menuju lumen. Sebum dikeluarkan ketika muskulus arektor pili berkontraksi menekan kelenjar sebasea sehingga sebum dikeluarkan ke folikel rambut lalu ke permukaan kulit. Sebum tersebut merupakan campuran dari trigliserida, kolesterol, protein, beserta elektrolig. Sebum berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri, melumasi beserta memproteksi keratin.

– Kelenjar keringat

Walaupun stratum korneum kedap air, namun sekitar 400 ml air becus keluar dengan cara menguap melalui kelenjar keringat tiap hari. Bagi seorang yg bekerja dalam ruangan mengekskresikan 200 ml keringat tambahan, beserta bagi orang yg aktif bekerja di luar ruangan hendak menghasilkan kelenjar keringat yg lebih terbuka sehingga keringat yg dikeluarkan lebih banyak dari mereka yg bekerja di dalam ruangan. Selain mengeluarkan air beserta panas, keringat juga merupakan sarana untuk mengekskresikan garam, karbondioksida, beserta dua molekul organik hasil pemecahan protein yaitu amoniak beserta urea.

Ada 2 macam kelenjar keringat yg di produksi oleh tubuh, yaitu kelenjar keringat apokrin beserta kelenjar keringat merokrin.

– Kelenjar keringat apokrin terdapat di daerah aksila, payudara beserta pubis, serta aktif dengan usia pubertas beserta menghasilkan keringat yg kental, banyak beserta bau yg khas. Kelenjar keringat apokrin bekerja ketika ada sinyal dari sistem syaraf beserta hormon sehingga sel-sel mioepitel yg ada di sekeliling kelenjar berkontraksi beserta menekan kelenjar keringat apokrin. Akibatnya kelenjar keringat apokrin melepaskan sekretnya ( keringat ) ke folikel rambut lalu ke permukaan luar.

– Kelenjar keringat merokrin (ekrin) terdapat di daerah telapak tangan beserta kaki. Sekretnya mengandung air, elektrolit, nutrien organik, beserta sampah metabolisme. Kadar pH-nya berkisar 4.0 – 6.8. Fungsi dari kelenjar keringat merokrin adalah mengatur temperatur permukaan, mengekskresikan air beserta elektrolit serta melindungi dari agen asing dengan cara mempersulit perlekatan agen asing beserta menghasilkan dermicidin, sebuah peptida kecil dengan sifat antibiotik.

4. Fungsi persepsi

Kulit mengandung ujung-ujung syaraf sensorik di dermis beserta subkutis. Terhadap rangsangan berbahaya diperankan oleh badan-badan Ruffini di dermis beserta subkutis. Terhadap dingin diperankan oleh badan-badan Krause yg terletak di dermis, badan taktil Meissner terletak di papila dermis berperan terhadap rabaan, demikian pula badan Merkel Ranvier yg terletak di epidermis. Sedangkan terhadap tekanan diperankan oleh badan Paccini di epidermis. Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya di daerah yg erotik.

5. Fungsi sebagai pengaturan suhu tubuh (termoregulasi)

Kulit berkontribusi terhadap pengaturan suhu tubuh (termoregulasi) melalui dua cara: pengeluaran keringat beserta menyesuaikan aliran darah di pembuluh kapiler. Pada saat suhu tinggi, tubuh hendak mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak serta memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga berbahaya hendak terbawa keluar dari tubuh. Sebaliknya, dengan saat suhu rendah, tubuh hendak mengeluarkan lebih sedikit keringat beserta mempersempit pembuluh darah (vasokonstriksi) sehingga mengurangi pengeluaran berbahaya oleh tubuh.

6. Fungsi pembentukan vitamin D


Sintesis vitamin D dilakukan dengan mengaktivasi prekursor 7 dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar ultraviolet. Enzim di hati beserta ginjal lalu memodifikasi prekursor beserta menghasilkan calcitriol, bentuk vitamin D yg aktif. Calcitriol adalah hormon yg berperan dalam mengabsorpsi kalsium makanan dari traktus gastrointestinal ke dalam pembuluh darah.

Tubuh memang mampu menghasilkan vitamin D dengan sendirinya tetapi masih belum mampu memenuhi kebutuhan tubuh secara menyeluruh sehingga pemberian vitamin D secara buatan maupun yg becus diperoleh dari sumber makanan, buah-buahan beserta sayuran yg banyak mengandung vitamin D masih tetap diperlukan. Pada manusia kulit becus pula mengekspresikan emosi karena adanya pembuluh darah, kelenjar keringat, beserta otot-otot di bawah kulit.

C. LAPISAN-LAPISAN KULIT MANUSIA

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan  beserta Fungsinya)
Kulit dibagi menjadi 3 lapisan yaitu :

1. Lapisan Epidermis

Epidermis merupakan lapisan kulit yg terluar, terdiri dari lapisan sel yg sudah mati yg disebut juga lapisan tanduk.  Fungsi epidermis adalah sebagai sawar pelindung terhadap bakteri, iritasi kimia, alergi beserta lain-lain.

Epidermis becus dibagi menjadi 5 lapisan :

- Stratum corneum (lapisan tanduk).
Stratum corneum merupakan lapisan kulit yg paling luar.  Stratum korneum paling tebal dengan telapak kaki beserta paling tipis dengan pelupuk mata, pipi beserta dahi. Lapisan ini tersusun atas sel-sel mati yg encer mengelupas.

- Stratum lucidum (daerah rintangan).
Lapisan ini berwarna terang beserta hanya nampak dengan lapisan kulit yg tebal. Hanya terlihat dengan telapak kaki beserta telapak tangan.

- Stratum granulosum (lapisan seperti butir).
Lapisan ini menggandung sel-sel bergranula yg menghambar pengeluaran air berlebih. Stratum granulosum berpartisipasi aktif  dalam proses keratinisasi, hanya mekanismenya belum diketahui jelas.

- Stratum spinosum (lapisan sel duri).
Stratum spinosum (stratum malpighi) terdiri dari beberapa lapis sel yg berbentuk poligonal yg besarnya berbeda-beda karena adanya proses mitosis. Lapisan ini adalah lapisan paling tebal di epidermis.

- Stratum germinativum (lapisan sel basal).
Lapisan ini selalu tumbuh beserta membelah, lapisan ini banyak ditemukan sel melanosit yg menghasilkan pigmen melanin yg menentukan warna kulit seseorang.

2. Lapisan Dermis
Dermis memiliki ketebalan 3-5 mm, merupakan anyaman serabut kolagen beserta elastin yg bertanggung perlawanan untuk sifat-sifat penting dari kulit.  Dermis mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe, gelembung rambut, kelenjar lemak (sebasea), kelenjar keringat, otot beserta serabut saraf.

- Kelenjar Keringat (Glandula Sudorifera)
Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan keringat melalui saluran keringat yg bermuara di pori-pori kulit.

- Kelenjar Minyak ( Glandula Sebasea)
Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak (sebum). Minyak yg dikeluarkan berfungsi untuk melumasi kulit beserta membuat rambut tidak kering.

- Kantong Rambut

Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut beserta batang rambut. Kantong rambut dilengkapi dengan otot penegak rambut. Pada saat udara dingin, otot rambut berkontraksi yg menyebabkan tegaknya batang rambut.

- Pembuluh Kapiler Darah

Pembuluh kapiler darah berfungsi mengedarkan zat-zat makanan yg diperlukan untuk pertumbuhan rambut beserta sel-sel kulit.

- Ujung-Ujung Saraf Penerima Rangsang

Ujung-Ujung saraf penerima rangsang meliputi :
a) Pacini : Tekanan
b) Ruffini : Panas
c) Krause : dingin
d) Meissener : sentuhan

3. Lapisan Hipodermis (Jaringan ikat bawah kulit terletak di bawah kulit jangat)

Di dalam lapisan ini terdapat lemak yg berfungsi untuk cadangan makanan, menahan berbahaya tubuh, melindungi tubuh bagian dalam terhadap benturan dari luar.

a) Alat pengeluaran keringat.
b) Tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari.
c) Tempat penyimpanan kelebihan lemak.
d) Melindungi tubuh terhadap kuman dari luar.
e) Alat peraba, di ujung kulit terdapat saraf indra yg becus merasakan kasar beserta halus.
f) Alat perasa dingin, panas, nyeri, pedih, beserta lain-lain

 Senang sekali rasanya kali ini  becus kami bagikan artikel tentang  Kulit Manusia (Pengertian, Lapisan-lapisan  beserta Fungsinya)

Referensi :
https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=kulit-manusia-pengertian-lapisan-fungsi-gambar-adalah
http://www.dermatixultra.org/fungsi-kulit-manusia/
https://tensanando.wordpress.com/2013/08/28/bagian-bagian-kulit-beserta-fungsinya/

Demikian artikel tentang Kulit Manusia, meliputi pengertian kulit, fungsi kulit manusia, lapisan-lapisan kulit manusia beserta fungsinya beserta gambar. Semoga becus bermanfaat. Wassalamu'alaikum..

Friday, January 10, 2020

Mata Manusia (Pengertian, Bagian Kepada Fungsinya)

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog . Senang sekali rasanya kali ini angsal kami bagikan artikel tentang Mata Manusia, meliputi Pengertian Mata, Bagian-bagian mata lalu fungsinya beserta gambar.

A. PENGERTIAN MATA 

Mata adalah salah satu alat indra manusia yg berfungsi sebagai indra penglihat. Mata merupakan alat indra yg kompleks. Apabila kita menyebutkan Mata, maka dalam pikiran kita yg mencagun adalah bola mata, namun sebenarnya tidak hanya bola mata yg berperan agar kita angsal melihat, bulu mata, alis mata, lalu kelopak mata juga berperan penting dalam mendukung penglihatan. Mata adalah orang yg kerjanya terkait dengan cahaya (terang gelap), warna, lalu benda yg dilihat.

B. BAGIAN-BAGIAN MATA DAN FUNGSINYA

Organ luar

Bulu mata berfungsi menyaring cahaya yg bakal diterima.

Alis mata berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.

Kelopak mata berfungsi untuk menutupi lalu melindungi mata.


Organ dalam


Bagian-bagian kepada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk angsal dicerna oleh sistem saraf manusia
    Secara umum struktur bagian-bagian mata terdiri dari bagian luar lalu dalam. Apa sajakah bagian-bagain bola mata? Apakah fungsi dari bagian-bagian bola mata? Berikut ulasan penjelasan Struktur Fungsi Bagian Mata.
  • Kornea adalah selaput luar bola mata yg berfungsi sebagai pelindung bagian-bagian dalam mata.
  • Pupil adalah celah bundar di tengah iris. Pupil merupakan tempat lewatnya cahaya yg menuju ke retina.
  • Iris adalah lapisan di depan lensa mata berfungsi untuk mengatur lebar pupil sehingga banyaknya cahaya yg masuk ke mata angsal dikendalikan.
  • Lensa mata adalah benda bening di dalam bola mata yg berbentuk cembung. Fungsi lensa tersebut adalah untuk memfokuskan cahaya alias bayangan benda agar tepat jatuh di retina.
  • Aqueous humour adalah cairan yg terdapat diantara kornea lalu lensa mata.
  • Vitreous humour adalah cairan yg terdapat diantara lensa mata lalu retina. Kedua cairan tersebut berfungsi untuk memberi bentuk lalu kekokohan kepada mata
  • Retina adalah lapisan terdalam dari dinding bola mata yg berfungsi sebagai layar penerima cahaya / bayangan benda. Lapisan retina yg mengandung sel-sel peka cahaya disebut bintik kuning. Sedangkan sel-sel retina yg tidak peka cahaya disebut bintik buta.
  • Otot siliar, adalah bagian mata yg mengatur jarak fokus lensa mata.

Tabel Struktur Fungsi Bagian Mata

Bagian Mata
Fungsi
Sklera pembungkus lapisan luar Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis lalu memungkinkan melototnya otot mata
Kornea selaput bening tembus pandang kepada bagian depan sklera
Penerima rangsang cahaya
Mereaksikan cahaya
Koroidea
lapisan tengah di antara sklera lalu retina berupa selaput darah (kecuali di bagian depan)
Penyedia makan bagi bagian mata yg lain
Iris (selaput pelangi)
selaput berwarna (mengandung pigmen melanin) merupakan bagian depan koroidea
• Melindungi refleksi cahaya dalam mata
• Mengendalikan kerja pupil
Pupil
berupa lubang yg dibatasi oleh iris
Mengatur banyak sedikit cahaya yg diperlukan Mata
Lensa
berupa lensa bikonveks
Membiaskan lalu memfokuskan cahaya agar bayangan benda tepat jatuh kepada retina mata
Aqueous humor
berupa cairan encer
Menjaga bentuk kantong depan bola mata
Vitreous humor
berupa cairan bening lalu kental
Meneruskan rangsang ke bagian mata memperkukuh bola mata
Retina
selaput jala
Menerima bayangan lalu untuk melihat benda
Fovea (bintik kuning)
berupa bagian yg mengandung sel-sel kerucut
Sebagai tempat bayangan jatuh kepada daerah Retina
Badan silia
berupa otot melingkar lalu otot radial yg terdekat kepada ujung depan lapisan koroid yg membentuk penebalan
Menyokong lensa lalu mensekresikan aqueous Humor
Bintik buta
tempat saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata
Tidak peka terhadap cahaya karena tidak mengandung sel konus lalu sedikit sel batang
Saraf mata
berupa serabut saraf
Meneruskan rangsang cahaya ke saraf kranial (saraf optik)
- See more at: https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=pengertianfungsi-pada-bagian-bagian-mata#sthash.uxhFZUr1.dpuf
 Senang sekali rasanya kali ini  angsal kami bagikan artikel tentang  Mata Manusia (Pengertian, Bagian  lalu Fungsinya)


Secara umum, Mata memiliki 2 bagian utama, yaitu bagian luar mata, lalu bagian dalam mata. 

Organ Luar Mata

Bulu mata, berfungsi menyaring cahaya yg bakal diterima.

Alis mata, berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.

Kelopak mata, berfungsi untuk menutupi lalu melindungi mata.


Organ Dalam Mata

 
Bagian-bagian kepada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk angsal dicerna oleh sistem saraf manusia


    Secara umum struktur bagian-bagian mata terdiri dari bagian luar lalu dalam. Apa sajakah bagian-bagain bola mata? Apakah fungsi dari bagian-bagian bola mata? Berikut ulasan penjelasan Struktur Fungsi Bagian Mata.
  • Kornea adalah selaput luar bola mata yg berfungsi sebagai pelindung bagian-bagian dalam mata.
  • Pupil adalah celah bundar di tengah iris. Pupil merupakan tempat lewatnya cahaya yg menuju ke retina.
  • Iris adalah lapisan di depan lensa mata berfungsi untuk mengatur lebar pupil sehingga banyaknya cahaya yg masuk ke mata angsal dikendalikan.
  • Lensa mata adalah benda bening di dalam bola mata yg berbentuk cembung. Fungsi lensa tersebut adalah untuk memfokuskan cahaya alias bayangan benda agar tepat jatuh di retina.
  • Aqueous humour adalah cairan yg terdapat diantara kornea lalu lensa mata.
  • Vitreous humour adalah cairan yg terdapat diantara lensa mata lalu retina. Kedua cairan tersebut berfungsi untuk memberi bentuk lalu kekokohan kepada mata
  • Retina adalah lapisan terdalam dari dinding bola mata yg berfungsi sebagai layar penerima cahaya / bayangan benda. Lapisan retina yg mengandung sel-sel peka cahaya disebut bintik kuning. Sedangkan sel-sel retina yg tidak peka cahaya disebut bintik buta.
  • Otot siliar, adalah bagian mata yg mengatur jarak fokus lensa mata.
Tabel Struktur Fungsi Bagian Mata
Bagian Mata
Fungsi
Sklera
pembungkus lapisan luar
Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis lalu memungkinkan melototnya otot mata
Kornea
selaput bening tembus pandang kepada bagian depan sklera
Penerima rangsang cahaya
Mereaksikan cahaya
Koroidea
lapisan tengah di antara sklera lalu retina berupa selaput darah (kecuali di bagian depan)
Penyedia makan bagi bagian mata yg lain
Iris (selaput pelangi)
selaput berwarna (mengandung pigmen melanin) merupakan bagian depan koroidea
• Melindungi refleksi cahaya dalam mata
• Mengendalikan kerja pupil
Pupil
berupa lubang yg dibatasi oleh iris
Mengatur limpah sedikit cahaya yg diperlukan Mata
Lensa
berupa lensa bikonveks
Membiaskan lalu memfokuskan cahaya agar bayangan benda tepat jatuh kepada retina mata
Aqueous humor
berupa cairan encer
Menjaga bentuk kantong depan bola mata
Vitreous humor
berupa cairan bening lalu kental
Meneruskan rangsang ke bagian mata memperkukuh bola mata
Retina
selaput jala
Menerima bayangan lalu untuk melihat benda
Fovea (bintik kuning)
berupa bagian yg mengandung sel-sel kerucut
Sebagai tempat bayangan jatuh kepada daerah Retina
Badan silia
berupa otot melingkar lalu otot radial yg terdekat kepada ujung depan lapisan koroid yg membentuk penebalan
Menyokong lensa lalu mensekresikan aqueous Humor
Bintik buta
tempat saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata
Tidak peka terhadap cahaya karena tidak mengandung sel konus lalu sedikit sel batang
Saraf mata
berupa serabut saraf
Meneruskan rangsang cahaya ke saraf kranial (saraf optik)

Demikian artikel tentang Mata Manusia, meliputi Pengertian Mata, Bagian-bagian mata lalu fungsinya beserta gambar yg angsal kami bagikan. Silakan dishare untuk berbagi pengetahuan..
Organ luar

Bulu mata berfungsi menyaring cahaya yg bakal diterima.

Alis mata berfungsi menahan keringat agar tidak masuk ke bola mata.

Kelopak mata berfungsi untuk menutupi lalu melindungi mata.


Organ dalam


Bagian-bagian kepada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk angsal dicerna oleh sistem saraf manusia
    Secara umum struktur bagian-bagian mata terdiri dari bagian luar lalu dalam. Apa sajakah bagian-bagain bola mata? Apakah fungsi dari bagian-bagian bola mata? Berikut ulasan penjelasan Struktur Fungsi Bagian Mata.
  • Kornea adalah selaput luar bola mata yg berfungsi sebagai pelindung bagian-bagian dalam mata.
  • Pupil adalah celah bundar di tengah iris. Pupil merupakan tempat lewatnya cahaya yg menuju ke retina.
  • Iris adalah lapisan di depan lensa mata berfungsi untuk mengatur lebar pupil sehingga banyaknya cahaya yg masuk ke mata angsal dikendalikan.
  • Lensa mata adalah benda bening di dalam bola mata yg berbentuk cembung. Fungsi lensa tersebut adalah untuk memfokuskan cahaya alias bayangan benda agar tepat jatuh di retina.
  • Aqueous humour adalah cairan yg terdapat diantara kornea lalu lensa mata.
  • Vitreous humour adalah cairan yg terdapat diantara lensa mata lalu retina. Kedua cairan tersebut berfungsi untuk memberi bentuk lalu kekokohan kepada mata
  • Retina adalah lapisan terdalam dari dinding bola mata yg berfungsi sebagai layar penerima cahaya / bayangan benda. Lapisan retina yg mengandung sel-sel peka cahaya disebut bintik kuning. Sedangkan sel-sel retina yg tidak peka cahaya disebut bintik buta.
  • Otot siliar, adalah bagian mata yg mengatur jarak fokus lensa mata.

Tabel Struktur Fungsi Bagian Mata

Bagian Mata
Fungsi
Sklera pembungkus lapisan luar Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis lalu memungkinkan melototnya otot mata
Kornea selaput bening tembus pandang kepada bagian depan sklera
Penerima rangsang cahaya
Mereaksikan cahaya
Koroidea
lapisan tengah di antara sklera lalu retina berupa selaput darah (kecuali di bagian depan)
Penyedia makan bagi bagian mata yg lain
Iris (selaput pelangi)
selaput berwarna (mengandung pigmen melanin) merupakan bagian depan koroidea
• Melindungi refleksi cahaya dalam mata
• Mengendalikan kerja pupil
Pupil
berupa lubang yg dibatasi oleh iris
Mengatur banyak sedikit cahaya yg diperlukan Mata
Lensa
berupa lensa bikonveks
Membiaskan lalu memfokuskan cahaya agar bayangan benda tepat jatuh kepada retina mata
Aqueous humor
berupa cairan encer
Menjaga bentuk kantong depan bola mata
Vitreous humor
berupa cairan bening lalu kental
Meneruskan rangsang ke bagian mata memperkukuh bola mata
Retina
selaput jala
Menerima bayangan lalu untuk melihat benda
Fovea (bintik kuning)
berupa bagian yg mengandung sel-sel kerucut
Sebagai tempat bayangan jatuh kepada daerah Retina
Badan silia
berupa otot melingkar lalu otot radial yg terdekat kepada ujung depan lapisan koroid yg membentuk penebalan
Menyokong lensa lalu mensekresikan aqueous Humor
Bintik buta
tempat saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata
Tidak peka terhadap cahaya karena tidak mengandung sel konus lalu sedikit sel batang
Saraf mata
berupa serabut saraf
Meneruskan rangsang cahaya ke saraf kranial (saraf optik)
- See more at: https://bimbelsmajogja.blogspot.com//search?q=pengertianfungsi-pada-bagian-bagian-mata#sthash.uxhFZUr1.dpuf